Pria Paruh Baya Tertabrak Truk saat Menyeberang Jalan di Purwantoro Wonogiri

Seorang pria paruh baya asal Tirtomoyo, Wonogiri, meninggal akibat tertabrak truk saat menyeberang jalan Purwantoro-Ponorogo, Purwantoro.

Aris Munandar - Solopos.com
Senin, 23 Agustus 2021 - 17:02 WIB

SOLOPOS.COM - Ilustrasi korban kecelakaan. (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, WONOGIRI — Seorang paruh baya meninggal dunia akibat tertabrak truk saat menyeberangi Jalan Raya Wonogiri-Ponorogo, Desa Bangsri, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, Senin (23/8/2021) siang.

Korban laki-laki berinisial K, 52, itu merupakan warga Dusun Duren RT 002/RW 007, Desa Ngarjosari, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri. Sehari-hari, ia bekerja sebagai petani.

Baca Juga: Alhamdulillah, Bantuan PKH di Wonogiri Bisa Dicairkan Mulai Hari Ini

Sementara itu, truk yang menabrak korban berpelat nomor L 8720 AL dikemudikan oleh ES, 42. Sopir tersebut merupakan warga Jl Letjen Sukowati, RT 002/RW 002, Kelurahan Keniten, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.30 WIB, tepat di depan Pasar Purwantoro. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” kata Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Marwanto, kepada wartawan Senin sore.

Baca Juga: LSM di Wonogiri Kritik Kebijakan Penutupan Jalan dan Pemadaman PJU saat PPKM

Ia mengatakan sebelum tertabrak truk, korban sedang berjalan kaki menyeberangi jalan dari utara ke selatan (arah pasar) di Purwantoro, Wonogiri. Pada saat yang bersamaan dari arah timur melaju truk ke arah barat.

“Karena jarak korban dengan truk sudah terlalu dekat dan tidak bisa dikendalikan, terjadi kecelakaan,” ungkapnya.

Baca Juga: Meski Enggak Untung, Warung Kuliner Kawasan WGM Wonogiri Tetap Buka saat PPKM

Menurutnya, korban meninggal karena mengalami luka pada bagian kepala setelah tertabrak truk di Purwantoro, Wonogiri, itu. Selain itu jari tangannya sobek.

Saat ini, lanjutnya, aparat kepolisian masih terus melakukan penyidikan. Sopir dan truk diamankan di Kantor Satlantas Polres Wonogiri guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca Juga: Kebutuhan Elpiji 3 Kg di Wonogiri Meningkat Lebihi Stok Pangkalan, Ada Apa Ya?

“Kami imbau kepada pejalan kaki agar melihat arah kanan dan kiri ketika hendak menyeberang. Jangan lupa lambaikan tangan juga. Untuk para pengendara agar lebih hati-hati saat melintas lokasi keramaian,” kata Marwanto.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif