Pelatih Chelsea Jose Mourinho. (Ist/chelseatrueblue.com )

Solopos.com, SOLO -- Mancherster City vs Barcelona bakal bertanding Rabu (19/2/2014) pukul 02.45 WIB nanti ditayangkan langsung SCTV.

Jose Mourinho ketika mengomentari Barcelona yang akan beradu duel dengan Manchester City mengatakan  raksasa Catalan itu disebut-sebut bakal digilas horison perjalanan waktu ketika meniti Liga Champions.

Detik-detik waktu perjalanan lokomotif Barcelona perlahan berhenti. Di bawah teropong Mou, narasi raksasa Catalan bakal tergelincir, dan salah satu contohnya Barcelona di bawah Tata Martino yang bakal takluk di bawah pasukan Manuel Pellegrini yang menyajikan gaya permainan serba dinamis.

Menurut Mourinho, Manchester City punya kesempatan terbuka untuk melibas Barcelona "yang penampilannya itu-itu saja", terbuai oleh nama besar sejarah, akibatnya grafik kualitas peningkatan sebagai organisasi cenderung kedodoran.

Sinyalemen Mourinho bukan pepesan kosong. Banyak pengamat bola menyebut bahwa skuad Manchester City bakal melaju ke babak selanjutnya, meski kali ini menghadapi laga yang relatif keras melawan juara Liga Spanyol (La Liga).

Di meja perjamuan Liga Champions, dari enam pertandingan di babak penyisihan grup, "The Citizens" mengemas 18 gol, dan "Los Azulgrana" mencetak 16 gol.

"Tentu saja, di mata sejarah Barcelona difavoritkan, tetapi Barcelona di musim ini tidak sama dengan Barcelona di tahun-tahun sebelumnya. Mereka memang punya (Lionel) Messi, ia pemain istimewa dan mereka punya stok pemain lain juga, meski saya beranggapan bahwa Barcelona tengah menjalani tahun-tahun buruk. Ini kesempatan baik bagi City."

Nota bene, kubu Stamford Bridge terus merayakan kemeriahan dengan komentar-komentar Mourinho yang menyengat kubu lawan. Pekan lalu, Mou menuding bos Arsenal Arsene Wenger tidak lebih dari sosok "pelatih spesialis langganan gagal".

Untuk memberi kerangka prediksi makna waktu yang dilontarkan Mourinho, ada baiknya menengok jantung kekuatan City yang kini diperkuat oleh empat pemain asal Spanyol. Mereka yakni Javi García, Jesus Navas, Alvaro Negredo dan David Silva, bahkan Yaya Toure yang kini berkostum City pernah bermain di Barcelona.

Mereka paham benar dengan pakem bermain skuad Barcelona, dan direktur sepak bola City, Txiki Begiristain hapal benar dengan gaya dan pola taktik "El Barca".

Kedua tim pernah bertemu dalam enam pertandingan persahabatan. Barcelona 5-1 Manchester City (1952), Barcelona 3-2 Manchester City (1957), Barcelona 3-2 Manchester City (1974), Barcelona 1-1 Manchester City (1986) Manchester City 2-1 Barcelona (2003), Barcelona 0-1 Manchester City (2009).

Data dan fakta kedua tim:
* City kali pertama lolos ke babak 16 besar Liga Champions, meski Pellegrini juga telah menghantar tim asuhannya ke kuarter-final ketika ia membesut Villareal (2006, 2009), dan Malaga (2012).
* Empat kali juara Eropa Barcelona berusaha menembus rekor tujuh kali ke kuarter final. Di babak 16 besar leg pertama musim lalu, mereka kalah 0-2 lawan AC Milan di Italia meski memukul balik 4-0 di Camp Nou.
* Rekor laga kandang City melawan klub-klub asal Spanyol, yakni dua kali menang, dua kali imbang, dan belum pernah kalah.
* Barcelona belum pernah menang dalam lima laga tandang mereka di Inggris, kali terakhir ketika mereka kalah 0-1 lawan Chelsea di semifinal 2011/2012. Kemenangan di kandang lawan atas tim asal Liga Inggris (Premier League) terjadi pada 2006/2007 ketika mereka mengalahkan Liverpool 1-0. Saat itu, Víctor Valdés, Puyol, Xavi, Iniesta dan Lionel Messi bermain di Anfield.
* Rekor laga tandang Barcelona ketika menghadapi tim-tim asal Inggris, enam kali menang, delapan kali imbang dan 14 kali kalah.
* Blaugrana tidak pernah menang di Manchester. Ketika enmpat kali bertandang ke Old Trafford, mereka beroleh hasil dua kali imbang dan dua kali kalah.

Anatomi kedua tim:
* Selama enam musim berada di Spanyol, Pellegrini malang melintang melatih Villareal, Real Madrid dan Malaga. Ia pernah meraih empat kali menang menghadapi Barcelona. Ketika masih melatih Madrid pada musim 2009/2012, pelatih asal Chile ini pernah dua kali kalah melawan Barcelona, 1-0 di laga tandang dan 2-0 di laga kandang. Rekornya melawan Barcelona, empat kali menang, empat kali imbang, 14 kali kalah.
* Direktur olah raga City, Begiristain pernah berkutat di Barcelona antara tahun 2003 dan 2010. Ia pernah tergabung dalam skuad Blaugrana ketika tim itu memenangi Piala Eropa 1992. Ia berperan membawa klub itu meraih empat gelar Liga, Piala UEFA, Piala Wiiners, dan Piala Super UEFA. Selama tujuh tahun. ia membela Barcelona.
* Selama tiga musim bersama Barcelona antara tahun 2007 dan 2010, Toure turun dalam 74 laga dengan mencetak empat gol. Ia membawa Blaugrana meraih dua gelar liga dan mahkota Liga Champions 2009.
* Pablo Zabaleta pernah selama tuga tahun membela RCD Espanyol yang nota bene masuk dalam skuad lawan Barcelona antara 2005 dan 2008, dua kali imbang dan dua kali kalah.
* Aguero semasa membela Atletico de Madrid mencetak lima gol dalam sepuluh laga di ajang La Liga antara tahun 2006 dan 2011.
* Gerard Pique berada empat tahun di Manchester sebagai pemain Manchester United dari tahun 2004-2008, turun dalam 23 pertandingan, meski belum pernah melawan City.
* Semasa masih membela Arsenal, Fabregas mencetak enam gol dan kalah dua kali dari 13 pertemuan melawan City.
* Navas bersama Daniel Alves dan Adriano bermain di Sevilla FC. Mereka mengalahkah Barcelona 3-0 di Piala Super 2006.

Prakiraan susunan pemain:
Manchester City (4-4-2):
Hart (penjaga gawang), Zabaleta, Kompany, Lescott, Clichy, Nasri, Demichelis, Yaya Toure, Silva, Jovetic, Negredo
Pemain cadangan:
Pantilimon, Richards, Kolarov, Navas, Dzeko, Garcia

Barcelona (4-3-3):
Valdes (penjaga gawang), Pedro, Neymar, Messi, Iniesta, Xavi, Fabregas, Jordi Alba, Puyol, Pique, Alves
Pemain cadangan:
Tello, Song, Afellay, Sanchez, Busquets, Mascherano, Pinto


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten