Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (kanan), menerima kedatangan Kepala Disperindag Jateng, Arief Sambodo (kedua dari kiri) di Puri Gedeh, Kota Semarang, Kamis (7/3/2019). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) bakal memamerkan produk-produk unggulannya di dua negara Eropa, yakni Turki dan Moskow, Rusia. Hal itu disampaikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat menerima kunjungan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng, Arif Sambodo, di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Kota Semarang, Rabu (6/3/2019).

Ganjar mengaku sebenarnya Jateng mendapat undangan mengikuti tiga pameran internasional di Eropa. Selain di Moskow dan Turki, Jateng juga berhak menampilkan produk unggulannya di Salon De Gourment, Spanyol pada 8-11 April.

Namun, pameran di Spanyol hanya boleh menampilkan produk food and beverages, sehingga Jateng tak akan ikut serta. Sementara, pameran bertajuk 88th Izmir International Fair di Turki, pada 6-15 September yang akan menampilkan produk tekstil, dekorasi rumah, kopi, dan the, serta pameran di World Trade Center atau Crowne Plaza Krasnoprenenskaya di Mosko, pada 1 Agustus nanti, Jateng telah menyatakan keikutsertaannya.

"Moskow kita pilih karena mereka sangat tertarik terhadap produk-produk kita. Kita akan siapkan yang di Moskow dulu. Per hari ini sudah harus melakukan korespondensi untuk menawarkan produk kita. Jadi list of product, harga jumlah, kapasitas, dibuat dan minta bantuan Dubes yang di Rusia untuk menawarkan kesana," papar Ganjar dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Rabu.

Dikatakan, untuk Turki, Disperindag juga diminta melakukan korespondensi aktif sekaligus membuat list of product untuk dikirim melalui Dubes Turki di Indonesia. Spanyol sendiri tidak dipilih karena waktunya terlalu mepet.

Terkait produk yang akan dipamerkan maupun dijual, Ganjar menegaskan jika tekstil dari Semarang dan sekitarnya maupun wilayah Soloraya sudah juara. Untuk kopi dan teh, pihaknya pun mendorong agar produk dari UKM itu mendunia. Produk itu akan dibawa ke Moskow dan Turki agar ikut terdongkrak.

"Semua daerah di Jateng yang memiliki gunung ada kopi. Maka, saya tagih, mana kopimu, mana kacangmu. Termasuk pariwisata juga kita promosikan .Fokus kita lebih pada trade, tourism and investment (TTI). Di Turki dan Moskow akan kita sisipi promo destinasi wisata," tandasnya.

Ganjar juga meminta, Disperindag membuat desain kaos oblong bergambar destinasi wisata di Jateng, missal Candi Borobudur, dan lain-lain. Diikuti dengan kata-kata promosi destinasi wisata di Jateng berbahasa Moskow dan Turki.

Kepala Dinas Perundustrian dan Perdagangan Jateng, Arif Sambodo menambahkan, catatan sukses pada pameran di Moskow pada 2017 lalu, salah satunya yakni produk Jateng mendapat pembelian mencapai jutaan rupiah.

Salah satunya, yakni Yuam Roasted Coffee yang mendapatkan potensi pembelian untuk produk kopi robusta, arabica dan luwak mencapai US$241.000 atau sekitar Rp321 juta. Lalu ada PT Gunanusa Mandiri mendapat potensi pembelian untuk produk kacang tanah, mete, almond mencapai US$222.000 atau Rp2,9 miliar.

"Hingga saat ini, seluruh peserta masih melakukan kontak dagang dengan para buyer dengan sistem B to B. Realisasinya sampai 2018 terus mengalami peningkatan jumlah transaksi," jelasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten