Presiden Jokowi Beberkan Tax Amnesty Indonesia di KTT G20

 Presiden Jokowi berbincang dengan PM Italia Paolo Gentiloni di KTT G20, Jerman. (Twitter/@jokowi)

SOLOPOS.COM - Presiden Jokowi berbincang dengan PM Italia Paolo Gentiloni di KTT G20, Jerman. (Twitter/@jokowi)

Presiden Jokowi membeberkan reformasi pajak di Indonesia, terutama tax amnesty, saat berbicara di KTT G20.

PromosiKonflik Warga Desa Pakel dan Korporasi Potret Kegagalan Reforma Agraria

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan mengenai reformasi pajak untuk tema perdagangan bebas dan pertumbuhan dalam Leaders’ Retreat Sesi II Konferensi Tingkat Tinggi G20, Jerman.

Kepala Negara mengapresiasi upaya OECD dan negara G20 dalam mengatasi Base Erosion Profit Shifting, memfasilitasi Automatic Exchange of Information, dan implementasi Multilateral Instrument. G20, lanjut Jokowi, harus memastikan bahwa AEoI dapat mengembalikan kewajiban wajib pajak ke negaranya dan memastikan pertukaran data yang memberikan manfaat.

“Indonesia baru menyelesaikan program tax amnesty sebagai bagian reformasi perpajakan. Dari US$366 miliar aset yang diungkap, sekitar 21% adalah aset yang disembunyikan di luar negeri,” kata Jokowi dalam keterangan resmi yang dikutip, Sabtu (8/7/2017).

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam Leaders’ Retreat sesi II tersebut adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Dalam forum ini, Presiden menyampaikan dua tema, yakni perdagangan global dan pertumbuhan serta pembangunan berkelanjutan, perubahan klim dan ketahanan energi. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, Indonesia menyampaikan komitmen tinggi dalam pelaksanaan Agenda 2030. Presiden Jokowi mengaku telah mengambil dan memimpin langsung berbagai langkah guna memastikan pelaksanaan Agenda 2030.

“Saya telah menandatangani Peraturan Presiden dan membentuk Tim Koordinasi Nasional bagi implementasi SDGs,” kata Presiden di Hamburg Messe Und Congress, Jumat (7/7/2017) waktu setempat, melalui keterangan resmi.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Investor Yusuf Mansur Kirim Surat Terbuka kepada MUI, Ini Isinya

Alasan surat terbuka itu ditujukan ke MUI karena Yusuf Mansur selalu membawa nama agama di setiap investasi yang digalangnya.

Rencana Layanan Baru Apple, iPhone Jadi Mesin Pembayaran

Apple merencanakan layanan baru, yang akan menjadikan iPhone sebagai mesin pembayaran tanpa harus tersambung ke perangkat keras lainnya.

3 Hantaran Imlek Yang Dipercaya Pembawa Hoki

Ada sejumlah hantaran atau hampers saat perayaan Imlek yang dipercaya bisa jadi pembawa hoki, apa sajakah?

PLN Luncurkan Kapal Pembangkit Listrik Terapung Produksi PT PAL

Proyek bernilai investasi Rp997 miliar ini bakal beroperasi secara komersil pada Maret 2022

Keren, Desa Pondok Klaten Ubah TPS Liar Jadi Taman-Fasilitas Olahraga

Pembangunan kawasan taman sekaligus fasilitas olahraga di lahan tanah kas desa seluas kurang lebih 5.000 meter persegi itu menjadi bagian penataan wajah desa di Pondok.

Banjir Terjang SMAN 1 Kemusu Boyolali, Enam Ruang Sekolah Rusak

Hujan deras berlangsung lebih dari dua jam

Ada Padat Karya Irigasi di 750 Desa di Jateng & Jatim, Ini Pengumuman BBWSBS

Padat karya irigasi yang akan digelar di 750 desa di Jateng dan Jatim ini bagian dari program P3-TGAI yang menyasar desa di seluruh Indonesia.

Penyelundupan Barang ke Rutan Solo Masih Terjadi, Terus Apa Solusinya?

Penyelundupan barang-barang terlarang ke dalam Rutan Solo masih saja terjadi meski pengamanan dan pemeriksaan sudah sangat ketat.

Yummy! Ada Kuliner Mi Ayam Goreng di Sleman, Mau Coba?

Mi ayam goreng Pak Mus ini patut dicoba saat Anda menyambangi Kabupaten Sleman.

2022, BMW Indonesia Fokus Ke kendaraan Listrik

MW meluncurkan tiga model kendaraan listrik yang menunjukkan bahwa 2022 merupakan tahun E-Mobility.

Menyusut 34,43 Persen, Alokasi Pupuk Subsidi NPK di Wonogiri 6.391 Ton

Alokasi awal pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska sebesar 17.752 ton atau 34,43 persen dari rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).

+ PLUS Mengenal Mitos dan Makna Kue Keranjang, Hidangan Khas Imlek

Sebelum mengetahui makna kue keranjang saat perayaan Imlek, mari lebih dulu mengenal nama kudapan lezat ini.

DPRD Karanganyar Minta Pemerintah Beri Solusi Bagi Tenaga Honorer

Wakil Ketua DPRD Karanganyar meminta pemerintah tidak serta merta menghapus tenaga honorer tanpa memberi solusi bagaimana nasib masa depan mereka.

Angka Kasus Covid-19 Karanganyar Naik Lagi, Jangan Abaikan Prokes

Dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar. Warga diminta waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Belum Punya Kartu Tani? Petani Boyolali Bisa Bawa KTP Saat Tebus Pupuk

Penyerapan pupuk bersubsidi tak optimal tersebut lantaran ada kendala yang dihadapi, salah satunya petani Boyolali yang belum memiliki kartu tani.