PROGRAM CSR : Sebanyak 460 Pasien Kurang Mampu Dapat Bantuan Sido Muncul
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara simbolis menyerahkan bantuan dari PT Sido Muncul tbk kepada Direktur Utama RSUP dr. Kariadi Semarang, Bambang Wibowo di Semarang, Jumat (19/6/2015). (JIBI/Solopos/Insetyonoto)

Program CSR dari PT Sido Muncul Tbk berupa pemberian bantuan kepada pasien kurang mampu. 

Solopos.com, SEMARANG-Sebanyak 460 pasien kurang mampu di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi Semarang dan RS Panti Wiloso Semarang mendapatkan bantuan biaya hidup dari PT Sido Muncul Tbk dan Barlico Farma.

Penyerahan bantuan dana senilai Rp260 juta, masing-masing untuk RSUP dr. Kariadi Rp210 juta dan RS Panti Wiloso senilai Rp50 juta dilakukan Komisaris Utama PT Sido Muncul, Sigit Hartoyo kepada Direktur Utama RSUP dr Kariadi Bambang Wibowo di Jumat (19/6/2015) sore. Sedang bantuan untuk RS Panti Wiloso diserahkan Direktur PT Sido Muncul David Hidayat kepada Direktur RS Panti Wiloso Daniel.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Direktur Utama Sido Muncul, Irwan Hidayat.
Irwan Hidayat mengatakan bantuan hidup bagi pasien kurang mampu untuk meringankan biaya hidup bagi pasien selama masa pengobatan di rumah sakit.

Pasalnya ada beberapa pasien kurang mampu dari daerah yang dirujuk untuk melakukan pengobatan ke rumah sakit di kota besar seperti Semarang sehingga membutuhkan tambahan biaya hidup.

”Melalui bantuan ini berharap dapat mengurangi beban dan biaya hidup pasien serta keluarganya,” katanya.
Bantuan biaya hidup bagi pasien kurang mampu merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang baru dari Sido Muncul dan Berlico Farma.

Program yang kali pertama diluncurkan di RS dr. Sardjito Jogja ini juga akan dilakukan di kota-kota besar lainnya di Indonesia antara lain Surabaya, Banjarmain, Jakarta, dan Bandung.

Selain untuk pasien tidak mampu, program bantuan gaya hidup juga diberikan kepada 3.700 karyawan Sido Muncul juga dirawat di rumah sakit bekerja sama dengan Keuskupan Agung Semarang.

”Kami menanggung biaya iuran senilai Rp80.000 per tahun per karyawan. Bila karyawan dirawat di rumah sakit mendapat bantuan biaya hidup Rp100.000 per hari selama 90 hari,” ungkap Irwan.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan apresiasi kepada Sido Muncul yang peduli terhadap pasien kurang mampu dengan memberikan bantuan biaya hidup. ”Mudah-mudah ini bisa menginspirasi perusahaan lain, untuk mengikuti langkah Sido Muncul ikut membantu biaya hidup keluarga pasien kurang mampu yang dirawat di rumah sakit,” harap Gubernur.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom