Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, didamping pemain bek, Fauzan Fajri, menghadiri acara jumpa pers menjelnag laga kontra Barito Putera di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Sabtu (29/6/2019). (Semarangpos.com-MO PSIS Semarang)

Solopos.com, SEMARANG — PSIS Semarang akan menghadapi Barito Putera pada match day keenam Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang, Minggu (30/6/2019).

Menghadapi Barito, skuat berjuluk Mahesa Jenar tentu lebih diuntungkan. Selain bermain dengan status tuan rumah, skuat besutan Jafri Sastra itu baru saja meraih hasil positif dengan meraih kemenangan di kandang Perseru Badak Lampung FC 1-0, Rabu (26/6/2019).

Kendati demikian, PSIS Semarang tidak bisa jemawa. Meski pun lawan yang dihadapi, Barito Putera, tidak dalam performa terbaik.

PSIS Semarang dihantui kebugaran pemain. Dalam kurun 9 hari terakhir, Hari Nur Yulianto dkk. harus melakoni tiga laga yang menguras fisik dan stamina.

Dari tiga laga itu, bahkan dua di antaranya harus dilakoni PSIS Semarang keluar pulau, yakni melawat ke markas Bali United, Sabtu (22/6/2019) dan tandang ke kandang Badak Lampung, Rabu. Sementara, satu laga lainnya dilakoni di kandang, menjamu Barito Putera.

Padatnya jadwal itupun membuat PSIS Semarang harus cerdas dalam melakukan rotasi pemain. Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengaku sudah memiliki strategi guna mengembalikan kebugaran pemain agar siap menghadapi Barito di kandang.

“Tentu kami sudah menyiasati ini. Apalagi sejak lama kami sudah tahu jika jadwal yang dihadapi padat. Kami harus tetap optimistis bisa meraih poin penuh [kemenangan] di kandang. Apalagi semua pemain dalam kondisi yang baik dan tidak ada yang mendapat akumulasi kartu,” ujar Jafri saat sesi jumpa pers, Sabtu (29/6/2019).

Senada juga diungkapkan pemain PSIS Semarang, Fauzan Fajri. Pemain yang menempati posisi center back menilai jadwal pertandingan memang menguras stamina pemain. Meski demikian, kemenangan wajib diraih timnya saat tampil di kandang.

“Kalau dari segi persiapan, memang fokus saat ini mengembalikan kebugaran. Tapi, apa pun itu tiga poin di kandang harus wajib diambil,” ujar Fauzan.

Pemain bintang

Pemain Barito Putera, Paulo Sitanggang, dan pelatih Yunan Helmi saat sesi jumpa pers di Stadion Moch Soebroto, Sabtu (29/6/2019). (Semarangpos.com-MO PSIS Semarang)

Fauzan menilai Barito saat ini memang tidak segarang musim lalu. Skuat berjuluk Laskar Antasari itu belum menemukan performa terbaik karena dilanda berbagai permasalahan,  salah satunya pergantian pelatih dari Jacksen F. Tiago kepada Yunan Helmi.

Bahkan, kondisi itu membuat Barito terpuruk ke dasar klasemen. Meski demikian, Fauzan meminta rekan-rekannya untuk tidak memandang enteng Barito.

“Memang saat ini Barito belum menemukan performa terbaik. Tapi, bagaimana pun itu Barito adalah tim yang bagus. Mereka memiliki pemain yang bagus-bagus,” ujarnya.

Ucapan Fauzan memang tepat. Meski tengah terpuruk, Barito memiliki kans untuk bangkit di kandang PSIS Semarang. Apalagi, skuat asal Kota Banjarmasin itu diperkuat sederet pemain bintang yang menjadi langganan Timnas Indonesia, seperti Bayu Pradana, Rizky Pora, Paulo Sitanggang, Gavin Kwan, Samsul Arif, hingga Evan Dimas Darmono.

Laga kontra PSIS Semarang nanti juga akan menjadi debut pelatih anyar Barito, Yunan Helmi, setelah menggantikan posisi Jacksen F.Tiago yang mengundurkan diri.

“Tentu ini menjadi tantangan bagi saya. Cukup menantang, tapi apa pun itu harus saya hadapi. Proses ini adalah jalan dari Tuhan, semoga diberi jalan terbaik dan bisa mengubah trek Barito ke arah yang sebenarnya,” ujar Yunan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten