Para pemain Persis Solo melakukan selebrasi. (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, JOGJA - Persis Solo membutuhkan keajaiban agar lolos ke babak delapan besar Liga 2 Indonesia musim 2019. Selain harus meraih kemenangan dalam lawatan ke kandang PSIM Jogja, Senin (21/10/2019), Laskar Sambernyawa juga berharap Martapura FC tergelincir saat melawan PSBS Biak.

Persis saat ini duduk di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Mereka tertinggal satu angka dari Martapura yang berada di peringkat keempat. Hanya tim yang berada di posisi empat besar yang akan lolos ke fase selanjutnya.

Pada laga Derbi Mataram jilid II tersebut, Persis jelas berada dalam tekanan. Mereka harus bermain di kandang lawan dan bisa saja mendapat teror dari suporter PSIM seperti yang dialami Persatu Tuban beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, kata dia, Martapura FC menjadi tim yang paling berpeluang lolos ke babak delapan besar. Apalagi, lawan yang dihadapi Martapura, PSBS Biak bermain tanpa beban karena sudah aman dari zona degradasi. “Kami berharap ada keajaiban,” kata Pelatih Persis, Salahudin, dalam jumpa pers dilansir dari media officer Persis, Minggu (20/10/2019).

Lebih lanjut, ia menilai PSIM memiliki segudang pemain bagus. Persis memang mengantisipasi Gonzales dan Ichsan Pratama, tetapi mereka tak boleh lengah terhadap pemain PSIM lainnya.

“Dengan pergantian pelatih, semua pelatih punya kelebihan dan kekurangan. Saya melihat permainan PSIM lebih ofensif. Mungkin mereka lebih menekan kami. Saya rasa besok kami akan dalam tekanan,” kata eks pelatih Persiba Balikpapan tersebut.

Pemain Persis, Beny Ashar, menyatakan pemain siap bertanding pada Senin. Ia akan memberikan yang terbaik untuk tim yang ia bawa. “PSIM ini level pemain Liga 1. Tapi tak ada yang tidak mungkin. Asalkan teman-teman mau bekerja keras kami bisa berikan maksimal untuk Persis Solo,” kata dia dalam jumpa pers tersebut, Minggu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten