Persis Solo (Madiunpos.com Abdul Jalil)

Solopos.com, SOLO — Kemampuan Persis Solo keluar dari situasi genting diuji saat menjamu PSBS Biak dalam laga kandang terakhir di Stadion Wilis, Madiun, Rabu (9/10/2019). Setelah dua kekalahan beruntun, tiga poin menjadi harga mati bagi Persis untuk menjaga peluang lolos ke babak delapan besar.

Meski demikian, Susanto dkk. diminta tak terbebani agar bisa bermain fokus hingga menit terakhir. Konsentrasi belakangan menjadi masalah baru Laskar Sambernyawa. Di tengah tekanan wajib menang, fokus pemain justru mengendur ketika mendekati akhir laga.

Hal itu terbukti saat Persis dibekuk Persewar Waropen 0-2 di Stadion Cendrawasih, Biak, 4 Oktober 2019. Di laga itu gawang Sendri Johansah jebol di masing-masing pengujung babak yang menjadi tamparan keras bagi Laskar Sambernyawa.

Pelatih Persis, Salahudin, sudah mengingatkan anak asuhnya agar segera bangkit dari kekalahan menyakitkan itu untuk membekuk PSBS. Menurut Salahudin, hanya tiga poin yang dapat memperbesar asa tim untuk lolos ke babak selanjutnya. Apalagi di laga pamungkas fase grup Wilayah Timur Persis harus bertandang ke markas PSIM Jogja yang relatif lebih sulit dikalahkan.

“Moral pemain kini sudah perlahan bangkit. Sekarang tinggal kerja keras hingga menit terakhir untuk menjaga peluang tim,” ujar eks Pelatih Persiba Balikpapan itu saat dihubungi Solopos.com, Selasa (8/10/2019).

Baca Juga:

Tandang ke China, Timnas U-23 Diperkuat 26 Pemain

Banyak Pemain Pulih, Pelatih Arema Bingung

Tuan rumah mendapat suntikan kekuatan dengan pulihnya Slamet Budiyono dan Hapidin. Duo winger tersebut berpeluang dimainkan sejak menit awal untuk menggedor pertahanan Napi Bongkar, julukan PSBS. Selain modal kemenangan 1-0 saat bertandang ke Biak, Persis bisa memanfaatkan kondisi tim tamu yang babak belur di tur tandangnya. Patrias Rumere dkk. berturut-turut dihajar Persiba Balikpapan 1-3 dan Mitra Kukar 0-1.

Namun Persis wajib waspada karena kapten mereka, Jodi Kustiawan, bakal absen karena cedera betis. Padahal keberadaan Jodi selama ini membuat Persis menjadi salah satu tim yang paling sedikit kebobolan di babak penyisihan. Posisinya bakal digantikan Alaik Sobrina.

“Absennya Jodi jelas berpengaruh, apalagi yang kami hadapi kali ini tim dengan senjata kecepatan. PSBS juga pasti tampil habis-habisan karena mereka masih berpeluang lolos juga,” ujar Salahudin.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten