Pangeran William dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas bertemu di Ramallah, Rabu (27/6/2018). (Reuters-Alaa Badarneh)

Solopos.com, RAMALLAH – Presiden Palestina  Mahmoud Abbas mengatakan pihak Palestina bersungguh-sungguh mengenai perdamaian dengan Israel, Rabu (27/6/2018). Abbas menyebut kedua negara bisa hidup dalam kedamaian dan kestabilan dengan dasar perbaasan 1967.

Pernyataan Abbas itu dikeluarkan saat ini menerima Pangeran William dari Inggris di kantornya di Kota Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan.

"Kami ingin mencapai perdamaian melalui perundingan dan ini adalah posisi kami yang belum berubah sejak lama," kata Abbas, sebagaimana dikutip Antara dari Xinhua, Kamis pagi.
Itu adalah kunjungan pertama oleh seorang anggota kerajaan Inggris ke wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Abbas, saat menyambut kunjungan bersejarah tersebut, mengatakan ia berharap itu takkan menjadi kunjungan terakhir, dan Pangeran Inggris tersebut akan kembali "ketika rakyat Palestina meraih kemerdekaan".

Sementara itu, Abbas kembali menyampaikan posisinya mengenai terorisme.

"Kami berkomitmen untuk memerangi terorisme di mana pun itu, baik di tingkat lokal, regional maupun internasional, dan untuk itu kami melakukan kontak dengan semua negara," katanya.

Selama kunjungan tak resminya, Pangeran William mengunjungi Kamp Pengungsi Jalazon di dekat Ramallah, singgah untuk melakukan kunjungan di kota tua  di kota tersebut untuk acara budaya, dan kemudian menyaksikan pertandingan sepak bola oleh anak-anak setempat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten