Tutup Iklan

PROFESIONALISME WARTAWAN : PWI Berharap Kompetensi Berimplikasi Kesejahteraan Wartawan

PROFESIONALISME WARTAWAN : PWI Berharap Kompetensi Berimplikasi Kesejahteraan Wartawan

SOLOPOS.COM - Kartun ilustrasi wartawan abal-abal. (dewanpers.or.id)

Profesionalisme yang telah teruji melalui uji kompetensi wartawan diharapkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI} berimplikasi terhadap kesejahteraan para jurnalis itu.

Solopos.com, SEMARANG — Ketua Bidang Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Sasongko Tedjo berharap profesionalisme yang sudah teruji dalam uji kompetensi wartawan (UKW) berimplikasi pada kesejahteraan para jurnalis itu.

Oleh karena itu, Sasongko di Kota Semarang, Jumat (13/10/2017), mengharapkan paling lambat 2019 sudah ada peraturan Dewan Pers tentang kewajiban perusahaan pers mempekerjakan wartawan bersertifikat kompetensi. Dalam penentuan tunjangan profesi wartawan, menurut Sasongko, perusahaan pers bisa mengacu pada jenjang sertifikat kompetensi wartawan, yakni muda, madya, dan utama.

[Baca juga Sumber Berita Lebih Tenang Jika Wartawan Kompeten]

Selain itu, lanjut Sasongko, Dewan Pers mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat agar tidak melayani wartawan yang tidak bersertifikat. “Dahulu semua orang bisa mengaku wartawan atau dengan mudah menjadi wartawan. Sekarang hal itu tidak bisa lagi karena nanti hanya wartawan yang telah memiliki sertifikat kompetensi wartawan yang boleh menjalankan profesi ini,” katanya.

Hal itu sama dengan profesi lain, seperti guru, pengacara, dokter, dan sebagainya, kata Sasongko menjawab pertanyaan Kantor Berita Antara terkait dengan rencana PWI Provinsi Jawa Tengah yang akan mengadakan uji kompetensi wartawan (UKW) di Gedung Pers, Semarang, Sabtu-Minggu (20-21/10/2017).

Sasongko menyebutkan anggota PWI yang sudah mengikuti UKW sekitar 8.000 orang. Pencapaian ini sangat membanggakan karena dengan adanya standar kompetensi wartawan, wartawan akan makin bermartabat dan lebih profesional.

Ia menekankan bahwa standar kompetensi wartawan tidak hanya mengacu pada aspek keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga pada sikap dan etika profesi. Bahkan, untuk jenjang utama juga dinilai leadership-nya.

Di lain pihak, standardisasi wartawan terus dibarengi dengan standardisasi perusahaan media dan organisasi wartawan. Hal ini, kata Sasongko, untuk menjawab tuntutan profesionalisme pers setelah mendapatkan kebebasan, sebagaimana amanat UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Dua Juru Parkir Liar di Kota Madiun Diringkus Polisi

Dua juru parkir liar ditangkap Polres Madiun Kota dalam pemberantasan aksi premanisme dan pungli.

Duh! Petani Tembakau di Klaten Terancam Gagal Panen Gara-Gara Cuaca Tak Menentu

Sejumlah petani tembakau di Klaten dilanda kegalauan. Cuaca yang tak menentu mengakibatkan tanaman tembakau tak tumbuh secara optimal.

Isolasi Lokal di Gedawung Baturetno Wonogiri Selesai, Warga Siraman Pakai Air Kendi

Isolasi lokal yang diterapkan di Dusun Gedawung, Desa Saradan, Kecamatan Baturetno, Wonogiri telah selesai, Selasa (22/6/2021).

Lezatnya Suboli Pizza, Pizza Susu Khas Boyolali

Di Boyolali, terdapat kuliner khas yakni pizza susu dan dikenal dengan nama Suboli Pizza. Makanan ini biasanya dijual di Jl Pandan Arang, Boyolali.

Warga Kerja Bakti Bersihkan Makam di Mojo, Kapolresta: Budaya Wong Solo!

Jajaran Polresta Solo, TNI, dan Ormas membersihkan dan memperbaiki makam di TPU Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (23/6/2021).

Soal Perizinan Sekolah, Ini Kata Kepsek Bocah Perusak Makam di Mojo Solo

Pihak Kuttab atau lembaga pendidikan dasar tempat 10 anak yang merusak makam di Mojo, Solo, mengatakan sudah mengajukan perizinan sekolah kepada Kemenang.

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Tugurejo Semarang Akhirnya Dirikan Tenda Darurat

RSUD Tugurejo mulai kehabisan ruang isolasi pasien Covid-19 sejalan membeludaknya pasien. Mereka kini mendirikan tenda darurat untuk menampung pasien.

10 Bocah Merusak Makam di Mojo Solo, Ini Penjelasan Sekolah

Pihak sekolah tempat 10 bocah pelaku perusakan makam di Solo membantah mengajarkan intoleransi.

Pegawainya Terpapar Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Dilockdown

Kantor Imigrasi Madiun ditutup sementara karena seorang pegawainya positif Covid-19. Kantor akan buka kembali pada Senin (28/6/2021).

Solusi Atasi Sampah, PLN Beli Listrik dari PLTSa Terbesar Se-Jateng di Solo

PT PLN membeli energi hijau yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Solo yang terakumulasi di TPA Putri Cempo,

Tips Pilih Perabotan Agar Apartemen Minimalis Bisa Terlihat Luas

Memilih furnitur yang tepat untuk apartemen minimalis menjadi salah satu opsi agar tempat tinggal terasa luas.

Alhamdulillah, Hasil PCR 2 Kali Negatif, Wali Kota Salatiga Sembuh dari Covid-19

Wali Kota Salatiga dinyatakan sembuh dari Covid-19, namun istri dan anaknya masih positif.