Presiden Filipina Mau Jadi Tikus Percobaan Vaksin Covid-19 Rusia
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Reuters)

Solopos.com, MANILA — Presiden Filipina Rodrigo Duterte mempercayai kualitas vaksin Covid-19 milik Rusia. Ia bahkan menawarkan diri sebagai tikus percobaan agar disuntik vaksin bernama Sputnik tersebut.

Vaksin buatan Rusia untuk mencegah penyakit yang disebabkan virus corona itu memang sudah didaftarkan secara resmi. Vaksin tersebut siap diedarkan dan disuntikkan secara massal mulai Oktober 2020 mendatang.

"Saya bersedia menjadi orang pertama yang mendapat vaksin itu. Saya yakin vaksin yang Anda [Rusia] hasilkan benar-benar baik untuk kemanusiaan," kata Rodrigo Duterte seperti dikutip Suara.com, Rabu (12/8/2020).

Pengeroyokan di Mertodranan Solo, Kemenag Jateng Ajak Belajar pada Bangsa Arab

Pada Selasa (11/8/2020), Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan sukarelawan yang disuntik vaksin Sputnik tersebut menunjukkan kekebalan terhadap Covid-19. Vaksin Sputnik itu dikembangkan oleh Gamaleya Institute.

Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko, mengatakan mereka berencana memulai vaksinasi massal di Rusia pada Oktober. Sementara itu, kantor Duterte mengatakan vaksin yang ditawarkan oleh Rusia akan ditinjau oleh badan pengawas obat dan makanan setempat.

Pembelajaran Tatap Muka di Sukoharjo Dibantah Guru: Hanya Kumpulkan Tugas!

Mereka juga menyatakan siap untuk berkolaborasi dalam uji coba, pasokan, dan produksi vaksin Sputnik demi menghentikan persebaran Covid-19 di dunia.

Filipina kini masih menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Asia Tenggara. Sejauh ini, Filipina melaporkan 139.538 kasus Covid-19 dengan 2.312 kematian.

Sumber: Suara.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom