Pembuatan kereta rel diesel (KRD) untuk Bandara Internasional Minangkabau dan Bandara Adi Soemarmo Solo dalam proses penyelesaian di PT Inka, Rabu (6/12/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN -- Operator layanan kereta api nasional atau PT Kereta Api Indonesia berencana memesan 20 trainset kereta rel diesel (KRD) di PT Industri Kereta Api (Inka). Direncanakan awal 2020 ini kontrak sudah ditandatangani.

"Saat ini kami masih pendekatan dengan PT KAI terkait rencana pemesanan 20 trainset KRD," kata Senior Manager Humas Sekretariat dan Protokoler PT Inka, Inggit Dwi Prasetio, saat dihubungi Madiunpos.com, Minggu (5/1/2020).

Dia menuturkan saat ini rencana pemesanan KRD tersebut masih dalam proses tender yang baru akan rampung pada akhir Januari atau awal Februari 2020.

Setelah proses tender selesai, kata Inggit, pihaknya langsung mengebut pembuatan kereta tersebut. Sesuai rencana, PT KAI memesan 20 trainset KRD. Satu trainset KRD terdiri atas 12 kereta.

"Dari pesanan itu, ada empat trainset yang terdiri dari 14 kereta," ujar dia.

Terkait KRD ini, ia menjelaskan kereta ini merupakan kereta rangkaian tanpa lokomotif. KRD sudah memiliki sistem penggerak sendiri dalam rangkaian. Sehingga tidak memerlukan lokomotif.

"Ini kereta bisa digunakan untuk antarkota. Saat ini yang sudah ada di Surabaya," ujarnya.

Selain sedang mendekati PT KAI, Inka saat ini juga sedang mendekati sejumlah negara di Asia Tenggara dan Afrika. Ada beberapa negara yang menjadi target pasar tahun ini, yaitu Malaysia, Laos, Filipina, Kongo, dan Zimbabwe.

"Kongo sudah dua kali ke Inka. Harapannya setelah mereka melihat fasilitas di Inka, mereka bisa memesan kereta api," kata Inggit.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten