Tutup Iklan

Protes Tempat Karaoke & Prostitusi Ditutup, Ormas di Pati Surati Jokowi

Penutupan prostitusi dan tempat karaoke ilegal oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah (Jateng) mendapat protes dari organisasi masyarakat (ormas).

 Ilustrasi Prostitusi. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Prostitusi. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, PATI — Penutupan tempat karaoke dan prostitusi atau lokalisasi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng) mendapat penolakan organisasi masyarakat (ormas). Bahkan, ormas yang menamakan diri sebagai Gerakan Rakyat Anti-Korupsi (Gerak) Pati itu melayangkan surat aduan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait sikapnya tersebut.

Gerak Pati melayangkan surat aduan kepada Jokowi pada Selasa (12/10/2021) lalu. Surat itu turut ditandatangani sejumlah lembaga masyarakat yang menamakan diri sebagai LSM Jawa Tengah (Jateng), Pemantau Korupsi dan Pemerintahan, LSM Dewantara, dan lain-lain.

Dalam surat itu disebutkan bahwa selama ini pengusaha karaoke sudah menaati aturan PPKM yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab Pati). Namun pada 12 Juli, PLN memutuskan saluran listrik di 49 karaoke atas perintah Bupati Pati, Haryanto.

Baca juga: PSG Pati Juru Kunci, Atta Halilintar: Kini Setiap Laga Seperti Final!

“Pemadaman saluran listrik di 49 lokasi tersebut sangat merugikan pemilik pengusaha karaoke di Pati dan masyarakat pada umumnya. Tempat-tempat itu saat ini telah diduduki sekelompok orang berseragam cokelat, doreng, dan oranye. Pemilik usaha merasa ketakutan dan mengungsi ke tempat lain,” isi surat itu dikutip dari Murianews.com, Rabu (20/10/2021).

Dalam surat itu juga disebutkan jika 49 tempat yang diputus aliran listriknya itu selain menjadi tempat usaha juga menjadi tempat tinggal.
Mereka juga menyebut akibat pemutusan aliran listrik itu menimbulkan kerugian materiel bagi pelanggan PLN karena tidak bekerja. PLN juga dinilai sangat merugikan konsumennya yang merupakan pemilik 49 tempat usaha karaoke itu.

“Kerugian materiel secara merata mencapai 49xRp200 juta x 3bulan= Rp29,4 miliar,” lanjut isi surat aduan itu.

Gerak Pati juga menilai adanya pemutusan aliran listrik itu bisa menimbulkan kerugian negara karena 49 pelanggan tidak membayar tagihan. Kerugian negara akibat hal tersebut ditafsir mencapai Rp1,47 miliar.

Baca juga: 8 Fakta Terbongkarnya Praktik Prostitusi Gay di Indekos Nusukan Solo

“Maka dengan ini kami bersama memohon agar dilakukan pemeriksaan dan pengusutan atas terjadinya kerugian keuangan negara tersebut. Agar dilakukan penyambungan kembali saluran listrik pada 49 titik lokasi agar kerugian keuangan negara tidak semakin berlarut akibat kebijakan Bupati Pati,” tulisnya.

Sekadar informasi, Pemkab Pati sebelumnya memang telah memutuskan untuk menutup sejumlah tempat karaoke ilegal dan juga tempat prostitusi, terutama di kawasan Lorok Indah (LI) yang terletak di Desa Margorejo, Kecamatan Margorejo, Pati.

Kebijakan itu bahkan sudah dituangkan dalam surat keputusan Bupati dan disetujui jajaran Forkopimda Kabupaten Pati. Salah satu tindak lanjut dari upaya itu adalah dengan memutus aliran listrik di tempat karaoke dan prostitusi yang dianggap ilegal.


Berita Terkait

Berita Terkini

Hidden Canyon, Mutiara Tersembunyi di Kaki Pegunungan Muria

Alasan penamaan tersebut karena ngarai tersebut berada di tempat tersembunyi dan memang belum banyak diketahui keberadaanya oleh banyak orang karena akses jalannya yang sulit.

Januari 2022 Puncak Musim Hujan, Jateng Siaga Banjir

BMKG memprediksi puncak musim hujan terjadi pada Januari 2022 dan mengingatkan warga Jateng waspada karena termasuk wilayah siaga banjir.

Saung Diterjang Banjir, Kakek di Brebes Terseret Arus Sungai Pemali

Seorang kakek di Brebes, Jawa Tengah (Jateng), dikabarkan hanyut akibat banjir yang melanda Sungai Pemali.

Innalillahi! Bus Rombongan Warga Toroh Grobogan Nyemplung ke Sungai

Bus rombongan warga Desa Genengadal, Kecamatan Toroh terguling dan masuk sungai di Desa Jeketro, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Bus Sudiro di Tol Semarang-Solo

Bus PO Sudiro Tungga Jaya jurusan Jakarta-Yogyakarta mengalami kebakaran di tol Semarang-Solo, Bergas, Kabupaten Semarang.

Angkut 30 Penumpang, Bus Sudiro Tunggal Kebakaran di Tol Semarang-Solo

Gangguan mesin menyebabkan bus PO Sudiro Tunggal mengalami kebakaran saat melintasi tol Semarang-Solo, tepatnya di Kabupaten Semarang.

PLN Bagikan Gerobak Molis kepada UKM Jateng, Dorong Produktivitas Usaha

PLN memberikan bantuan gerobak motor listrik (molis) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada pelaku UKM di Jateng untuk meningkatkan produktivitas usaha.

Polres Kudus Gerebek Tempat Produksi Minuman Keras Jenis Arak

Jajaran Polres Kudus menggerebek tempat produksi minuman keras atau miras di sebuah gudang, di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Sidak Wali Kota Semarang Viral, Warganet Ramai Ikutan Usul Ini

Unggahan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sidak di Kantor Kelurahan Bulusan, di akun instagram pribadinya mendadak viral.

Sejarah Vihara Buddhagaya Semarang

Vihara Buddhagaya di Semarang, Jawa Tengah, memiliki sejarah panjang karena didirikan sejak 500 tahun lalu, tepatnya saat keruntuhan Majapahit.

Indahnya Sunrise di Taman Posong Lereng Sindoro Temanggung

Wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, memiliki pesona wisata alam yang indah dan masih baru seperti Taman Posong.

Wisata Makam Apung di Pantai Sayung, Tak Tersentuh Air Laut

Demak memiliki objek wisata religi berupa makam apung milik Mbah Mudzakir yang konon tidak pernah terendam air laut meski terjadi gelombang tinggi.

Tragedi Berdarah! 5 Warga Slawi Tewas Diracun Dukun Pengganda Uang

Kisah tragis kali ini tentang tragedi berdarah yang merenggut lima nyawa warga Slawi akibat ulah dukun pengganda uang.

Banyak Tambang Ilegal di Merapi Rusak Lingkungan, Ganjar Pranowo Pusing

Gubernur Ganjar Pranowo meminta pemerintah pusat tidak sembarangan menerbitkan izin usaha penambangan karena banyak yang merusak lingkungan dan membuatnya pusing.

Kontroversi Gelar Kartini, Mestinya R. Ay Bukan RA, Begini Ceritanya

Gelar RA yang disematkan kepada Kartini sebagai tokoh emansipasi wanita di Indonesia kurang tepat, karena dalam budaya Jawa gelar Kartini mestinya R.Ay.

Wisata Seru ke Wonosobo: Romantis, Eksotis & Magis

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, memiliki sederet objek wisata alam yang romantis, eksotis, dan magis.