Pria Riau Ngaku Bisa Loloskan CPNS, Duit Miliaran Warga Madiun Amblas

Karyawan swasta asal Riau, NK, 45, menipu 4 orang Madiun dengan modus bisa meloloskan ujian CPNS formasi Pemkot Madiun dengan membayar Rp250 juta per orang.

 Ilustrasi penangkapan tersangka pelaku kejahatan. (pulse.ng)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penangkapan tersangka pelaku kejahatan. (pulse.ng)

Solopos.com, MADIUN — Seorang karyawan swasta asal Riau, NK, 45, menipu empat orang warga Madiun dengan modus bisa meloloskan ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun.

PromosiKuda Era Diponegoro, Soekarno Hingga Menjadi Tugu di Kantor Prabowo

Aksi NK berlangsung sejak Mei hingga Oktober 2019. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian Rp1 miliar. Tersangka memasang tarif Rp250 juta per korban.

Aksi NK terungkap saat salah satu korban penipuan CPNS, Purwanto, warga Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun melapor ke polisi. Anggota Polres Madiun Kota berhasil meringkus tersangka di rumah salah satu istrinya di Riau.

Baca Juga : Lirik Lagu Madiun Ngawi – Denny Caknan feat Yeni Inka

Kapolres Madiun Kota, AKBP Putu Dewa Eka Darmawan, mengatakan tersangka NK tercatat sebagai warga Kelurahan Sekip Hulu, Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Namun, tersangka ditangkap di tempat tinggalnya di Kelurahan Tengkerang Tengah, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau.

Tersangka sempat tinggal dan bekerja di Kota Madiun. “NK ini karyawan swasta dan mengaku bisa meloloskan ujian CPNS dengan imbalan sejumlah uang. Tetapi, janji tersebut tidak terealisasi setelah korban selesai mengikuti tes,” ujar Dewa saat menggelar pers rilis di Mapolres Madiun Kota, Senin (29/11/2021) seperti dilansir Suara.com, Selasa (30/11/2021).

Menurut Kapolres, tersangka tidak hanya menipu Purwanto. Masih ada tiga korban lain tertipu aksi NK yang mengaku bisa meloloskan ujian CPNS pada formasi Pemerintah Kota Madiun. Kapolres menjelaskan korban menyetorkan sejumlah uang kepada tersangka.

Baca Juga : Round Up: Guru SMP di Wonogiri Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Nilai uang setoran bervariasi. Rata-rata tersangka mendapatkan Rp250 juta dari satu korban. Sebanyak empat korban itu merasa tertipu setelah menyetorkan uang ratusan juta, tetapi tidak dinyatakan lolos seleksi CPNS.

Korban melaporkan tersangka kepada polisi. “Kejadian dugaan penipuan itu terjadi kurun waktu Mei sampai Oktober 2019. Setelah ditunggu, janji-janji tersangka belum juga terbukti. Akhirnya korban melapor pada Mei 2021,” ungkap Kapolres.

Anggota Polres Madiun Kota berhasil mengamankan NK di rumah istri kedua di Riau. NK mengaku sudah menghabiskan uang untuk berfoya-foya, menikah lagi, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga : Densu hingga Endah Laras Terpantau Syuting Film di Pasar Gede Solo

Kapolres menyampaikan baru empat orang melapor sebagai korban penipuan CPNS yang dilakukan NK. Namun, Kapolres menduga korban penipuan CPNS oleh NK tidak hanya empat orang tersebut.

Di sisi lain, tersangka mengaku kali pertama melakukan aksi tersebut. Polisi menjerat pelaku menggunakan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP. Ancaman hukuman pidana penjara empat tahun.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

+ PLUS Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi magnet kaum urban untuk mengadu nasib di sana. Berikut perkiraan biaya hidup tinggal di Kalimantan Timur yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Berita Terkini

Destinasi Wisata Kayutangan di Malang Dibersihkan

Pemkot Malang menerjunkan ratusan personel kebersihan untuk membersihkan destinasi wisata koridor Kayutangan.

