Tutup Iklan

Proyek Gedung Terpadu Setda Dilanjutkan, Ini Anggaran Pemkab Sukoharjo

Pemkab Sukoharjo melanjutkan proyek pembangunan gedung terpadu Setda

Proyek Gedung Terpadu Setda Dilanjutkan, Ini Anggaran Pemkab Sukoharjo

SOLOPOS.COM - Gedung DPRD Sukoharjo di wilayah Mandan, Sukoharjo, telah rampung dan siap ditempati, Kamis (3/1/2019). (Solopos/Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO—Pemkab Sukoharjo melanjutkan proyek pembangunan gedung terpadu Setda. Pada 2019 ini proyek akan merampungkan pembangunan ruang lantau enam hingga lantai 10.

Di tahun ini, pemkab menyiapkan anggaran senilai Rp49 miliar guna menyelesaikan pembangunan gedung mercusuar tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Pemkab Sukoharjo Feriyanti mengatakan proyek fisik Gedung Terpadu Sekretariat Daerah 10 lantai telah selesai sesuai kontrak di akhir 2018 lalu. Meski begitu, gedung tersebut belum bisa ditempati karena tahun ini masih ada proyek lanjutan untuk menyelesaikan ruang di lantai enam hingga 10 serta pengadaan  mebeler. 

“Sekarang kami sedang mempersiapkan lelang untuk proyek lanjutannya Gedung Setda. Tahap satu kemarin pengerjaan selesai hanya ruang untuk lantai satu sampai lima. Sedangkan lantai enam hingga 10 diselesaikan tahun ini,” ujar dia kepada wartawan, Jumat (18/1/2019). 

Feri mengatakan Pemkab mengalokasikan anggaran untuk proyek lanjutan penyelesaian ruang enam hingga 10, untuk fisik senilai Rp28 miliar dan mebeler Rp21 miliar. Jika proyek ruang lantai enam hingga 10 selesai dikerjakan, Pemkab akan mengoperasikan gedung tersebut. Sesuai rencana penempatan gedung baru dikerjakan tahun depan. Pemkab masih menunggu selesainya pengerjaan proyek tersebut. 

“Kalau tahun ini jelas belum bisa ditempati karena masih ada proyek lanjutan untuk lantai enam hingga 10,” ujar Feri.

Pemkab Sukoharjo membangun Gedung Terpadu Setda secara bertahap dimulai 2018 lalu dengan menelan anggaran Rp82,6 miliar. Alokasi anggaran tersebut hanya untuk menyelesaikan bangunan fisik hingga 10 lantai termasuk penyelesaian ruang lantai satu sampai lima. Sehingga, tahun ini kembali dialokasi anggaran untuk menyelesaikan ruang lantai enam hingga 10 beserta mebelernya.

Nantinya gedung baru tersebut diperkirakan bisa menampung 11 organisasi perangkat daerah (OPD). “OPD yang akan pindah ke Gedung Terpadu Kantor Setda nanti merupakan OPD yang tidak memiliki kantor tetap. Nantinya, OPD disentralkan disatu lokasi demi memudahkan kerja dan pelayanan pada masyarakat,” katanya.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.