Profil Bupati Pemalang yang Ditangkap KPK

Berikut profil Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan atau OTT atas dugaan kasus suap.

 Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan atau OTT. (Instagram @masagungbupatine)

SOLOPOS.COM - Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, yang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan atau OTT. (Instagram @masagungbupatine)

Solopos.com, SEMARANG — Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Berikut profil Bupati Pemalang yang ditangkap KPK atas dugaan kasus suap dalam pengadaan barang dan jasa, serta jabatan.

Mukti Agung Wibowo, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Pemalang periode 2021-2025 dikabarkan terjaring OTT KPK saat berada di Jakarta, Kamis (11/8/2022) malam. Ia kabarnya ditangkap di kompleks Gedung DPR bersama beberapa pejabat lain Kabupaten Pemalang.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Bupati Pemalang yang ditangkap KPK ini sebenarnya memiliki profil yang cukup kuat dalam kancah politik di Jawa Tengah (Jateng). Ia merupakan adik dari Bupati Brebes saat ini, Idza Priyanti, dan kakak dari Wali Kota Tegal periode 2008-2013, Ikmal Jaya.

Mukti Agung Wibowo lahir di Tegal, 2 Oktober 1976. Sebelum menjabat sebagai Bupati Pemalang, Mukti dikenal sebagai pengusaha Perusahaan Otobus (PO) Dewi Sri.

Alumnus Universitas Trisakti dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini sebelumnya juga sempat menjabat sebagai Wakil Bupati Pemalang periode 2011-2016. Kala itu, ia terpilih sebagai wakil bupati berpasangan dengan Junaedi.

Baca juga: Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Ganjar Instruksikan Ini ke Pemkab

Namun pada Pilkada 2015, Mukti mencalonkan diri sebagai Bupati Pemalang berpasangan dengan Afifudin. Akan tetapi, pada Pilkada 2015 ia kalah dari pasangan petahana, Junaedi, yang berpasangan dengan Martono.

Pada Pilkada 2020, Mukti kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Pemalang berpasangan dengan Mansur Hidayat. Pasangan ini diusung Partai Gerindra dan PPP.

Pada Pilkada 2020 ini, Mukti Ari Wibowo yang kini telah ditangkap KPK mampu mengalahkan lawan-lawannya untuk menduduki posisi Bupati Pemalang. Pasangan ini memenangi pilkada dengan perolehan 338.905 suara.

Baca juga: Bupati Pemalang Dikabarkan Kena OTT KPK, Begini Reaksi Ganjar

Berikut profil lengkap Bupati Pemalang, Mukti Ari Wibowo, yang ditangkap KPK dalam OTT di Jakarta, Kamis malam:

Riwayat Pendidikan

  • SD Ikhsaniyah 02 Kota Tegal (1983-1989)
  • SMP Negeri 2 Tegal (1989-1992)
  • SMA PPMI Assalam Surakarta (1992-1996)
  • S1 Universitas Trisakti Jakarta (1996-2002)
  • S2 Universitas Diponegoro Semarang (2013-2015)

Riwayat pekerjaan

  • SWA Mitra Dewi Sri (2006-2010)
  • PO Dewi Sri (2002-sekarang)
  • Wakil Bupati Pemalang (2011-2016)
  • Bupati Pemalang (2021- sekarang)

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Setahun, 2.800 Tenaga Honorer di Cilacap Diangkat Jadi ASN

      Sebanyak 2.800-an tenaga honorer di lingkungan Pemkab Cilacap telah diangkat sebagai ASN, baik CPNS maupun PPPK, dalam kurun waktu 2021-2022.

      Geger, Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Dekat Gereja di Jepara

      Penemuan mayat bayi di lingkungan gereja di Desa Welahan, Jepara, menimbulkan misteri terkait sosok pembuangnya.

      Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Kompleks Karaoke Cumpleng Indah Blora Ditutup

      Pemerintah Kabupaten Blora resmi menutup kompleks hiburan malam karaoke Cumpleng Indah karena diduga menjadi praktik prostitusi.

      Menipis, Stok Vaksin Covid-19 di Semarang Tinggal 198 Dosis

      Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang menyebut stok vaksin Covid-19 kian menipis dan tinggal tersisa untuk memenuhi kebutuhan selama 1-2 hari.

      Ratusan Warga Pekalongan Terserang DBD, 2 Meninggal

      Sebanyak 155 orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) terserang DBD pada tahun ini, di mana dua di antaranya mengalami kematian.

      Korban Cabut Laporan, Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Salatiga Disetop

      Pratu RW, anggota TNI di Salatiga yang menjadi korban pengeroyokan lima preman mencabut laporannya ke polisi.

      45 Perempuan di Jateng Jadi Korban KDRT, Paling Banyak dari Semarang

      Sebanyak 45 perempuan di Jawa Tengah (Jateng) mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam kurun dua tahun terakhir.

      Bolos, 6 Siswa Terjaring Operasi Satpol PP saat Nongkrong di Warung

      Sebanyak enam siswa di Kota Salatiga, Jawa Tengah terjaring operasi pelajar yang dilakukan Satpol PP pada Kamis (6/10/2022).

      Banyak WP Nunggak, Piutan Pajak di Semarang Capai Rp590 Miliar

      Piutang pajak di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sejak 2017 mencapai Rp590 miliar.

      4 Budaya asli Jepara Diusulkan Jadi Warisan Tak Benda, Ini Ragamnya

      Pemerintah Kabupaten Jepara mendaftarkan empat karya budaya sebagai warisan budaya tak benda, salah satunya seni ukir macan kurung.

      BNN Jateng Sita Aset Bandar Narkoba, Ada Rumah di Semarang

      BNN Provinsi Jawa Tengah atau Jateng menyita sebuah rumah di kawasan Green Wood, Kota Semarang, yang merupakan aset milik bandar narkoba.

      Dahsyat Letusan Paku Tanah Jawa Gunung Tidar, Konon Kubur Candi Borobudur

      Letusan Gunung Tidar, sang paku Tanah Jawa diduga pernah menimbun Candi Borobudur selama ratusan tahun, bukan Gunung Merapi.

      Patut Dicoba, Ini 4 Rekomendasi Tempat Kuliner Kepala Manyung di Semarang

      Berikut rekomendasi empat tempat kuliner yang menyajikan kepala ikan manyung di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

      Dulu Kawasan Santri, Semarang Tengah Bakal Jadi Pusat Wisata Sejarah Islam

      Pemerintah Kota Semarang berencana membangun kawasan Kecamatan Semarang sebagai pusat wisata sejarah Islam.

      BNN Jateng Sita Rumah di Semarang Diduga Hasil Bisnis Narkoba

      BNN Provinsi Jawa Tengah menyita sebuah rumah di Perumahaan Greenwood, Kota Semarang karena diduga dibeli dari uang hasil bisnis narkoba.