Psikis Terguncang, Roro Fitria Kerap Menangis

Psikis Terguncang, Roro Fitria Kerap Menangis

SOLOPOS.COM - Artis Roro Fitria di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/2/2018)(JIBI/Antara/Elora)

Irsan Gusfrianto memang membenarkan bahwa Roro Fitria banyak kehilangan tawaran kerja usai tertangkap narkoba.

Solopos.com, JAKARTA – Kuasa hukum Roro Fitria Irsan Gusfrianto mengabarkan kondisi terkini kliennya. Baru saja dikabarkan mulai membaik, kondisi psikis Roro Fitria nyatanya kembali terguncang.

Irsan Gusfrianto mengatakan kliennya kembali berurai air mata saat ia datang berkunjung ke Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2018). "Barusan ini nangis lagi," ungkap Irsan usai membesuk kliennya seperti dilansir Okezone, Selasa (27/2/2018).

Lantas, apa yang menyebabkan tangis Roro Fitria kembali pecah? Benarkah hal itu disebabkan dengan hilangnya rentetan pekerjaan yang tertunda usai terseret kasus narkoba?

Saat dikonfirmasi, Irsan Gusfrianto memang membenarkan bahwa Roro Fitria banyak kehilangan tawaran kerja usai tertangkap narkoba. Namun, bukan hal tersebut yang jadi alasan Roro menangis lagi.

"Dia kangen sama orangtuanya. Ya gitu, biasalah kan cewek kangen sama orangtuanya karena dia kan terbiasa hidup dengan orangtuanya sangat dekat," beber Irsan.

Seperti diketahui, Roro Fitria sudah dua pekan ditahan akibat terseret kasus narkoba. Namun, orang tua Roro baru datang membesuk diawal penangkapannya. Alasan itu lah yang lantas membuat Roro menangis.

Terkait keberadaan orang tua Roro Fitria saat ini, Irsan Gusfrianto mengatakan bahwa mereka tengah menetap di Yogyakarta. Keduanya untuk sementara tinggal bersama kakak kandung Roro.

"Dia kan di Jakarta sini hidup berdua dengan orang tuanya, keluarganya. Saudara kandungnya, Mas Sigit, datang ke Jakarta kunjungin Roro sekalian bawa orangtuanya ke Jogja, karena tidak ada yang merawat di Jakarta. Jadi Mas Sigit, kakaknya yang merawat sementara," jelas Irsan Gusfrianto.

Roro Fitria sendiri tertangkap narkoba usai kedapatan memesan sabu yang akan digunakan pada 14 Februari 2018. Atas perbuatannya, Roro pun dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana diatas lima tahun.

Berita Terkait

Berita Terkini

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.

Juragan Sembako di Semarang Disekap, Rp200 Juta Raib

Seorang wanita pemilik toko sembako di Jl. Dargo, Kota Semarang disekap perampok, uang sekitar Rp 200 juta hasil jualan milik korban raib.