Proyek “Gila” Elon Musk Disetujui, Satelit Internet Bakal Segera Mengorbit

Proyek “Gila” Elon Musk Disetujui, Satelit Internet Bakal Segera Mengorbit

SOLOPOS.COM - CEO SpaceX, Elon Musk, memeriksa Hyperloop Pod II 27 Agustus 2017. (JIBI/ReutersMike Blake)

SpaceX sendiri berencana meluncurkan lebih dari 4.420 satelit kecil ke orbit rendah di sekitar Bumi.

Solopos.com, NEW YORK – Ide gila CEO SpaceX, Elon Musk, menghadirkan satelit Internet memperoleh persetujuan otoritas terkait. Satelit tersebut akan menyebarkan jaringan internet ke seluruh Amerika Serikat (AS).

Kini proyek tersebut juga telah mendapat persetujuan dari Federal Communications Commission (FCC). Chairman FCC , Ajit Pai mengatakan pihaknya telah menyebarkan proposal ke komisaris yang merekomendasikan persetujuan izin SpaceX untuk layanan internet yang disebarkan melalui satelit.

SpaceX sendiri berencana meluncurkan lebih dari 4.420 satelit kecil ke orbit rendah di sekitar Bumi. Peluncurannya disebut SpaceX akan dimulai tahun depan, dengan peluncuran penuh pada 2024.

Dijelaskan perusahaan, posisi orbit rendah tersebut akan mampu memberikan kecepatan broadband yang sama dengan saat ini. Proyek ini juga rupanya disambut baik oleh FCC.

Dilansir USA Today, Jumat (15/2/2018), Pai menyebut solusi seperti SpaceX mampu menjembatani kesenjangan digital di AS.

“Teknologi satelit dapat membantu menjangkau orang Amerika yang tinggal di wilayah pedesaan atau tempat yang sulit dijangkau, dimana kabel fiber optic dan cell tower tidak terjangkau. Dan ini dapat menawarkan lebih banyak persaingan dimana akses internet terestrial telah tersedia,” kata Pai dalam sebuah pernyataan.

Membangun infrastruktur jaringan di beberapa wilayah pedesaan memang kerap menemukan kendala. Secara keseluruhan 73% orang Amerika mengatakan bahwa mereka memiliki koneksi broadband di rumah.

Namun jumlah tersebut hanya mewakili dua pertiga (63%) penduduk pedesaan di Amerika saja, sebagaimana hasil survei Pew Research Center pada Mei 2017.

Menurut The Wall Street Journal, SpaceX berharap mampu memiliki lebih dari 40 juta pelanggan layanan broadband satelitnya dan menghasilkan pendapatan USD30 miliar pada 2025. Pendapatan ini dimaksudkan untuk membantu mendanai visi Elon Musk untuk melangsungkan misi menjajah Mars.

"Saya telah meminta rekan-rekan saya untuk bergabung dengan saya dalam mendukung aplikasi (proyek) ini dan bergerak untuk melepaskan kekuatan konstelasi satelit untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi ke orang Amerika pedesaan," ujar Pai.

"Jika diadopsi, ini akan menjadi persetujuan pertama yang diberikan kepada orang Amerika. perusahaan berbasis untuk menyediakan layanan broadband menggunakan generasi baru teknologi satelit orbit rendah Bumi,” imbuh Pai memungkas.

Berita Terkait

Berita Terkini

DK PBB Segera Bahas Palestina, Indonesia Pesan ke 3 Negara

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengirimkan pesan kepada menlu tiga negara terkait Palestina menjelang rapat Dewan Keamanan PBB.

Kapolda Jateng: Balik Ke Jakarta Wajib Bawa Hasil Swab dan Surat Izin

Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Ahmad Luthfi meminta masyarakat yang hendak balik ke Jakarta membawa hasil uji swab dari fasilitas kesehatan lokal.

Israel Runtuhkan Kantor Al Jazeera & AP di Gaza

Gedung kantor media internasional Al Jazeera asal Qatar dan Associated Press asal Amerika Serikat di Jalur Gaza runtuh dibom Israel.

28 Pemudik ke Jateng Positif Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mengimbau masyarakat Jateng di perantauan untuk tidak mudik Lebaran 2021 demi mencegah Covid-19.

1,5 Juta Orang Bakal Balik ke Jabodetabek

Sebanyak 1,5 juta orang diperkirakan bakal berkendara memasuki wilayah Jabodetabek selama periode arus balik mudik Lebaran 2021.

Kapal Penangkap Ikan Indonesia Kecelakaan di Samudera Hindia

Kementerian Luar Negeri menginformasikan adanya kapal penangkap ikan bernama KM Bandar Nelayan 188 yang kecelakaan mengalami kebocoran di Samudera Hindia.

Ini Nama-Nama Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali

Sebanyak sembilan orang menjadi korban perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali, Sabtu (15/5/2021) siang WIB. Sementara 11 orang lainnya dinyatakan selamat.

Mau Bikin Video Klip Tema Alam? Cek Dulu Sekipan

Mau bikin video klip tema alam? Anda bisa cek ke Sekipan, Tawangmangu.

Pemboman Israel Hancurkan Gedung Pusat Media di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel pada Sabtu (15/5/2021) menghancurkan sebuah gedung tempat sejumlah media internasional seperti Aljazeera dan Associated Press berkantor.

Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

Petugas Humas dari Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, K.P. Bambang Pradotonagoro, menilai sudah saatnya dilakukan persiapan regenerasi pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.

BTS Jadi Bintang Tamu di "Friends: The Reunion," Begini Respons Penggemar

BTS jadi bintang tamu di Friends: The Reunion.