Ilustrasi penyerahan trofi Adipura. (JIBI/Madiunpos.com/Istimewa-Humas Protokol Pemkot Madiun)

Prestasi Madiun berupa raihan Adipura 2015 diharapkan berulang pada tahun 2016. Tak ingin Adipura Kencana?

Solopos.com, MADIUN — Tak perlu Adipura Kencana untuk membuat Kota Madiun girang. Penghargaan bidang kebersihan dan pengelolaan kota berupa Adipura 2015 pun cukup memberikan alasan bagi pemerintah kota setempat membuat pawai keliling kota, Kamis (26/11/2015). Wali Kota Madiun Bambang Irianto bahkan hanya bertekad mempertahankan Adipura itu pada 2016 mendatang.

Meluapkan kegirangan, Adipura 2015 bagi Kota Madiun diarak dari Balai Kota Madiun di Jl. Pahlawan menunju tempat pembuangan akhir (TPA) Winongo. TPA Winongo menjadi lokasi terakhir kirab perayaan keberhasilan Kota Madiun dalam mendapatkan Piala Adipura untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut.

Wali Kota Madiun Bambang Irianto, mengatakan, Piala Adipura yang diterima Pemerintah Kota Madiun dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kali ini, tidak lepas dari peran serta masyarakat. Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

"Penghargaan ini sangat kita banggakan. Tanpa peran serta masyarakat, tentunya Piala Adipura ini tidak mungkin diraih. Makanya warga juga harus menyadari bahwa menjaga kebersihan itu penting," ujar Wali Kota Madiun Bambang Irianto kepada wartawan sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara.

Tak Semudah Sebelumnya
Menurut dia, untuk mendapatkan Piala Adipura tidak semudah tahun-tahun sebelumnya. Hal itu karena banyak persaingan di antara daerah satu dengan lainnya. "Untuk meraihnya, ada kiat-kiat tersendiri yang harus ditempuh. Di antaranya, selalu menjaga kebersihan lingkungan, selalu memelihara TPA Winongo dengan sistem 3R, yakni reuse [menggunakan kembali], reduce [mengurangi], dan recycle atau mendaur ulang," papar dia.

Ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) kota juga tidak kalah penting dalam penilaian Adipura. Ditargetkan hingga masa kepemimpinan Bambang berakhir, RTH di Kota Madiun mencapai 30%. "Saat ini realisasi RTH di Kota Madiun baru mencapai 15%. Secara bertahap akan ditingkatkan menjadi 30 persen hingga tahun 2019 mendatang," kata dia.

Raih Kembali 2016
Bambang Irianto menjelaskan, untuk meraih kembali Piala Adipura pada tahun 2016, Pemkot Madiun akan terus meningkatkan peran penggunaan bank sampah di seluruh kelurahan. Saat ini baru 20 kelurahan dari 27 kelurahan di Kota Madiun yang telah menyediakan bank sampah.

Sementara itu, sebelum mengarak Adipura 2015 bagi Kota Madiun itu berkeliling kota, jajaran Pemkot Madiun terlebih dahulu melaksanakan upacara penyerahan piala di halaman Balai Kota dari Wali Kota Madiun Bambang Irianto kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Suwarno, selaku SKPD yang membidangi.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya
KLIK di sini untuk mengintip Kabar Sragen Terlengkap


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten