PSISra Sragen (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN - PSISRa Sragen resmi menunjuk Mulyadi sebagai pelatih kepala tim tersebut untuk bersaing di Liga 3 Indonesia musim 2019. Penunjukan itu menjadi semacam reuni karena pada 2017 lalu, Mulyadi juga dipercaya untuk menukangi tim berjuluk Laskar Sukowati tersebut.

Selain pelatih kepala, seluruh jajaran pelatih musim 2019 adalah paket yang sama dengan musim 2017. Mulyadi bakal didampingi asisten pelatih Darwanto dan pelatih kiper Hari Pratomo. Kiprah Mulyadi bersama PSISra cukup menjanjikan. Di bawah asuhannya, PSISra meraih hasil cukup apik dengan menembus semifinal Liga 3 zona Jawa Tengah hanya dengan bermodalkan pemain muda.

Tahun ini, langkah senada kemungkinan juga bakal diambil sang pelatih. Dua pekan lalu, PSISra menggelar seleksi untuk para pemain. Mayoritas diisi pemain lama PSISra dan pemain muda Sragen. Kini, masih ada 30 pemain tersisa. Mulyadi bakal melakukan model promosi-degradasi untuk meracik skuat yang berjumlah 23-25 pemain.

Wakil Sekretaris PSISra, Eko Mulyono, mengatakan penunjukan Mulyadi dan tim pelatih terjadi setelah ada komunikasi intensif antarpengurus PSISra. Penunjukan itu dilakukan agar tim bisa mempersiapkan diri lebih dini menghadapi Liga 3. “Ini memang paket pelatih PSISra musim 2017. Semoga bisa memberi prestasi bagi Sragen,” ungkapnya saat dihubungi Solopos.com, Jumat (29/3/2019).

Namun, ia mengakui surat keputusan (SK) untuk Mulyadi belum turun. Ia masih menunggu tanda tangan Ketua Umum PSISra, Mulyanto. “Kalau sudah jadi [SK penunjukan] akan langsung saya berikan kepada Pak Mulyadi. Tapi prinsipnya, mulai sekarang beliau sudah bisa mempersiapkan tim,” kata dia.

Eko menuturkan, pelatih akan melakukan seleksi sambil uji coba dan metode lainnya. Selain 30 pemain yang lolos seleksi dua pekan lalu, pemain lokal potensial lainnya masih berpeluang bergabung dalam skuat tersebut.

Lebih lanjut, anggaran untuk pembiayaan PSISra belum dibahas dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sragen. Namun, kini Ketua KONI terpilih Subono telah mendapat SK pengangkatan sehingga besar kemungkinan persoalan anggaran akan segera dibahas bersama KONI. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten