Pimpin BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto Biasa Ronda Antisipasi Bencana

Kepala BPBD Sukoharjo, Sri Maryanto. - Istimewa / Dok. Pribadi
07 Februari 2019 04:00 WIB Indah Septiyaning Wardhani Profil Share :

Solopos.com, SOLO -- Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Soloraya belakangan ini membuat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Sri Maryanto semakin meningkatkan kewaspadaan. Karakteristik wilayah Sukoharjo sebagian wilayah berada di perbukitan sehingga rawan longsor. Wilayah lain juga menjadi daerah aliran Bengawan Solo yang rawan bencana banjir. Kondisi ini membuat pria kelahiran Sukoharjo, 2 Februari 1967 itu selalu siaga.

Sejak menjabat Kepala BPBD pada Juli 2018 lalu, Sri Maryanto memetakan daerah rawan bencana di Kabupaten Makmur.  Bahkan di musim penghujan ini dirinya selalu mengingatkan warga di daerah rawan banjir akan ancaman banjir. Ronda malam hingga keliling kampung juga selalu dikerjakannya setiap kali hujan deras untuk mengetahui kondisi yang ada.

Handphone standby 24 jam penuh. Saya juga kontak-kontakan dengan BPBD Wonogiri maupun Klaten untuk memantau di sana hujan atau tidak. Jadi sudah siaga banjir,” katanya kepada Solopos.com, Minggu (3/2/2019).

Baginya, jabatan Kepala BPBD adalah amanah yang diberikan kepadanya. Bapak satu putra ini selalu menikmati pekerjaannya dengan ikhlas. Dirinya kerap pulang tengah malam terkait tugasnya. Beruntung keluarga memberi dukungan penuh terhadapnya. Dia berharap selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Selain itu pihaknya terus menekankan kepada masyarakat untuk terus menjalin kebersamaan dan kegotong-royongan satu sama lain. Hal itu selalu disampaikannya dalam setiap berbagai kesempatan sehingga jika datang bencana bisa saling bantu membantu satu sama lain.