Para pemain Arsenal merayakan gol (Reuters-David Klein)

Solopos.com, WATFORD - Javi Gracia bukanlah sosok asing di mata Pelatih Arsenal, Unai Emery. Pelatih yang menangani Watford sejak Januari 2018 lalu tersebut merupakan temannya sejak keduanya sama-sama bermain di Real Sociedad.

Dua pelatih asal Spanyol itu pun masih menjalin ikatan pertemanan setelah gantung sepatu dan sama-sama meneruskan karier manajerial. Hubungan itu kian akrab ketika mereka hijrah ke Liga Premier Inggris. Maka jangan heran apabila Gracia duduk satu meja dengan Emery di sebuah restoran untuk makan malam bersama.

"Kami punya hubungan baik sejak kami bermain besama-sama di Real Sociedad, bertahun-tahun lalu. Kami selalu punya hubungan baik. Belakang ini kami makan malam bersama satu hingga dua kali. Dia teman yang baik dan menyenangkan akan bertemu dengannya," jelas Gracia, seperti dilansir standard.co.uk, Minggu (14/4/2019).

Emery akan menemui Gracia ketika Arsenal bertamu ke kandang Watford di Vicarage Road, Selasa (16/4/2019) pukul 02.00 WIB. Meski bakal tejadi suasana akrab di pinggir lapangan, Emery jelas enggan mengalah ketika timnya menghadapi pasukan Gracia.

Arsenal membutuhkan poin penuh di markas Watford agar tidak terlempar dari persaingan sengit ke zona Big Four. The Gunners melorot ke posisi keenam klasemen sementara Liga Inggris, setelah dua pesaing mereka dalam perebutan zona Big Four, Tottenham Hotspur dan Manchester United, sama-sama meraih kemenangan pada laga masing-masing, Sabtu (13/4/2019). Spurs menundukkan Huddersfield Town 4-0, sedangkan United menaklukkan West Ham United 2-1.

Tapi pasukan Gracia berpotensi menjadi penghalang Arsenal kembali ke empat besar. Gracia membawa Watford lolos ke babak final Piala FA dan bakal bertemu Manchester City, Mei nanti. Dia menjadi pelatih pertama yang mampu membawa tim berjuluk The Hornets ini ke babak pamungkas Piala FA sejak Graham Taylor pada 1984.

Di sisi lain, Arsenal memiliki rekor buruk pada laga tandang. The Gunners, julukan Arsenal, hanya meraih 19 poin dari 45 poin yang bisa diraih pada partai away. Ironisnya, Arsenal juga menjadi satu-satunya tim yang belum pernah mencatat satu pun clean sheet pada partai away di Liga Inggris musim ini.

"Mereka [Watford] dalam momen bagus, mereka akan main di final Piala FA melawan Manchester City, dan kemudian melawan kami, mereka akan mengusung ambisi besar untuk mengalahkan kami. Di Liga Premier, jika Anda menang, kami bisa berlanjut ke empat besar dan saya pikir kami harus membuktikan bisa finis di posisi itu, namun semua tahu ini akan jadi laga berat dan Senin yang sulit dengan melawan Watford," ujar Emery, seperti dikutip tribuna.com.

Penyerang Watford, Gerard Deulofeu, bisa menjadi ancaman gawang The Gunners. Pemain yang pernah dijuluki The New Messi itu melampiaskan "kemarahannya" setelah diturunkan dari bangku cadangan untuk membawa Watford bangkit membalikkan ketertinggalan dua gol ketika menundukkan Wolverhampton Wanderers 3-2 pada semifinal Piala FA, Minggu (7/4/2019) lalu.

Hornets juga masih memiliki Troy Deeney yang mengoleksi 9 gol dan lima assist di Liga Premier musim ini. Jika bisa merobek gawang Arsenal, dia akan menjadi pemain ketiga yang mampu mengoleksi minimal 10 gol dalam tiga musim berbeda di Liga Premier dalam sejarah The Hornets, setelah Luther Blissett dan John Barnes. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten