Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar (kiri), bersalaman dengan Camat Jatisrono, Suradi, saat menyurvei lokasi yang akan didatangi Presiden Joko Widodo di Tanduran, Jatisari, Jatisrono, Wonogiri, Senin (10/2/2020). (Istimewa/Camat Jatisrono Suradi)

Solopos.com, WONOGIRI -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menanam rumput vetiver untuk penahan longsor di Wonogiri. Belum dipastikan kapan waktu pelaksanaannya. Sedangkan lokasinya di Dusun Tanduran, Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono.

Lokasi itu didatangi dan disurvei oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, Senin (10/2/2020) pagi. Siti Nurbaya datang bersama Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Hudoyo, perwakilan Dinas LHK Jawa Tengah Ami Rita M., dan Kepala Balai PDASHL Bengawan Solo Suratman.

Mereka disambut jajaran Pemerintah Kecamatan Jatisrono, Pemerintah Desa Jatisari, Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, dan warga. Survei dan seremonial sederhana berlangsung lebih kurang 45 menit.

Banyak Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak di Wonogiri, Jekek Sentil Tokoh Masyarakat

Camat Jatisrono, Suradi, kepada Solopos.com, Senin, menginformasikan saat acara seremonial di rumah warga, Menteri LHK menginformasikan Presiden Jokowi akan mengikuti kegiatan penanaman rumput vetiver.

Salah satu lokasi yang direncanakan jadi tempat kegiatan adalah Wonogiri. Menteri LHK meminta warga berdoa untuk kegiatan Presiden di Wonogiri.

“Kedatangan Menteri tadi mendadak. Saya saja diberi tahu Kades Jatisari melalui WA [aplikasi pengiriman pesan Whatsapp]. Sebelumnya tidak ada surat apa pun dari Kementerian LHK atau pihak terkait lainnya tentang agenda survei menteri. Jadi, tadi tidak ada persiapan khusus,” kata Suradi saat dihubungi Solopos.com, Senin sore.

Bahaya! Motor dan Pejalan Kaki Masih Berseliweran di Area Proyek Flyover Purwosari Solo

Menteri juga menyampaikan hal-hal teknis, seperti apa saja yang perlu dilakukan jika Presiden Jokowi datang. Apabila kegiatan terealisasi, akan ada penanaman puluhan ribu bibit rumput vetiver secara bersama-sama di lokasi.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Balai PDASHL Bengawan Solo membangun talut penahan tebing jurang di Tanduran. Panjang jurang di lokasi itu diperkirakan mencapai 1 km dan sedalam 10 meter-15 meter.

“Pekerjaan dimulai hari ini [Senin]. Apakah ini menunjukkan Presiden akan benar-benar berkegiatan di Jatisari atau tidak, kami belum tahu. Ibu Menteri belum memberi informasi lebih lanjut soal jadi tidaknya Presiden datang,” imbuh Camat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten