Produsen Bakso Ayam Tiren di Bantul Sehari Bikin 30 Kg

Prosuden bakso ayam tiren di Bantul diperkirakan memproduksi 30 kg daging per hari.

 Ilustrasi bakso. (Solopos.com/Chelin Indra Sushmita)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bakso. (Solopos.com/Chelin Indra Sushmita)

Solopos.com, BANTUL — Kasus peredaran bakso berbahan daging ayam tiren di Kabupaten Bantul, DIY, terungkap. Aparat kepolisian Bantul menggerebek rumah produksi yang diduga membuat bakso tersebut di Dusun Ponggok 2, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, digerebek polisi, Jumat (21/1/2022) siang.

Penggerebekan itu dibenarkan Kepala Dusun Ponggok, Fajar Gunadi. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (21/1/2022) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.

PromosiJejak Pabrik Serat Nanas Pemasok Eropa di Mojogedang Karanganyar

Saat itu polisi mendatangi rumah milik warga Dudun Ponggok 2 berinisial MH, 53, dan istri AH, 51. Keduanya juga turut ditangkap dan dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca juga: Waduh! Bakso Ayam Tiren Bantul Dijual ke Pasar di Jogja, Ini Lokasinya

Menurut keterangan MH dan AH kepada polisi, kata Fajar, produksi bakso yang diduga berbahan daging ayam tiren tersebut sudah berlangsung sejak lima tahun lalu atau tepatnya 2018. Bakso ayam hasil produksi tersebut selama ini dijual di berbagai pasar di Kota Jogja.

Sementara ayam tiren yang diperoleh MH dan AH diduga dari wilayah Bantul. Fajar mengaku selama ini pihaknya tidak mengetahui jika ada warganya yang membuat bakso dari daging ayam tiren.

“Selamai ini warga tahunya tempat itu memproduksi bakso seperti biasa [bukan dari daging ayam tiren]. Per hari bisa produksi 30 kg,” ujar Fajar.

Baca juga: Bakso Ayam Tiren Dibuat di Bantul, Polisi Gerebek Rumah Produksi

Sementara itu, Kapolsek Pleret, AKP Tukirin, membenarkan pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap MH dan AH, warga Ponggok, atas dugaan produksi bakso berbahan ayam tiren. Namun ia menyatakan kasus tersebut langsung ditangani oleh Polres Bantul.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Archye Nevadha, saat dihubungi juga membenarkan terkait kasus tersebut, “Iya masih dalam pemeriksaan, masih dilakukan pemeriksaan,” kata Archye. Pihaknya akan merilis kasus tersebut pada Senin (24/1/2022) besok.

Archye tidak menampik penggerebekan itu terkait dengan produksi bakso berbahan ayam tiren yang telah diproduksi selama lima tahun. “Hari Senin nanti kita rilis sama barang buktinya, sama baksonya, sama ayam tirennya,” ujar Archye.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

+ PLUS Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

Surakarta atau Solo sempat menjadi tempat tinggal bandar candu atau opium raksasa yang sanggup memasok dan menguasai hampir perdagangan candu di seluruh Pulau Jawa, sekitar 1860-an, dimana kala itu, menghisap candu menjadi hal wajar dan legal.

Berita Terkini

3 Warga Sleman Tewas Tenggak Miras, Pembuatnya Ditetapkan Tersangka

Pasangan suami istri di Sleman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya tiga orang setelah meminum miras oplosan.

Tenggak Miras Oplosan, 3 Warga Sleman Tewas

Tiga warga Sleman tewas setelah menenggak minuman keras oplosan.

Masih Siaga! Selama 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan Lava Pijar 10 Kali

Gunung Merapi tercatat mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak 10 kali selama periode pengamatan Kamis (19/5/2022) pukul 00.00 WIB sampai 06.00 WIB.

Rumah Tempat Syuting Film KKN Desa Penari Kini Kosong, Angker Gak?

Beberapa rumah yang menjadi lokasi tempat syuting film KKN Desa Penari di Gunung Kidul, DIY.

Bakpia Kukus Dinggap Bukan Kuliner Khas Jogja, Sepakat?

Bakpia kukus dianggap bukan termasuk kuliner khas Jogja, mengapa demikian?

Terbentur Aturan Usia, 27 Lansia Asal Sleman Batal Berangkat Haji

Sebanyak 27 calon haji asal Kabupaten Sleman tidak bisa diberangkatkan ke Tanah Suci pada tahun ini karena terkendala aturan batas umur dari pemerintah Arab Saudi.

1,2 Juta Pekerja di Yogyakarta Belum Terkover BPJS Ketenagakerjaan

Jumlah pekerja informasi maupun formal di DI Yogyakarta yang belum terkover BPJS Ketenagakerjaan mencapai 1,2 juta orang.

Kenapa di Jogja Tidak Ada Angkot? Ini Alasannya

Jumlah angkot yang beroperasi di Jogja setiap tahun mengalami penurunan.

Jadi Tempat Syuting KKN di Desa Penari, Warga Ketiban Rezeki Nomplok

Warga di Ngluweng, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Gunungkidul, seperti ketiban rezeki nomplok saat kampung mereka dijadikan lokasi syuting film KKN di Desa Penari.

Bermodus Ajak Usaha Rental Mobil, Pria Ini Tipu Temannya Rp50 Juta

Seorang pria di Kulonprogo tipu temannya sendiri dengan modus mengajak usaha bersama di bidang rental mobil.

Lokasi Syuting Film KKN di Desa Penari Ternyata di Gunungkidul

Tempat syuting film KKN di Desa Penari ternyata di Ngluweng, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Gunungkidul.

Bus Rombongan Takziah Kecelakaan di Sleman, 1 MD & 26 Orang Luka-Luka

Bus rombongan takziah mengalami kecelakaan di Ring Road Utara, Kalurahan Baturaden, Kapanewon Gamping, Sleman, dan menyebabkan seorang penumpang meninggal.

Pemerintah Kota Jogja Siap Longgarkan Penggunaan Masker

Pemerintah Kota Jogja siap melonggarkan atau memberikan kebebasan bagi warganya untuk menggunakan masker di tempat terbuka.

Ngawur! Puluhan Spanduk Ilegal dan Membahayakan di Bantul Dibongkar

Puluhan spanduk yang dipasang secara ilegal di sejumlah titik di Kabupaten Bantul ditertibkan.

TPA Gunungkidul Menggunung, Setiap Hari Sampah yang Masuk Capai 50 Ton

Volume sampah yang masuk di Tempat Pembuanagn Akhir (TPA) sampah Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, mencapai 50 ton per hari.