PSSI Isyaratkan Kelanjutan Kompetisi Tergantung Vaksin Covid-19
Menpora Zainudin Amali (tengah) didampingi Ketua Umum PSSI M Iriawan (kedua kanan), Dirut PT LIB Cucu Somantri (kedua kiri), Direktur Program SCM Harsiwi Achmad (kiri) dan Presiden Komisaris SEA Group Pandu Sjahrir saat peluncuran Shoppe Liga 1 2020 di Jakarta, Senin (24/2/2020). (Antara/Sigid Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — PSSI mengisyaratkan peredaran vaksin Covid-19 di masyarakat akan menjadi salah satu faktor yang menentukan keberlanjutan kompetisi Februari 2021 mendatang.

PSSI berharap Pemerintah dapat segera menyalurkan vaksin sehingga pelaksanaan kompetisi semakin aman dari pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto, saat menghadiri peluncuran Bhayangkara Solo FC di Stadion Manahan, Jumat (27/11/2020).

Ini Dia Wilayah di Soloraya dengan Kasus Covid-19 Terbanyak dan Angka Kematian Tertinggi

Iwan mengatakan kick-off kelanjutan Liga 1 2020/2021 masih sesuai rencana awal yakni Februari. Namun dia mengakui jadwal tersebut masih bergantung situasi pandemi di Indonesia. Menurut Iwan, peredaran vaksin bisa menjadi kunci pelaksanaan kompetisi bola nasional.

“Kami meyakini vaksin bisa beredar pertengahan Desember sampai akhir Januari. Itu yang membuat kami memprogram kompetisi mulai Februari. Kalau tidak [vaksin belum beredar] ya lihat situasi lagi,” ujar Iwan.

Keren, Pemuda Doho Wonogiri Gelar Lomba Kewirausahaan Mirip Diplomat Success Challenge

CEO Bhayangkara Solo FC, Irjen Pol Istiono, mengatakan klub berharap kompetisi dapat dimulai tepat waktu mengingat Adam Alis dkk. sudah akan berlatih kembali pertengahan Desember. Pihaknya berharap pandemi segera mereda dan vaksin segera ditemukan sehingga iklim bola nasional kembali pulih.

“Pasti atau tidak [kompetisi digelar Februari], kami harus tetap persiapan,” ujarnya.

Liga Inggris: Chelsea Kontra Tottenham di Stamford Bridge Berakhir Skor Kacamata



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom