Prokes PTM SD-SMA di Sukoharjo Diperketat Demi Cegah Penularan Covid-19

Pengurus sekolah diminta memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan mulai dari siswa tiba, masuk ke ruang kelas hingga pulang sekolah.

 Bupati Sukoharjo Etik Suryani memantau pelaksanaan PTM di SMP Negeri 1 Polokarto pada Selasa (20/4/2021). (Solopos.com/ Indah Septiyaning Wardani 
)

SOLOPOS.COM - Bupati Sukoharjo Etik Suryani memantau pelaksanaan PTM di SMP Negeri 1 Polokarto pada Selasa (20/4/2021). (Solopos.com/ Indah Septiyaning Wardani )

Solopos.com, SUKOHARJO — Semua sekolah jenjang SD-SMA di Kabupaten Sukoharjo diwajibkan melaporkan hasil pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dan simulasi termasuk kondisi kesehatan siswa kepada instansi terkait. Selain itu, pengawasan penerapan protokol kesehatan diperketat guna mencegah transmisi penularan Covid-19 di area sekolah.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno, saat berbincang dengan Solopos.com di Gedung Setda Sukoharjo, Kamis (23/9/2021).

“Apabila ada siswa yang tidak masuk karena sakit harus diperjelas. Apakah hanya tidak enak badan, demam atau sakit lainnya. Ini untuk mengantisipasi transmisi penularan virus di ruang kelas saat kegiatan belajar mengajar (KBM),” kata dia.

Baca juga: Sukoharjo akan Bangun GOR Senilai Rp13,5 Miliar Tahun 2022

Pengurus sekolah diminta memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan di area sekolah mulai dari siswa tiba di pintu gerbang, masuk ke ruang kelas hingga pulang sekolah. Dia tak ingin muncul klaster baru Covid-19 yang terjadi saat PTM secara terbatas dan simulasi di sekolah.

Berupaya dan Berdoa

Darno menyebut apabila ada siswa terkonfirmasi positif Covid-19 otomatis kegiatan PTM secara terbatas dan simulasi di sekolah dihentikan sementara. Kegiatan belajar mengajar kembali menerapkan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Hal ini sesuai ketentuan pelaksanaan PTM dan simulasi pada masa pandemi. Dia menyebut belum ada kasus siswa terpapar Covid-19 saat mengikuti PTM maupun simulasi di sekolah.

“Kami berupaya dan berdoa jangan sampai ada siswa yang terinfeksi Covid-19 saat pelaksanaan PTM secara terbatas dan simulasi. Sehingga, jumlah siswa dan ruang kelas bisa ditambah menjadi 50 persen,” ujar dia.

Baca juga: Anak 12 Tahun ke Atas di Sukoharjo Mulai Disasar Vaksinasi Covid-19

Mantan Kepala SMAN 1 Sukoharjo itu menjelaskan pelaksanaan PTM secara terbatas dan simulasi di sekolah berlangsung dua pekan hingga Sabtu (25/9/2021).

Selanjutnya, pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo mengevaluasi pelaksanaan PTM secara terbatas dan simulasi di sekolah selama sepekan mulai 27 September-2 Oktober.

Batas Maksimal Siswa

Apabila satgas memberikan rekomendasi maka jumlah siswa ditambah menjadi maksimal 50 persen dari total jumlah siswa mulai 4 Oktober 2021.

“Sekarang jumlah siswa yang mengikuti PTM terbatas dan simulasi maksimal 33 persen. Kami menunggu hasil koordinasi dengan satgas ihwal pelaksanaan PTM secara terbatas dan simulasi di sekolah,” tutur dia.

Baca juga: 3 Bulan Tutup, Objek Wisata di Sukoharjo Belum Boleh Buka

Orang tua siswa SMPN 1 Sukoharjo, Ratnaningsih, meminta agar pemerintah mempercepat vaksinasi Covid-19 bagi pelajar yang mengikuti PTM secara terbatas dan simulasi di sekolah. Ratna merespons positif langkah pemerintah dengan melaksanakan PTM secara terbatas dan simulasi di sekolah.

Namun demikian, kegiatan belajar mengajar di sekolah harus dibarengi dengan percepatan vaksinasi bagi pelajar.