Pria Lansia Meninggal saat Mancing di Sungai Ponorogo

Seorang pria lanjut usia atau lansia ditemukan tak bernyawa saat mancing di Sungai Buntung, Kabupaten Kulonprogo.

Karakter Ekonomi Madiun Raya Lebih Tangguh Lawan Pandemi Covid-19

Pertumbuhan ekonomi wilayah Madiun Raya selama pandemi Covid-19 dikupas tuntas dalam acara Jagongan Madiun Raya yang digelar Solopos Media Group.

Bejat! Pura-Pura Ajak Meditasi, Guru Tari di Malang Cabuli 10 Anak

Seorang guru tari di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kekerasan seksual atau pencabulan terhadap 10 anak di bawah umur.

Pengakuan Sopir Truk Kontainer Pelaku Tabrak Lari di Tol Madiun

Sopir truk kontainer, pelaku tabrak lari di jalan tol Madiun yang menewaskan dua orang memberikan pengakuan yang mengejutkan.

Ini Ganjaran Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan 2 Orang di Tol Madiun

Sopir truk kontainer pelaku tabrak lari di jalan tol Madiun terancam pidana penjara sembilan tahun dan dicabut SIM-nya.

Kuliner Lethok, Berawal dari Inisiatif Warga Ngawi pada Masa Penjajahan

Kuliner lethok bermula dari kreativitas warga Ngawi yang memadukan babat sapi dengan tempe pada masa penjajahan.

Sopir Truk Kontainer Tabrak Lari 2 Orang di Tol Madiun Jadi Tersangka

Polres Madiun menetapkan sopir truk kontainer, Sukiman, 51, sebagai tersangka kasus tabrak lari di Jalan Tol Madiun-Surabaya Km 622.180 A, tepatnya di Saradan, Madiun, Jawa Timur, Selasa (25/1/2022).

Wow! 1.025 Bonsai Dipamerkan di Festival Bonsai Pujasera Madiun

Sebanyak 1.025 bonsai berbagai ukuran dipamerkan pada Festival Bonsai di Lapangan Pujasera, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur mulai Sabtu hingga Kamis (22-27/1/2022).

Gubernur Ganjar Ngobrol Bareng Wali Kota Madiun, Kira-Kira Bahas Apa?

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, blak-blakan menyampaikan ketertarikan terhadap program pengembangan UMKM di Madiun saat ngobrol bareng Wali Kota Madiun, Maidi.

Harga Minyak Goreng di Pasar Madiun Belum Rp14.000, Ini Alasan Pedagang

Pedagang minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Madiun masih enggan menjual minyak goreng satu harga sesuai ketetapan pemerintah, Rp14.000 per liter.

Penasaran? Kira-Kira Ada Apa di Alun-Alun Ngawi Terbesar se-Jawa Timur

Alun-alun Ngawi yang menjadi alun-alun terbesar se-Jawa Timur memiliki sejumlah daya tarik sehingga menjadi destinasi favorit pelancong.

Misteri Alas Ketonggo Srigati Ngawi yang Pernah Disinggahi Brawijaya V

Objek wisata Alas Ketonggo Srigati di Kabupaten Ngawi menyimpan kisah misteri yang berkaitan dengan Prabu Brawijaya V.

Tewaskan 2 Orang, Pelaku Tabrak Lari di Tol Madiun Ditangkap

Pelaku tabrak lari di jalan Tol Madiun-Surabaya, Kabupaten Madiun, yang menewaskan dua orang akhirnya ditangkap aparat kepolisian.

Enak Pol! Lethok Mbah Sumini, Kuliner Ngawi yang Mirip Sambal Tumpang

Lethok merupakan salah satu kuliner khas Ngawi yang memiliki kemiripan dengan sambal tumpang.