PSISra Sragen Vs Persebi Boyolali: Hidup Mati Laskar Sukowati

Duel hidup mati bakal dilakoni PSISra Sragen saat melawan Persebi Boyolali dalam lanjutan Liga 3 Indonesia. Seri apalagi kalah, harapan Adib Lazwar dkk. untuk lolos dari fase grup dipastikan tertutup.

PSISra Sragen Vs Persebi Boyolali: Hidup Mati Laskar Sukowati

SOLOPOS.COM - Skuat PSISra Sragen yang berlaga dalam uji coba melawan Persikaba Blora di Blora, Kamis (4/7/2019). (istimewa)

Solopos.com, SRAGEN — Duel hidup mati bakal dilakoni PSISra Sragen saat melawan Persebi Boyolali dalam lanjutan Liga 3 Indonesia. Seri apalagi kalah, harapan Adib Lazwar dkk. untuk lolos dari fase grup dipastikan tertutup.

“Saya minta pemain tampil habis-habisan, jaga nama baik Kabupaten Sragen.” Wejangan itu disampaikan Pelatih PSISra Sragen, Mulyadi, menjelang laga timnya melawan Persebi Boyolali di Stadion Taruna, Sragen, Rabu (21/8/2019).

PSISra memang dalam kondisi tidak menguntungkan setelah ditahan imbang 0-0 oleh tim papan bawah Persegal Kota Tegal, di laga terakhir mereka 10 Agustus 2019 lalu. Hasil itu membuat Laskar Sukowati tertahan di peringkat keempat klasemen dengan enam poin dari enam pertandingan.

Dengan sisa dua laga, mereka berjarak empat poin dari Persebi di peringkat dua atau posisi terakhir yang terkualifikasi ke babak selanjutnya. Artinya, PSISra bakal otomatis tersingkir apabila gagal membekuk Persebi. “Bisa dibilang ini partai hidup mati kami. Meski demikian, saya tetap meminta pemain tampil sportif untuk mengejar kemenangan,” ujar Mulyadi saat dihubungi Solopos.com, Selasa (20/8/2019).

Misi PSISra memelihara peluang lolos ke babak selanjutnya dipastikan tak mudah lantaran Persebi juga memburu poin penuh untuk mengamankan peluang mereka sendiri. Laskar Pandan Arang bakal menyegel jatah ke fase selanjutnya apabila mampu membekuk PSISra, sedangkan di partai lain Persitema Temanggung gagal mengatasi Persegal Tegal.

Persebi punya catatan bagus melawan PSISra setelah menang dengan skor 1-0 di pertemuan perdana musim ini. Riky Junian dkk. bahkan bisa unggul dengan selisih lebih dari satu gol andai lebih tenang dalam penyelesaian akhir.

Di pertemuan kedua, upaya Laskar Sukowati bakal kian berat menyusul absennya jenderal lapangan tengah, Ahmad Wilarso. Gelandang pelapis seperti Achbar dan Ridwan bisa dibilang belum memiliki mobilitas sebaik Ahmad. Mulyadi juga memiliki pekerjaan rumah lain yakni memperbaiki finishing. Sejauh ini PSISra menjadi tim paling tumpul di fase grup dengan hanya mencetak dua gol dari dua pertandingan.

Sementara itu, Persebi bertekad bangkit setelah dihantam PSIP Pemalang dengan skor 0-1 di laga terakhir. Pelatih Persebi, Ahmad Sukisno, menegaskan kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga peluang lolos dari fase grup. Sukisno kini masih menunggu pemain pilar seperti Bayu Andra, Gatot Wahyudi dan Adha Nurrokhim yang kondisinya meragukan setelah melawan PSIP.

“Kalau sampai besok [Rabu] belum fit, saya akan menyiapkan pemain lain. Yang terpenting saat ini menjaga motivasi untuk memenangi pertandingan. Apalagi PSISra tak terkalahkan di dua laga tandang terakhirnya,” ujar Sukisno. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kemenkumham Salurkan 46.000 Paket kepada Warga Terdampak Covid-19

Kemenkumham berupaya membantu masyarakat dengan menyalurkan lebih dari 46.000 paket secara nasional, serentak kepada masyarakat terdampak pandemi.

Buntut KasusAncaman Nakes RSUD Ngipang Solo, Polisi Buka Jalur Kekeluargaan

Polresta Solo membuka jalur penyelesaian secara kekeluargaan kasus ancaman kekerasan kepada tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Ngipang.

Datang ke Semarang, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Bawa Bantuan

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan bantuan kepada para nakes di Semarang dan meminta mereka bersabar menangani pasien Covid-19.

Diskominfo Klaten dan Bea Cukai Surakarta Gelar Lomba Film Pendek Berhadiah Rp47 Juta, Ikutan Yuk!

Pendaftaran lomba film Stop Cukai Ilegal dibuka 23 Juli 2021-30 Agustus 2021 dengan memperebutkan hadiah total senilai Rp47 juta.

Ikatan Cinta 29 Juli 2021: Akhirnya Diseret ke Penjara, Apakah Elsa Masih Bisa Berkelit?

Di bawah ini terdapat sinopsis atau bocoran sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Kamis, 29 Juli 2021 yang tayang di RCTI 19.45 WIB.

Viral Bakul Bawang di Pasar Mirip Sule, Netizen Salfok

Video yang memperlihatkan pedagang dengan wajah mirip artis dan pelawak Sutisna atau Sule yang mengangkut karung di pasar menarik perhatian netizen.

Bocah SMP asal Sleman yang Meninggal di Rumah Sempat Minta Ibunya Segera Pulang

Ketua RT meyakini bocah SMP asal Sleman yang ditemukan meninggal dengan luka senjata tajam itu korban pembunuhan.

Profil Fiersa Besari, Penulis & Musisi Romantis yang Doyan Jelajah Alam

Berikut profil Fiersa Besari, penulis buku dan musisi romantis yang suka jelajah alam serta aktif di media sosial.

Mau Beli Rumah, Ini Tips Pilih Lokasi Perumahan yang Ideal

Ada kriteria akses yang baik sekaligus menguntungkan untuk jangka panjang, yakni akses perumahan dekat pintu tol yang bisa memudahkan mobilitas penghuninya.

Spesifikasi & Harga Samsung Galaxy M32, Ponsel Teknologi Hyper Engine

SamsungĀ  Galaxy M32 resmi hadir di Indonesia pada Rabu (28/7/2021), dan memiliki spesifikasi yang menarik untuk disimak.

Kupat Glabed, Pengganjal Perut Terpopuler di Tegal

Dinamakan glabed karena tekstur kuahnya yang kental. Glabed sendiri merupakan istilah lokal masyarakat Kota Bahari untuk menyebut kuah dengan tekstur kental.

BNI Kantor Cabang Surakarta Percepat Penyaluran Bansos di Sragen dan Karanganyar

Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Surakarta melakukan upaya percepatan penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar