Profil Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia yang Pernah 2 Kali Huni Penjara

Pada tahun 1999, Anwar Ibrahim divonis hukuman penjara untuk tuduhan korupsi dan sodomi.

 Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Perdana Menteri Malaysia era 1990-an Anwar Ibrahim resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia ke-10, Kamis (24/11/2022).

Ia dilantik oleh Raja Yang di-Pertuan Agung Malaysia, Sultan Abdullah, Kamis sore waktu Malaysia.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Sultan Abdullah menyetujui penunjukan tersebut sesuai dengan Pasal 40 ayat (2) poin (a) dan Pasal 43 ayat (2) poin (a) Konstitusi Federal.

Berikut profil Anwar Ibrahim seperti dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Kamis.

Baca Juga: Anwar Ibrahim Resmi jadi Perdana Menteri Malaysia

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bernama lengkap Datuk Seri Haji Anwar bin Ibrahim.

Ia lahir pada 10 Agustus 1947 atau saat ini berusia 75 tahun.

Pelantikannya sebagai PM Malaysia merupakan penantian panjang setelah Anwar berada di blok oposisi selama bertahun-tahun sejak ia diberhentikan dari UMNO oleh Mahathir Mohamad pada 1998.

Baca Juga: Anwar Ibrahim dan Muhyiddin Yassin Berebut Kursi PM Malaysia

Setelah berseteru dengan Mahathir, Anwar Ibrahim lantas membentuk partai baru bernama Partai Keadilan Rakyat (PKR) sebagai langkah awal reformasi di Malaysia.

Anwar muda memulai karier politiknya sebagai anggota Organisasi Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO).

Ia pernah bersinar dengan menjadi Wakil Perdana Menteri Malaysia di bawah pimpinan Perdana Menteri Mahathir Mohamad sebelum akhirnya dua karib itu menjadi musuh bebuyutan.

Baca Juga: UMNO Janji Patuhi Raja Malaysia, tapi Tolak Muhyiddin Yassin

Pada tahun 1999, Anwar Ibrahim divonis hukuman penjara untuk tuduhan korupsi dan sodomi.

Mahkamah Federal Malaysia kemudian membatalkan semua vonis atasnya dan Anwar dibebaskan dari penjara pada tahun 2004.

Setelah dipecat dari UMNO, ia mendirikan Partai Keadilan Rakyat, sebuah partai oposisi di Malaysia, dan memimpin koalisi oposisi Pakatan Rakyat dan Pakatan Harapan.

Baca Juga: Pemilu Hadapi Kebuntuan, Sultan Malaysia Beri Ultimatum

Dari 2015 hingga 2018, Anwar Ibrahim kembali dipidana penjara atas vonis sodomi lainnya.

Ia dibebaskan pada tahun 2018.

Setelah koalisi yang ia pimpin memenangkan kursi terbanyak di Parlemen pada pemilihan umum Malaysia 2022, ia diangkat menjadi Perdana Menteri Malaysia ke-10 pada tanggal 24 November 2022.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      KPK: Bupati Bangkalan Diduga Mematok Tarif hingga Rp150 Juta untuk Satu Jabatan

      Bupati Bangkalan R. Abdul Latif diduga mematok tarif Rp50 juta hingga Rp150 juta untuk lelang satu jabatan di Pemkab Bangkalan.

      KPK Tahan Bupati Bangkalan karena Diduga Terima Uang Suap Rp5,3 Miliar

      KPK menahan enam tersangka dalam kasus suap jabatan yang melibatkan Bupati Bangkalan.

      Mendagri Tito Karnavian Bantah Kepulauan Widi Boleh Dijual ke Asing

      Pemerintah menyambut minat investor untuk mengelola sumber daya yang terdapat di pulau-pulau kecil.

      Pengamat Yakin PAN bakal Duetkan Ganjar-Erick Thohir di Pilpres 2024

      Sinyal PAN bakal menduetkan Ganjar dan Erick Thohir berulangkali tampak dari sejumlah pernyataan petinggi partai tersebut.

      Terpilih secara Aklamasi, Gus Nabil Kembali Pimpin Pagar Nusa

      Gus Nabil kembali memimpin Pagar Nusa terpilih secara aklamasi setelah unggul dalam pemungutan suara pada tahap pencalonan.

      3 Jenazah Tukang Ojek Korban KKB Papua Dievakuasi ke Jayapura

      Jenazah ketiga korban yang berprofesi sebagai pengemudi ojek itu sudah dievakuasi ke Jayapura dan selanjutnya dikirim ke kampung halamannya di Muna, Sulawesi Tenggara untuk dimakamkan.

      GP Ansor Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung

      Menurut GP Ansor, terorisme harus dibasmi hingga ke akar-akarnya.

      5 Kebohongan Ferdy Sambo di Sidang menurut Bharada Richard Eliezer

      Kesaksian Sambo mendapatkan bantahan keras dari Bharada Richard Eliezer karena menurutnya diliputi kebohongan.

      Hukum Islam: Pelaku Bunuh Diri Kekal dengan Siksaan di Neraka

      Dalam pandangan Islam, bom bunuh diri merupakan tindakan yang diharamkan dan masuk kategori dosa besar.

      Bomber Mapolsek Tewas Seketika, Aiptu Sofyan Gugur dengan Luka di Leher

      Agus Sujatno tewas seketika dalam kondisi tubuh terpisah menjadi tiga bagian.

      Pahlawan, Aiptu Sofyan Selamatkan Rekan dari Bom Bunuh Diri di Mapolsek

      Sofyan adalah polisi yang menghalau Agus Sujatno saat mantan napi teroris itu hendak merangsek masuk ke Mapolsek Astanaanyar, Rabu (7/12/2022) pagi.

      Pemain Maroko Bersujud Usai Depak Spanyol, Begini Sujud Syukur Menurut Islam

      Pemain Tim Nasional Maroko merupakan salah satu tim yang paling banyak melakukan sujud syukur di lapangan.

      Tok! Pemerkosa 5 Anak Kandung dan 2 Cucu Divonis Penjara Seumur Hidup

      Para korban yang merupakan darah dagingnya sendiri itu dirudapaksa sejak mereka masih berusia di bawah lima tahun.

      Bantah Richard Eliezer, Ferdy Sambo Klaim Tak Ingin Yosua Dibunuh

      Ferdy Sambo menegaskan dirinya hanya memerintahkan Richard Eliezer untuk menghajar Brigadir Yosua dan bukan menembaknya.

      Jadi Korban Bom Bunuh Diri di Mapolsek, Aiptu Sofyan Dimakamkan Rabu Sore

      Aiptu Anumerta Sofyan wafat sekitar pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit Immanuel Bandung, sekitar dua jam setelah peristiwa ledakan bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar.