Tutup Iklan

PRESIDEN JOKOWI : Pengamat Tegaskan Presiden Bukan Petugas Partai, Ini Alasannya

 Peringatan HUT ke-42 PDIP , Sabtu (10/1/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Muhammad Adimaja)

SOLOPOS.COM - Peringatan HUT ke-42 PDIP , Sabtu (10/1/2015). (JIBI/Solopos/Antara/Muhammad Adimaja)

Presiden Jokowi dianggap sebagai petugas prati oleh PDIP. Pengamat mengkritik hal itu.

Solopos.com, JAKARTA – Pengamat menilai sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi)  petugas partai bertentangan dengan sistem presidensial.

“Presiden dan menteri bukan petugas partai, kita harus ingat konstruksi pemerintahan sistem presidensial,” kata pengamat politik dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) Phillips Vermonte dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4/2015).

Menurut Phillips, menjadikan presiden petugas partai logika yang digunakan adalah logika parlementarian. Sedangkan sistem pemerintahan saat ini presidensial yang menitikberatkan kekuasaan kepada seorang presiden.

“Jokowi begitu menjadi presiden bukan lagi petugas partai melainkan dia harus menguasai golongan,” kata dia.

Lebih jauh Phillips mengatakan sejarah mencatat Presiden Bung Karno justru sosok antipartai ditunjukkan dengan dekrit presiden membubarkan parlementer. Sehingga muncullah demokrasi terpimpin yang mengerdilkan peran partai dan tidak ada pemilu.

“Parlemen saat itu terlalu berkuasa sehingga melemahkan pengaruh presiden,” kata dia.

Karenanya dia mengimbau kepada PDIP dan partai pendukung serta sukarelawan agar memberikan ruang kepada presiden untuk menjalankan kekuasaannya. Menurut Phillips jangan ada saling klaim paling berjasa membangun Indonesia.

“Kita harus inget negara sistem presidensial kekuatan ada di presiden yang paling banyak kekuasaannya,” kata dia.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 1 Desember 1941, Jepang Putuskan Perang Lawan AS

Keputusan Jepang berperang melawan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II menjadi salah satu peristiwa yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 1 Desember.

Catat! Objek wisata Kawasan Gunung Rinjani Tutup Sampai Maret 2022

Objek wisata alam di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditutup dari 29 November 2021 sampai 31 Maret 2022.

Jambret Dibekuk Berkat Aksi Berani Pemotor Nabrak dari Belakang

Pengendara sepeda motor itu menabrak kendaraan kedua pelaku yang baru saja merampas handphone milik seorang pelajar yang berjalan ke sekolah.

Jalan di Jember yang Diblokade Cakades Kalah Dibongkar Polisi

Polisi akhirnya membongkar jalan yang diblokade oleh seorang calon kepala desa yang kalah dalam Pemilihan kepala desa di Jember.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

Tragedi Bekasi: Dendam lalu Memutilasi Teman Jadi 10 Bagian

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

Peredaran Sabu-Sabu 100 Kilogram Digagalkan Polda Aceh

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 100 kilogram digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

5 Tempat Ini Berjuluk Negeri Matahari Tengah Malam, Kok Bisa?

Tempat ini berjuluk negeri Matahari tengah malam, kok bisa?

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Ketahui Penyebab Masa Menstruasi Tiba-Tiba Lebih Singkat dari Biasanya

Lantas, bagaimana jika masa menstruasi yang biasa tiba-tiba menjadi lebih singkat dari bulan sebelumnya?

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Begini Cara Menanam Monstera Marmorata Seperti Dibeli Warga Sragen

Salah satu jenis tanaman hias ini yang paling disukai adalah monstera marmorata lantaran memiliki corak unik pada daunnya.

Sopir Melawan Arus di Tol Alami Demensia, Ini Penjelasannya

Demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak.