Tutup Iklan

Prudential Perkuat Eksistensi di Pasar Asuransi Jateng Pakai Prucritical Benefit 88

PT Prudential Life Insurance (Prudential Indonesia) membidik Jawa Tengah sebagai salah satu pasar potensial. Karenanya, Prudential tak henti memperkuat penetrasi ke pasar asuransi Jateng.

Prudential Perkuat Eksistensi di Pasar Asuransi Jateng Pakai Prucritical Benefit 88

SOLOPOS.COM - Coorporate Comunications and Sharia Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo (dari kiri ke kanan) berbincang dengan Dokter Rumah Sakit Siloam Semarang Elta Diah PasDemanasari dan AVP Head of Product Prudential Indonesia Himawan Purnama. (Bisnis-Alif Nazzala Rizqi)

Solopos.com, SEMARANG — PT Prudential Life Insurance (Prudential Indonesia) membidik Jawa Tengah sebagai salah satu pasar potensial. Karenanya, Prudential tak henti memperkuat penetrasi ke pasar asuransi Jateng.

Dari data terakhir yang dirilis oleh Prudential, Jateng memberikan kontribusi 7% dari total nasabah yang berjumlah 2,3 juta orang sampai akhir 2017.  Coorporate Comunications and Sharia Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo mengatakan jika Jateng, khususnya Semarang, menjadi pasar yang cukup menjanjikan untuk Prudential. 

"Kami lihat Jawa Tengah punya prospek yang bagus khususnya Semarang. Masyarakat juga sudah mulai sadar pentingnya memiliki asuransi, sehingga kami meyakini Jateng memiliki prospek yang cerah," kaya Nini di Kota Semarang, Jumat (18/1/2019).

Sementara itu, lanjut dia, Prudential Indonesia meluncurkan Prucritical Benefit 88. Prudential Indonesia meluncurkan produk asuransi terbaru yang bernama PRUCritical Benefit 88. Produk asuransi yang khusus mengkaver risiko penyakit kritis ini diharapkan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan nasabah khususnya di Jateng. 

Nini mengatakan peluncuran produk ini menjadi pelengkap portofolio solusi kesehatan dan proteksi bagi nasabah Prudential yang terus berubah. Ia pun optimistis kehadiran produk ini mampu menjadi solusi kebutuhan masyarakat tersebut. "Kami percaya Prucritical Beneftt 88 dapat menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dan Jateng khususnya dalam mengantisipasi dan mengelola dampak keuangan yang ditimbulkan oleh penyakit kritis. Mudah-mudahan produk kami ini banyak diterima di masyarakat," ujar Nini.

Dijelaskan, produk Prucritical Benefit 88 ini menawarkan beragam manfaat bagi para nasabah diantaranya, masa bayar premi yang bisa disesuaikan dari 5 tahun, 10 tahun hingga 15 tahun atau premi tunggal. "Kami memberikan perlindungan komprehensif untuk kasus meninggal atau pun 60 kondisi kritis tahap akhir seperti penyakit stroke, jantung, kelumpuhan dan  lainnya," ucapnya. 

Perlindungan yang diberikan pun, lanjutnya hingga usia 88 tahun. Dan bila tertanggung utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun 100% uang pertanggungan (UP) akan dikembalikan.  “Kehadiran Prucritical Benefit 88 sejalan dengan komitmen brand baru Prudential yaitu “Listening, Understanding, Delivering. ” serta fokus “We Do Health”. Melalui komitmen baru ini, kami mempertegas tujuan perusahaan untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupan,” tambah Nini. 

Sebagai informasi, hingga saat ini lebih dari 170 tahun sudah, Prudential plc, yang berkantor pusat di London, melayani lebih dari 26 juta nasabah di seluruh dunia.  Sedangkan, Prudential Corporation Asia (PCA), yang telah beroperasi selama 95 tahun, telah membantu 15 juta nasabah di 12 pasar di seluruh wilayah Asia.  

Di Indonesia, Prudential telah beroperasi seIama 23 tahun dan melayani lebih dari 2.3 juta nasabah melalui berbagai inovasi dan solusi agar mereka mendapatkan perlindungan yang terbaik.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.

Prabowo Sebut Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Instruksi Jokowi

Menhan Prabowo Subianto menyebut Jokowi punya grand design pengadaan alutsista dengan perhitungan hingga 25 tahun untuk diwujudkan.

Sang Istri Ikut Panik, Begini Detik-Detik Christian Eriksen Kolaps di Lapangan

Pemain tengah Denmark Christian Eriksen sempat kolaps di tengah lapangan saat laga Denmark melawan Finlandia di Euro 2020.

Prabowo Buka Rahasia Mau Dipinang Jokowi Jadi Menhan

Prabowo Subianto akhirnya blak-blakan menyebut alasannya mau masuk ke Kabinet Jokowi karena ingin bekerja sama mengabdi kepentingan nasional.