Proyek Flyover Purwosari Solo Sudah Setengah Jadi, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Pekerja beraktivitas di lokasi proyek pembangunan flyover Purwosari, Solo, Rabu (5/8/2020). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO -- Proyek pembangunan flyover atau jalan lintas atas Purwosari, Laweyan, Solo, sudah setengah jadi. Progres pembangunan proyek sudah mencapai 57 persen hingga Rabu (5/8/2020).

PT Wijaya Karya selaku pelaksana proyek akan mengaspal jalur lambat sisi selatan pekan depan. Berdasarkan pantauan Solopos.com, para pekerja tengah mengecor badan jalan.

Pelaksana proyek memakai Counter Weight dan Link-Set untuk mengerjakan erection girder. Jalur lambat sisi selatan jalan sudah dicor.

Underpass Transito Laweyan Solo Dilengkapi Tangga Untuk Pejalan Kaki, Ini Penampakannya

Manager Proyek Flyover Purwosari Solo, Muh Rivai Miraj, menjelaskan progres pembangunan lintas atas Purwosari mencapai 57 persen. Pelaksana proyek mengerjakan erection girder, orpitan busa, dan parapet.

“Kami mulai mengaspal jalur lambat sisi selatan pekan depan. Pengaspalan tak sampai satu pekan. Kami lanjutkan pengaspalan pada jalur lambat sisi utara sehingga September atau Oktober dua jalur lambat bisa dilintasi. Jalur lambat sebenarnya sudah bisa dilewati, pengaspalan supaya aman,” katanya.

Jalur Lambat Diaspal

Dia menjelaskan ketika jalur lambat sisi selatan selesai diaspal, sirkulasi kendaraan dari Jl Agus Salim ke arah timur akan melintasi jalur tersebut. Pelaksana proyek berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) dan Satlantas Polresta Solo sesuai rencana tahapan proyek flyover Purwosari.

Update Covid-19 Kota Solo: Positif 288, Suspek 1.026, Meninggal 9 Orang

“Kemarin kami juga sudah berkoordinasi mengenai rencana pembukaan secara fungsional. Sebelum pembukaan harus dicek oleh Dishub dan Satlantas untuk keselamatan pengguna jalan. Kami membahas rambu lalu lintas dan kami usahakan Desember bisa dilewati,” katanya.

Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, menjelaskan sedang menggodok manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL), antara lain mempertimbangkan satu arah atau dua arah. Dishub Solo akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum pembukaan.

“Kami mempertimbangkan faktor keselamatan. Kami meminta PT Wijaya Karya membantu pembangunan kawasan yang berdampak pada traffic light Purwosari dan Kerten. Detailnya belum bisa kami sampaikan sekarang,” katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom