PSIK Klaten Jr. Menang Besar di Laga Terakhir Piala Soeratin U-17
PSIK Klaten Jr (Istimewa)

Solopos.com, KLATENPSIK Klaten Junior memang gagal melaju ke babak semifinal Piala Soeratin U-17 zona Jateng 2018. Kemenangan dengan skor telak 4-0 atas Persipa Pati Jr. di laga terakhir Grup 8 babak 12 besar, Minggu (16/9/2018), tak mampu membawa mereka menggeser Persipa di puncak klasemen untuk meraih tiket ke babak selanjutnya. Namun masa depan cerah sudah menanti penggawa Harimau Merapi Muda, julukan PSIK U-17.

Performa Ilham Rosyid dkk. di turnamen musim ini memang cukup mengejutkan. Meski berstatus nonuggulan, mereka berhasil lolos ke babak 12 besar dengan status runner up grup di babak penyisihan. Performa PSIK Jr. tetap stabil dengan mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan di babak 12 besar. Hasil ini lumayan mengingat mereka berada di grup neraka bersama Persipa dan Persibara Banjarnegara yang berpredikat juara grup di penyisihan.

Sayang performa moncer itu hanya mampu mengantarkan tim meraih runner up Grup 8 babak 12 besar. Mereka tertinggal dua angka dari Persipa yang terkualifikasi ke babak empat besar. Asisten Manajer PSIK Jr., Roni Anom Satria, mengaku bangga dengan perjuangan pemain dan tim pelatih di Piala Soeratin U-17. Meski gagal menembus 4 besar, Roni menilai banyak anak asuhnya yang layak dipromosikan ke tim senior beberapa tahun mendatang.

“Tentu ada beberapa pemain yang layak naik kelas untuk bertanding bersama tim senior di Liga 3. Yang terdekat, mereka bisa turun di ajang Porprov Oktober ke depan,” ujar Roni saat dihubungi Solopos.com, Senin (17/9/2018).

Sejauh ini ada empat pemain Harimau Merapi Muda yang dipromosikan masuk skuat Porprov Klaten yakni Azliham, Hamam, Fillah dan Dion. Azliham adalah top scorer tim yang hampir selalu mencetak gol saat PSIK bertanding. Adapun Fillah dan Dion adalah duet gelandang sedangkan Hamam merupakan palang pintu andal di tim asuhan Nanang Kurniawan.

“Manajemen berniat mempertahankan tim ini. Selain menjadi pemasok pemain andal ke tim senior, tim U-17 bisa diproyeksikan bermain di turnamen-turnamen U-19,” sambung Roni.

Manajer PSIK Jr., Teguh Wibowo, mendukung tim tetap berlatih rutin meski sudah tak tampil di Piala Soeratin. Meski demikian pihaknya menunggu keputusan dari ketua umum PSIK serta Askab PSSI Klaten. “Prospek tim ini sangat baik, sayang kalau dibubarkan. Pembinaan yang berkesinambungan sangat penting jika ingin PSIK kembali dikenal di sepak bola nasional,” ujarnya. 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom