Tutup Iklan

Pria Mirip Didi Kempot yang Viral Ternyata Orang Boyolali, Jago Nyanyi Hlo!

Inilah sosok pria yang memiliki paras mirip seniman campursari asal Solo, Didi Kempot. Videonya sempat viral di Instagram beberapa hari lalu.

 Bambang Surono bersama Didi Kempot. (Unstagram/@bambangsurono.gentolet)

SOLOPOS.COM - Bambang Surono bersama Didi Kempot. (Unstagram/@bambangsurono.gentolet)

Solopos.com, SOLO — Sosok pria yang sempat ramai diperbincangkan lantaran memiliki wajah yang mirip dengan seniman campursari, Didi Kempot, terkuak identitasnya.

Seperti yang diberitakan Solopos.com sebelumnya, beredar video pria yang tengah menjalani sesi foto dengan penampilan seperti Didi Kempot. Saking miripnya, tidak sedikit netizen yang mengira pria di dalam video adalah Pakde Didi.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, pria dalam video itu bernama Bambang Surono. Dia diketahui lulusan Universitas Boyolali fakultas Hukum. Dia juga bertempat tinggal di Desa Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah.

Baca Juga: Oppo A11K Dirilis Tahun Lalu Tapi Tetap Digandrungi Peminat, Begini Spesifikasinya

Bambang juga pernah mengikuti pembuatan film Sobat Ambyar pada awal tahun 2020 lalu. Ia menggantikan Pakde yang telah meninggalkan lokasi syuting terlebih dahulu. Ia pun didapuk untuk mengikuti syuting pada malam hari lantaran memiliki wajah yang mirip dengan Didi Kempot.

Tak hanya memiliki paras yang mirip, pria 44 tahun itu juga mempunyai suara yang merdu. Dia menyukai genre musik pop dan jaz sejak kecil. Bambang mulai tertarik dengan musik campursari setelah bertemu dengan Pakde Didi di acara HUT DPRD Boyolali 2019. Setelah pertemuan itulah, Bambang mulai mengenakan pakaian khas Didi Kempot saat manggung yakni beskap, jarik, dan blangkon.

Suara yang merdu disebut berasal dari kedua orang tuanya yang merupakan seniman keroncong asal Semarang. Tak heran jika suaranya enak didengar lantaran sejak kecil sudah akrab dengan dunia tarik suara. Namun menyanyi bukan menjadi pekerjaan utamanya. Kini ia fokus ke dunia hukum sebagai konsultan dan menerima pesanan iklan dan juga pemasaran di media sosial atau endorse.

Baca Juga: Indahnya Tempat Wisata Tersembunyi di Bantul Ini, Jalannya Menantang Hlo

Punya Nama Panggung

Memilki wajah yang mirip dengan almarhum Didi Kempot membuatnya terkenal dan tak jarang diundang ke berbagai acara yang memiliki kaitan dengan musik campursari. Dari situlah Bambang memiliki nama panggung Bams DKW 9.

Nama panggung tersebut ia buat sendiri setelah merasa tidak sebanding dengan Didi Kempot meski memiliki wajah yang sama. Nama Bams singkatan dari Bambang Surono dan DKW 9 berarti Didi Kempot KW 9.

Baca Juga: Hii… Warung Burjo di Solo Ini Ada Kijingnya, Tapi Ramai Pengunjung


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

3 Dokter UNS dan Sukarelawan Tim SAR Bakorlak Bertolak ke Lumajang

Kedelapan personel yang berangkat ke Lumajang itu terdiri atas tiga dokter, tiga sukarelawan SAR dan dua sopir.

Tokoh Difabel Kota Solo Dorong Kesetaraan Akses Pekerjaan

Tokoh difabel di Kota Solo mendorong adanya kesetaraan akses untuk kaum difabel sesuai undang-undang dan tidak adanya inklusivitas di lingkungan kerja.

Kinerja BPR Syariah Diklaim Tumbuh Positif dalam Setahun Terakhir

Bank Pembiayaan Rakyat atau BPR Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang tumbuh secara positif selama kurun waktu setahun terakhir.

6 Peserta Workshop Bawa Pulang Penghargaan Festival Ayo Membaca 2021

Enam orang peserta membawa pulang penghargaan dalam workshop penulisan cerpen dan artikel sebagai rangkaian Festival Ayo Membaca (FAM) 2021.

Lalu Lintas Solo Padat Saat Nataru? Dishub Siapkan Tim Patroli Keliling

Dishub Solo akan mengerahkan semua sumber daya termasuk tim patroli keliling untuk antisipasi kepadatan arus lalu lintas saat momen Nataru.

Kisah Eric, Trader Saham asal Boyolali Sukses lewat DNA Pro Akademi

Seorang trader saham asal Boyolali menceritakan pengalamannya sukses dalam investasi saham dengan bantuan DNA Pro Akademi.

Soal Jam Buka Saat Nataru, Pengelola Mal Solo Instruksi Resmi Wali Kota

Pengelola mal dan pusat perbelanjaan Kota Solo masih menunggu surat edaran resmi dari Wali Kota terkait penambahan jam buka selama penerapan PPKM level 3 Nataru.

Hari Kedua Rampung, Tim Ekspedisi Ekonomi Digital Menuju Jakarta

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengakhiri agenda liputan di Semarang pada hari kedua Minggu (5/12/2021) sore.

Mewarisi Api Perjuangan Sapto Nugroho, Pejuang Difabel Asal Solo

Sapto Nugroho terkenal dengan pemikiran “Ideologi Kenormalan” sebagai sarana memperjuangkan kesetaraan dengan kalangan nondifabel.

Atasi Tengkes, PKK Wonogiri Realisasikan Bumi Limase pada 2022

PKK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, karang taruna, kader posyandu, dan layanan kesehatan melalui Program Ibu Hamil dan Balita Makan Sehat (Bumi Limase).

Ukur Kecepatan Evakuasi, Warga KRB III Merapi Swadaya Gelar Simulasi

Simulasi yang dilakukan meliputi respons warga ketika ada tanda untuk berkumpul dan bersiap evakuasi hingga kecepatan warga.

Inilah Jumariyanto, Pengusaha Wonogiri yang Diganjar Penghargaan PLN

Pengusaha sukses asal Kabupaten Wonogiri, Jumariyanto, meraih penghargaan kategori Wirausaha Niaga Tangguh (Gold Appreciation) dari PT PLN (Persero), Selasa (30/11/2021) lalu.

Bukan Jebakan Tikus, Petani Tanon Sragen Pilih Pasang Pagar Plastik

Sejumlah petani di Kecamatan Tanon, Sragen, memilih memakai pagar plastik daripada memakai jebakan tikus yang beraliran listrik karena berbahaya.

Wisata Heritage Diharapkan Bisa Hapus Stigma Negatif Kestalan Solo

Pengelola hotel di Kelurahan Kestalan, Banjarsari, Solo, mendukung rencana penataan kawasan sebelumnya terkenal sebagai lokasi mangkal PSK jadi tempat wisata heritage.

Semeru Meletus, BPBD Klaten Siaga Antisipasi Bahaya Erupsi Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi.

Tiga Warga Boyolali Jadi Korban Pengeroyokan di Colomadu Karanganyar

Tiga warga asal Boyolali mengalami luka-luka akibat keributan yang terjadi di Cafe Jazz, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (4/12/2021) malam.