“Vaksinasi dengan target sasaran anak berusia 12 tahun ke atas di Sukoharjo tertinggal dibanding daerah lain. Padahal, PTM dan simulasi telah berjalan hampir dua pekan. Vaksinasi harus dikebut agar para orang tua siswa tak khawatir anaknya terpapar Covid-19,” kata dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Akan Berusia 76 Tahun, Ini Keinginan Terpendam Ratu Keroncong Solo

Waldjinah akan genap berusia 76 tahun pada 7 November 2021 mendatang. Oleh anaknya Waldjinah tak boleh lagi bernyanyi untuk komersial.

Wow! 2 Arca Ditemukan di Candi Sirih Sukoharjo

Tim peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan arca wisnu dan arca agastya saat proses eksvakasi lanjutan di situs bersejarah Candi Sirih Sukoharjo.

Pamsimas Gagal, Warga Tiga Desa di Sragen Alami Krisis Air Bersih

Tiga Desa di tiga Kecamatan di Sragen alami krisis air bersih karena kekeringan. Mereka mengandalkan bantuan air bersih dari Pemkab Sragen untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Rektor ISI Surakarta Mewisuda 278 Mahasiswa pada Gelombang II 2021

Rektor ISI Surakarta, I Nyoman Sukerna, mewisuda 278 orang mahasiswa lulusan program sarjana, magister, dan doktor pada Jumat (15/10/2021).

Minibus Angkut 8 Penumpang Asal Demak Ngglondor di Matesih

Tak kuat menanjak di jalur menuju Candi Sukuh, minibus yang mengangkut rombongan dari Demak ngglondor dan terguling.

Kisah Beras Delanggu yang Kini Tinggal Nama

Beras Delanggu kini tinggal nama brand. Tidak ada petani di Delanggu, Klaten, yang menanam beras raja lele yang dikenal pulen dan enak.

Sayangkan Komentar Rudy Soal Celeng, Dencis: Seharusnya Menyejukkan

Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng), Denny Nurcahyanto, menilai pernyataan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memperkerus suasana.

Kata Dencis Soal Sanksi Kader yang Dukung Ganjar Pranowo

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Denny Nurcahyanto, menyebut pihaknya tak berhak memberikan sanksi bagi kader yang melanggar instruksi partai.

Rem Blong, Mobil 5 Penumpang Nyungsep ke Parit di Tawangmangu

Mobil Honda Mobilio hilang kendali dan nyungsep di parit setelah diduga mengalami rem blong di Tawangmangu. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Dilantik, Asproksi Jateng Komitmen Pasarkan Produk Kesehatan Lokal

Pengurus Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) Jateng dilantik. Mereka berkomitmen untuk mendukung pemasaran produk kesehatan lokal.

Hari Pangan Sedunia, Perpadi Bagikan Beras Gratis ke Warga Delanggu

DPC Perpadi Klaten membagikan 800 paket beras secara gratis kepada warga terdampak pandemi Covid-19 di Kecamatan Delanggu, Sabtu (16/10/2021) sebagai rangkaian memperingati Hari Pangan Sedunia.

3 Desa di Sukoharjo Gelar Pilkades Antarwaktu, Ini Tahapannya

Ketiga desa yang melaksanakan pilkades antarwaktu yakni Desa Gedangan di Kecamatan Grogol, Desa Trosemi di Gatak, dan Desa Puhgogor di Bendosari.

Geger, Pengunjung Meninggal Saat Belanja di Pasar Jungke Karanganyar

Seorang warga Tasikmadu, Karanganyar, meninggal mendadak saat berbelanja di Pasar Jungke. Korban sempat terjatuh sebelum meninggal dunia.

Sabar Dulu, Pengumuman Hasil Ujian SKD CPNS Sukoharjo Tunggu Ini

Ujian SKD CPNS Sukoharjo sudah selesai dilaksanakan, namun terkait jadwal pengumuman masih menunggu informasi lebih lanjut dari panitia pusat.

Siap-siap! Ada Pemadaman Listrik di Boyolali Hari Ini (16/10/2021)

Berikut jadwal pemadaman listrik di Boyolali hari ini, Sabtu (16/10/2021) yang berlangsung selama lima jam. Ini daerah yang terdampak.

Aturan Baru! Jagong dan Berwisata di Sukoharjo Syaratnya Sudah Vaksin

Pemkab Sukoharjo mensyaratkan wajib sudah divaksin bagi warga yang hendak menggelar dan menghadiri hajatan serta masuk ke tempat wisata.