Agus Saparno Hidup untuk Sepak Bola

Ketua Pembinaan Usia Dini Asosiasi Kota (Askot) PSSI Solo dan Ketua Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Korwil Jawa Tengah, Agus Saparno. - Dokumentasi Pribadi.
08 Maret 2019 15:05 WIB Ivan Andimuhtarom Profil Share :

Solopos.com, SOLO - Agus Saparno, 59, punya kecintaan yang besar kepada sepak bola. Kini, pada masa pensiunnya, Agus konsentrasi mengembangkan talenta lokal. Lelaki yang pensiun dari RRI Solo sejak 1 September 2017 itu kini dipercaya menjadi Ketua Pembinaan Usia Dini Asosiasi Kota (Askot) PSSI Solo. Ia juga dipercaya menjadi Ketua Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Korwil Jawa Tengah.

Agus sebenarnya pernah menekuni atletik yaitu lompat jauh dan lompat tinggi. Pada 1973, Agus menjadi juara di eks-Karesidenan Surakarta dan maju ke Jawa Tengah. Ia juga pernah menekuni voli. Namun, ia paling bahagia bermain sepak bola. Melalui sepak bola Agus diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Monumen Pers Nasional Solo pada 1983. Di sana, ia memperkuat Monas Putra di era Kompetisi Galakarya. Di klubn itu ia pernah bermain bersama Sukisno (mantan pemain Arseto) dan Bambang Nugroho.

Sebelumnya, alumnus Sekolah Teknik (ST) 3 Solo tersebut pernah memperkuat tim internal Persis Solo, HWM. Lelaki yang berposisi sebagai stopper itu pernah pula memperkuat Persis saat bermain untuk perserikatan. Saat Departemen Penerangan dibubarkan pada era Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur), warga Purwonegaran, RT 002/RW 006, Sriwedari, Laweyan, Solo tersebut dipindahtugaskan ke RRI Solo. “Waktu Arseto tiba di Solo, saya masuk ke jajaran manajemen. Jadi saya kenal secara pribadi dengan Danurwendo,” ujarnya saat berbincang dengan Espos di rumahnya, Jumat (1/3).

Setelah Arseto bubar, Agus kembali ke klub lamanya, HWM, untuk mengembangkan tim. Kini, ia tercatat menjadi pengelola klub yang berlaga di Divisi II tersebut. Agus juga dipercaya menjadi bagian dari manajemen Pelita Solo dan Persijatim saat kedua klub profesional itu berkandang di Solo era tahun 2000-an.

Pengalamannya masuk dalam manajemen tim-tim top di Kota Solo membuatnya mendapat kepercayaan sebagai Ketua BLiSPI) Korwil Jawa Tengah sejak empat tahun lalu. Ia juga dipercaya menjadi Koordinator Jateng Liga Pekerja Indonesia 2018. “Setelah pensiun, saya memiliki banyak kesibukan sehingga tidak sepi. Sekarang saya ikut mengelola SSB New Pelita Solo. Mereka ini bibit pemain masa depan Solo,” kata dia.