Pertandingan antara PSIS Semarang (seragam putih-biru) dan Perseru Serui (seragam merah-hitam) di Stadion Marora, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Minggu (29/4/2018). (Instagram-@psisfcofficial)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG</strong> - PSIS Semarang terbenam di dasar klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim 2018 setelah kalah dari Perseru Serui pada pertandingan pekan keenam di Stadion Marora, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Minggu (29/4/2018). <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180429/515/913349/ditundukkan-perseru-serui-psis-semarang-terpuruk-di-zona-degradasi">Hasil buruk melawan Perseru Serui</a> itu kemudian menjadi beban yang harus dipikul para pemain.</p><p><a href="http://semarang.solopos.com/read/20180430/515/913503/kapten-psis-semarang-ungkap-kekalahan-timnya-dari-perseru-serui">Kapten PSIS Semarang</a> Haudi Abdillah mengakui hasil buruk melawan Perseru Serui yang membuat PSIS Semarang terbenam di dasar klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim 2018 cukup berpengaruh pada psikologi kawan-kawannya. "Sedikit menjadi beban dengan kekalahan [melawan Perseru Serui] itu," ungkap Haudi seperti dikutip dari laman resmi milik Liga Indonesia, Rabu (2/5/2018).</p><p><a href="http://semarang.solopos.com/read/20180430/515/913503/kapten-psis-semarang-ungkap-kekalahan-timnya-dari-perseru-serui">Haudi Abdillah</a> berharap para pemain segera bangkit dari keterpurukan setelah kalah dari Perseru Serui. "Namun kami berharap untuk semua pemain tetap menjaga motivasi. Karena masih banyak pertandingan yang harus dihadapi," lanjut mantan pemain Persebas Banyumas tersebut.</p><p>Sementara itu, Manajer PSIS Semarang Setyo Agung Nugroho ingin timnya melupakan hasil buruk kontra Perseru Serui demi menatap pertandingan-pertandingan berikutnya di Liga 1 Indonesia musim 2018. "Masih banyak pertandingan yang harus kami hadapi. Terdekat menjamu Persela dan itu wajib dimenangkan untuk bangkit dari dasar klasemen," tuturnya.</p><p>Agung menjelaskan kekalahan dari Perseru Serui menjjadi cambuk bagi Laskar Mahesa Jenar untuk segera berbenah. "Masih banyak hal yang harus diperbaiki, khususnya konsentrasi pemain. Karena gol-gol lawan kebanyakan terjadi karena konsentrasi pemain menurun," tandas pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Teknik PSIS Semarang itu.</p><p>Di dasar klasmen sementara Liga 1 Indonesia musim 2018, PSIS Semarang hanya mengantongi lima poin dari enam pertandingan yang sudah dilakoni. Kelima poin itu merupakan hasil dari satu kali menang, dua kali seri, dan tiga kali kalah.</p><p>Di pekan ketujuh Liga 1 Indonesia musim 2018, tim kebanggaan warga Kota Semarang tersebut akan menghadapi Persela Lamongan. Laga tersebut rencananya akan digelar di kandang PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto, Kota Magelang, Senin (7/5/2018).</p><p>&nbsp;</p><p><em><strong><a href="http://semarang.solopos.com/">KLIK</a> dan <a href="https://www.facebook.com/SemarangPos">LIKE</a> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</strong></em></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten