PSSI Mediasi Klub Liga 2 Penunggak Gaji Pemain, Begini Respons Persis Solo

Hasil mediasi bakal menjadi dasar PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menolak atau mengizinkan klub tersebut mengikuti Liga 2 musim ini.

 Logo Liga 2

SOLOPOS.COM - Logo Liga 2

Solopos.com, SOLO—PSSI mengambil langkah mediasi dengan sejumlah klub Liga 2 2021 yang masih menunggak gaji pemain jelang sepak mula kompetisi akhir pekan ini. Hasil mediasi bakal menjadi dasar PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menolak atau mengizinkan klub tersebut mengikuti Liga 2 musim ini.

Proses mediasi diharapkan kelar maksimal sepekan ke depan. Diketahui, National Dispute Resolution Chamber (NDRC) menyatakan lima klub Liga 2 yakni PSPS Riau, Kalteng Putra, PSKC Cimahi, Persijap Jepara, dan Persekat Kabupaten Tegal belum melunasi tunggakan gaji para pemainnya.

Selain itu Persis Solo masih menunggak gaji 18 pemainnya musim lalu. Namun NDRC belum memutus soal laporan tunggakan gaji tersebut. “Saat ini PSSI sedang melakukan mediasi dengan klub-klub tersebut. Harapannya dalam waktu dekat sudah ada perkembangan,” ujar Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, saat dihubungi Solopos.com, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Dibilang Gibran Menguasai Kungfu, Ini Tanggapan AHHA PS Pati

Pihaknya mengatakan laporan hasil mediasi bakal menjadi dasar untuk mengambil langkah bagi klub. Sesuai amar putusan NDRC, klub terancam sanksi tegas apabila tak kunjung membayar tunggakannya.

Sanksi tersebut mulai dari larangan tampil di Liga 2, larangan pendaftaran pemain untuk tiga periode hingga denda. Hal ini tentu sangat merugikan klub, terutama Persis yang telah memboyong sederet bintang musim ini.

“Nanti sanksi yang menentukan PSSI. Kalau dari kami yang jelas [klub penunggak gaji] tidak boleh main di liga,” ujar Akhmad.

Baca Juga: Puji Persis Solo, AHHA PS Pati Tak Gentar Hadapi Laga Pembuka Liga 2

 

Rugi Dobel

Lebih lanjut, PT LIB mendorong klub segera membayar tunggakan gaji paling lambat H-1 dari jadwal laga masing-masing klub. Akhmad mengatakan klub bakal mengalami kerugian dobel jika terus menunggak gaji. Selain dilarang tampil di liga, mereka berpotensi mendapat sanksi tambahan berupa denda.

Sementara itu Persis Solo menegaskan tunggakan gaji klub pada dasarnya merupakan tanggung jawab manajemen musim lalu. Meski demikian manajemen anyar di bawah Kaesang Pangarep kembali menegaskan komitmennya untuk membantu pemain mendapatkan haknya.

“Kalau dilihat, nama Persis sebenarnya tidak tercantum dalam klub yang disoal NDRC. Namun kami punya good will untuk menjembatani hak-hak pemain. Masalahnya memang ada sejumlah prosedur yang harus dilalui,” ujar Media Officer Persis, Bryan Barcelona.


Berita Terkait

Berita Terkini

Timnas U-23 vs Nepal: Uji Coba Terakhir Sebelum Kualifikasi Piala AFC

Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Nepal dalam laga uji coba sebagai persiapan di ajang Kualifikasi Piala AFC U-23, Jumat (22/10/202).

Banjir Hukuman dari PSSI, PSG Pati Minta Pemain Bisa Kontrol Emosi

Sejumlah pemain PSG Pati mendapat hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI karena aksi tak terpuji di lapangan.

Hasil Pertandingan Liga Europa: West Ham Pesta Gol!

Pertandingan ketiga fase penyisihan grup Liga Europa musim ini telah selesai digelar pada Jumat (22/10/2021) dini hari WIB.

Ini Penyebab Jaya Hartono Selalu Absen Dampingi Persijap Jepara

Pelatih Persijap Jepara, Jaya Hartono, baru sekali mendampingi anak asuhnya dalam pertandingan pertama saat Persijap Jepara melawan HWFC pada 27 September 2021 lalu.

Indonesia Kena Sanksi WADA, Apa Imbasnya Untuk Timnas?

Indonesia mendapat sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) karena tidak mematuhi aturan anti-doping. Lantas apa imbasnya untuk Timnas Sepak Bola Indonesia?

Persipur Di Liga 3, Bupati Ingin Mengulang Kejayaan Laskar Petir

Persipur akan menjalani home turnamen Liga 3 di Kendal bersama Persibat Batang, Persik Kendal, PSDB Demak, dan PSIR Rembang.

PSG Pati Banjir Sanksi dari Komdis PSSI, Manajemen Banding

Manajemen PSG Pati mengajukan banding kepada Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menyusul empat sanksi yang diberikan kepada tim milik Atta Halilintar itu.

Komdis PSSI Keluarkan 14 Sanksi Liga 2, PSG Pati Paling Banyak

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menyidangkan sejumlah pelanggaran selama gelaran BRI Liga 1 dan Liga 2 mulai 8 September hingga 17 Oktober 2021.

Ronaldo Lagi-Lagi Jadi Pahlawan MU

Manchester United memang patut berterima kasih kepada Cristiano Ronaldo. Pasalnya, pemain berpaspor Portugal itu kembali menjadi pahlawan kemenangan Setan Merah.

Duh! Anthony Ginting Mundur dari Denmark Open 2021, Ini Penyebabnya

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memutuskan untuk mundur dari kejuaraan Denmark Open 2021.

Hasil Lengkap Liga Champions: Chelsea Menang Telak, MU Nyaris Keok

Pertandingan ketiga Grup E hingga Grup H telah selesai pada Kamis (21/10/2021) dini hari WIB.

Kalahkan Barito Putera, PSIS Semarang Puncaki Klasemen Liga 1

PSIS Semarang menjadi pemuncak klasemen sementara Liga 1 musim 2021-2022 setelah mengalahkan Barito Putera di Stadion Manahan Solo.

Dua Pemain PSG Pati Dihukum Berat Komdis PSSI, Ini Pelanggarannya

Dua pemain PSG Pati mendapat hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis PSSI) karena perilaku tak terpuji di lapangan.

Prediksi Skor & Susunan Pemain Barcelona vs Dynamo Kyiv

Liga Champions musim ini akan menyajikan laga Barcelona melawan Dynamo Kyiv di Grup E.

Prediksi Skor & Line Up MU vs Atalanta, Setan Merah Gagal Menang?

Manchester United akan mendapat tantangan dari wakil Italia, Atalanta, pada gameweek ketiga Grup F Liga Champions.

PSG Pati Juru Kunci, Atta Halilintar: Kini Setiap Laga Seperti Final!

PSG Pati atau yang juga dikenal dengan nama AHHA PS Pati kini menjadi juru kunci setelah kalah dari PSIM Jogja, Selasa (19/10/2021).