Para penumpang menunggu KA Anjasmoro relasi Jombang-Pasarsenen di Stasiun Jombang, Minggu (1/12/2019). (Istimewa-PT KAI Daop VII Madiun)

Solopos.com, JOMBANG -- PT KAI Daop VII Madiun meluncurkan Kereta Api Anjasmoro relasi Jombang-Pasar Senen PP di Stasiun Jombang, Minggu (1/12/2019) malam.

Tiket KA Anjasmoro ini sudah bisa dipesan masyarakat. KA ini melewati jalur Solo-Jogja-Purwokerto-Cirebon.

Vice President PT KAI Daop VII Madiun, Wisnu Pramudyo, mengatakan peluncuran KA Anjasmoro ini sesuai keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 1781/2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA 2019.

Nama Anjasmoro dalam KA baru itu, kata Wisnu, mengambil dari nama gunung yang ada di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Bagi masyarakat Jombang, nama Anjasmoro sudah tidak asing lagi.

“Kami berharap pemilihan nama Anjasmoro membuat PT KAI semakin akrab khususnya dengan warga Jombang dan sekitarnya," kata dia dalam siaran pers yang diterima Madiunpos.com, Senin (2/12/2019).

KA Anjasmoro ini menggunakan kereta baru kelas eksekutif dan ekonomi. Rangkaian kereta yang digunakan dalam KA Anjasmoro ini merupakan buatan PT Inka Madiun.

"KA Anjasmoro ini merupakan kereta baru yang 100% buatan dalam negeri yakni produksi PT Inka. Ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama," jelas dia.

Wisnu menyampaikan KA Anjasmoro ini sekali jalan menyediakan 584 tempat duduk yang terdiri dari empat kereta eksekutif, empat kereta ekonomi dengan masing-masing kereta 80 tempat duduk, dan satu kereta ekonomi 64 tempat duduk untuk penyandang disabilitas, serta satu kereta makan yang dilengkapi dengan pembangkit.

"Sekali jalan bawa 10 gerbong. Jika penumpang banyak, kami siap menambahkan rangkaian kereta. Tentu dengan memerhatikan antusiasme penumpang," jelas Wisnu.

Jadwal reguler KA Anjasmoro relasi Jombang-Pasar Senen ini berangkat pukul 21.40 WIB dan tiba pukul 10.47 WIB. Sebaliknya untuk relasi Pasarsenen-Jombang berangkat pukul 05.25 WIB dan tiba pukul 17.35 WIB.

Untuk tarif KA Anjasmoro, jelasnya, PT KAI memberlakukan tarif batas atas kelas eksekutif Rp770.000 dan tarif batas bawah kelas eksekutif Rp190.000. Sedangkan tarif batas atas kelas ekonomi Rp470.000 dan tarif batas bawah kelas ekonomi Rp140.000. KA Anjasmoro ini merupakan KA komersial bukan KA bersubsidi dari pemerintah.

Dia berharap penambahan KA Anjasmoro ini bisa memenuhi kebutuhan para pelanggan pengguna jasa kereta api. Sehingga kereta api dapat menjadi moda transportasi andalan masyarakat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten