Tutup Iklan
Fans Irlandia (Reuters-Clodagh Kilcoyne)

Solopos.com, DUBLIN - Suporter Republik Irlandia pantas kecewa dengan performa tim kesayangan mereka sebelum menjamu Georgia pada laga Grup D Kualifikasi Euro 2020 di Aviva Stadium, Dublin, Rabu (27/3/2019) dini hari WIB.

Itu karena tim berjuluk The Green Army tersebut tak pernah mampu meraih kemenangan di laga kompetitif di kandang sediri sejak Oktober 2017. Tren buruk pada laga kompetitif itu yang menjadi alasan dipecatnya Martin O'Neill dan digantikan Mick McCarthy di kursi pelatih.

PendukungThe Green Army juga geram kepada mantan Chief Executive Federasi Sepak Bola Republik Irlandia (FAI), John Delaney. Di mata suporter, Delaney bukan sosok populer karena dia tetap bekerja di FAI meski performa The Green Army terus merosot.

Fans Irlandia menuntut Delaney meninggalkan FAI dengan protes tak lazim. Yakni dengan melemparkan bola tenis dari tribune stand (tanpa tempat duduk) pada babak pertama. Bola-bola tenis sontak bertebaran di lapangan dan membuat pertandingan sempat dihentikan sementara sampai para penjaga selesai memungutinya.

Untung para pemain Irlandia tidak membuat pendukungnya semakin kecewa. Mereka menuntaskan laga dengan kemenangan 1-0 lewat tendangan bebas langsung yang ciamik dari Conor Hourihane pada menit ke-31.

Menariknya, gol Hourihane dilesakkan hanya selang tiga menit setelah para penjaga stadion membersihkan bola-bola tenis yang dilemparkan suporter The Green Army. Hourihane tampaknya terinspirasi dengan bola-bola tenis tersebut untuk mencetak gol.

“Tampaknya seorang bandar bertaruh agar kepalaku terkena bola tenis. Jadi saya berbalik dan akan kembali jika ada salah satu yang mendekat," jelas McCarthy, seperti dilansir dailymail.co.uk.

Di babak kedua, Jeff Hendrick menggandakan keunggulan Irlandia. Namun golnya dianulir karena offside. Sedangkan kiper Irlandia, Darren Randolph, pantas mendapat pujian dengan serangkaian penyelamatan briliannya. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten