PTM SMA/SMK di Solo Bisa Lanjut Pekan Depan, Ini Syaratnya

PTM terbatas sejumlah SMA/SMK di Kota Solo tersebut bisa saja dilanjutkan karena situasi Covid-19 yang dinilai kian membaik.

 Ilustrasi pembelajaran tatap muka (Solopos-Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pembelajaran tatap muka (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SOLO — Peserta tahap awal simulasi atau pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas SMA/SMK di Solo, Jawa Tengah, akan melanjutkan ke tahap berikutnya, Senin (20/9/2021). Syaratnya, hasil evaluasi PTM di sekolah bersangkutan adalah baik.

Untuk diketahui, 15 SMA/SMK di Solo mengikuti simulasi/PTM terbatas tahap awal selama dua pekan mulai 6 September 2021. Sepekan berikutnya atau 20-24 September 2021, sedianya PTM dihentikan sementara untuk dilakukan evaluasi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wilayah VII Jawa Tengah, Suratno, mengatakan PTM terbatas tersebut bisa saja dilanjutkan karena situasi Covid-19 yang dinilai kian membaik.

Baca juga: 5 Jabatan Kepala OPD Pemkot Solo Masih Kosong, Kapan Pengisiannya?

“Untuk 15 sekolah yang kemarin sudah simulasi atau PTM terbatas, kemungkinan berlanjut, tidak perlu jeda untuk evaluasi dulu mengingat situasinya [Covid-19] sudah membaik,” ujarnya kepada Solopos.com, Jumat (17/9/2021).

Namun demikian tetap ada syaratnya, yaitu pelaksanaannya dikategorikan baik.

“Tapi syaratnya harus baik sesuai hasil evaluasi. Kalau hasilnya cukup atau bahkan jelek/kurang, tetap berhenti dulu,” ujarnya.

Baca juga: Pergoki Guru di Solo Tak Bermasker saat Sidak, Gibran: Kalau Diulangi, Enggak Usah PTM Saja!

Evaluasi pelaksanaan PTM terbatas selama dua pekan dilakukan pada hari Jumat pekan ini.

“Setiap hari ada evaluasi dan monitoring dalam pelaksanaan PTM. Sedangkan evaluasi akhir pekan juga ada, serta pelaksanaan selama 2 pekan ini baru akan kami laksanakan hari ini [Jumat],” imbuhnya.

Sementara itu, pada simulasi/PTM terbatas pekan depan selain akan diikuti SMA/SMK yang tergolong baik, juga akan diikuti oleh SMA/SMK lain yang sebelumnya sudah direkomendasikan.

Baca juga: Enggak Sulit, Ternyata Begini Perawatan Monstera Rp225 Juta Agar Tetap Sehat dan Cantik

Suratno sendiri mendorong sekolah-sekolah untuk segera menggelar PTM agar para siswa dapat memperoleh pembelajaran secara langsung.

Sebagai informasi, di Solo ada 30 SMA/SMK negeri maupun swasta yang sudah siap dan direkomendasikan untuk mengikuti simulasi/uji coba PTM. Namun karena adanya gelombang kedua Covid-19, akhirnya simulasi/uji coba tersebut urung dilaksanakan.

Kemudian setelah kasus mereda dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Soloraya turun level dari 4 ke 3, Disdikbud menggelar simulasi PTM dan PTM terbatas pada 15 sekolah.


Berita Terkait

Berita Terkini

11 Siswanya Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Kepala SMPN 8 Solo

Klaster penularan Covid-19 di sekolah yang menggelar PTM di Solo meluas ke jenjang SMP, yakni SMPN 8 dan SMPN 4 dengan total 12 siswa positif.

Tangkarkan Benih Padi, Pria Asal Kajen Klaten Raup Omzet Rp1 M/Tahun

Dalam setahun, omzet yang diperoleh Suwono, 70, bisa mencapai Rp1 miliar dengan pendapatan bersih sekitar Rp500 juta.

Awas Nabrak Lur! Ada Tiang Listrik di Tengah Jalan Depan TSTJ Solo

Warga berharap tiang listrik di tengah jalan depan objek TSTJ, Jebres, Solo, bisa digeser ke tepi jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Wagub Jateng Dorong Adanya Wisata Halal di Tawangmangu, Ini Maksudnya

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, mendorong wisata halal di Tawangmangu untuk membidik wisatawan dari negara muslim.

Maling Kotak Infak di Masjid Ngawonggo Klaten Lolos dari Kejaran Warga

Sebelum menggondol kotak infak, maling berjenis kelamin pria itu sempat mondar-mandir di depan masjid.  

Breaking News! Api Melalap Hunian Warga di Klandungan Sragen

Sedikitnya tiga rumah warga Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Sragen dilalap api.

Jangan Coba Buru Satwa Liar di Area Ini, Bisa Kena Denda Rp10 Juta Lur

Pemerintah Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen mengeluarkan peraturan desa untuk melindungi satwa liar di wilayah mereka.

Beredar Info Solar Langka, Kapolres Sukoharjo Langsung Patroli ke SPBU

Aparat Polres Sukoharjo melakukan patroli ke sejumlah SPBU menanggapi informasi yang beredar di masyarakat bahwa solar saat ini langka.

PPKM Turun Level, Penumpang KRL Solo-Jogja dan Prameks Terus Meningkat

Jumlah penumpang KRL Solo-Jogja mengalami kenaikan setelah ada pelonggaran aturan seiring turunnya status PPKM ke level 2.

Belasan UKM di Klaten Korban Order Fiktif Rp2 Juta Lapor ke Polisi

Aksi orang tak dikenal yang menipu para pedagang kecil dinilai sangat merugikan masyarakat dan pengelola panti asuhan putri di Tonggalan, Klaten Tengah.

Belasan UKM di Klaten Kena Order Fiktif, Antar Pesanan hingga Rp2 Juta

Belasan pelaku UKM itu telanjur mengirim pesanan ke Panti Asuhan Putri Aisyiyah di Tonggalan, Klaten Tengah, padahal pengelola panti tersebut sama sekali tidak memesan seblak atau bakso dari para pedagang kecil.

Libur Maulid Nabi, Tawangmangu Cenderung Sepi

Arus lalu lintas di Tawangmangu, Karanganyar, pada libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (20/10/2021) cenderung sepi.

Ingin Ormas Islam Bersatu, Bupati Karanganyar Adakan Pengajian Rutin

Bupati ingin menggelar pengajian rutin yang melibatkan ormas Islam di Karanganyar agar mereka bersatu membangun masyarakat.

Nunggak Pajak, Aset Perusahaan di Solo Senilai Rp560 Juta Disita 

Aset salah satu perusahaan di Solo senilai lebih dari Rp560 juta disita Kanwil Ditjen Pajak Jateng II lantaran menunggak pembayaran PPN tahun 2018.

Peringati HUT Taman Doa, Umat Katolik Sragen Nyalakan 1.000 Lilin

HUT ke-4 Taman Doa Santa Perawan Maria Di Fatima di Ngrawoh, Gesi, Sragen, dirayakan umat Katolik dengan melakukan Misa dan menyalakan 1.000 lilin di sekitar Patung Bunda Maria.