Tutup Iklan
Polisi dan sukarelawan mengevakuasi jasad pria yang tersambar KA di Masaran, Sragen, Jumat (23/8/2019). (Istimewa/Polsek Masaran)

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang pria yang belum diketahui identitasnya -rombongan-pelayat-terperosok-di-tikungan-banyurip-jenar-sragen" title="Bus Rombongan Pelayat Terperosok di Tikungan Banyurip Jenar Sragen">tersambar kereta api (KA) Ranggajati rute Jember-Cirebon di Dukuh Margoyoso RT 45, Desa/Kecamatan Masaran, Sragen, Jumat (23/8/2019).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.14 WIB. Menurut keterangan saksi, Padi, 40, warga Tirtomoyo, Masaran, pria yang diduga seorang gelandangan itu berjalan di sekitar rel saat KA Ranggajati hendak melintas. 

Korban diduga tidak menyadari ada KA yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tubuh korban langsung terseret hingga sejauh 20 meter. Korban -motor-beronjong-truk-boks-nyemplung-ke-parit-di-taraman-sragen" title="Hindari Motor Beronjong, Truk Boks Nyemplung ke Parit di Taraman Sragen">meninggal dunia dengan luka parah di sekujur tubuhnya.

Kapolsek Masaran, AKP Agus Taruno, mengatakan polisi bersama Tim Inafis dan petugas medis meluncur ke lokasi sesaat setelah mendapat laporan. Polisi tidak menemukan kartu identitas di tubuh korban. 

Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian warga cokelat muda dan celana biru. Polisi bekerja sama dengan sejumlah relawan seperti SAR Poldes Sepat, PMI Sragen dan lain-lain mengevakuasi jasad -pergi-ke-rumah-anak-bungsu-kakek-kakek-sragen-ternyata-tenggelam-di-sumur" title="Dikira Pergi Ke Rumah Anak Bungsu, Kakek-kakek Sragen Ternyata Tenggelam di Sumur">korban. 

"Selanjutnya, korban dibawa ke Ruang Jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen," papar Agus Taruno.

Koordinator Lapangan (Korlap) SAR Poldes Sepat, Bambang Sugianto, mengatakan wajah korban sebetulnya masih utuh. Akan tetapi, tidak ada warga sekitar yang mengenalinya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten