Pemain Liverpool, Sadio Mane (kiri) dan Roberto Firmino, merayakan gol ke gawang Sheffield United pada pertandingan pekan ke-21 Liga Premier Inggris 2019-2020 di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Jumat (3/1/2020) dini hari WIB. (Reuters-Phil Noble)

Solopos.com, LIVERPOOL — Ajang Liga Premier yang biasanya diwarnai persaingan ketat tim papan atas mendadak antiklimaks. Penyebabnya apalagi kalau bukan penampilan superior Liverpool yang seperti tak tersentuh tim-tim lain. Sudah 38 laga beruntun The Reds tak merasakan pahitnya kekalahan di kompetisi domestik.

Musim ini Sadio Mane dkk. sukses memborong 20 kemenangan dari 21 laga yang membuat mereka melaju sendirian di puncak klasemen. Performa tanpa cela itu menjadi modal Liverpool saat menjamu Manchester United (MU) di Anfield, Minggu (19/1/2020) malam WIB.

Meski berlabel duel klasik, faktanya performa kedua tim musim ini bagaikan bumi dan langit. MU masih tercecer di peringkat kelima, selisih 27 poin dari Liverpool di singgasana. Namun Setan Merah patut berbangga karena mereka menjadi tim yang paling sering mengganjal laju The Reds pada 2019.

Ratu Keraton Agung Sejagat: Kami Diperlakukan Layaknya Teroris Kelas Dunia

Dalam dua pertemuan terkini, United mampu memaksa Liverpool berbagi angka. Perjumpaan terakhir di Old Trafford, 20 Oktober 2019, lalu juga menjadi satu-satunya momen The Reds kehilangan poin penuh di Liga Premier musim ini setelah laga berujung imbang 1-1.

MU bahkan hampir saja menang lewat gol Marcus Rashford jika Adam Lallana tak menyamakan skor lima menit jelang bubaran. Dengan catatan tersebut, bukan tak mungkin Setan Merah bakal kembali merecoki laju mulus anak asuh Jurgen Klopp.

“Kami bermain melawan Liverpool dua kali di kandang dan dua-duanya bermain imbang. Tentu saja, Anda ingin menang menghadapi tim seperti mereka,” kata Solskjaer seperti dilansir manutd.com, Sabtu (18/1/2020).

Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire Sudah Lama Diawasi BIN

Solskjaer tampaknya tak terlalu khawatir dengan potensi absennya Marcus Rashford di laga nanti. Pelatih asal Norwegia itu memberi sinyal bakal mengandalkan trio 3M (Juan Mata, Anthony Martial, Mason Greenwood) untuk membobol gawang Liverpool yang dijaga Alisson. Kecepatan tiga pemain ini bisa sangat berbahaya dalam formula serangan balik yang sering diterapkan Setan Merah melawan klub kuat.

“Aneh rasanya ketika Anda bertemu tim berkualitas tinggi macam United, dan melihat cara mereka bermain [taktik serangan balik]. Itu sangat menyulitkan,” ujar Klopp seperti dilansir Sky Sports.

Beruntung Liverpool bakal ketambahan amunisi pertahanan dengan pulihnya Joel Matip dan Fabinho. Kehadiran dua pemain itu bisa menutup James Milner dan Naby Keita yang giliran masuk meja perawatan. Klopp percaya dukungan optimal suporter di Anfield bakal sangat berpengaruh di laga nanti. Jangan lupa, The Reds selalu menang dalam 18 laga kandang terakhir di Liga Premier. Gawang Alisson juga selalu clean sheet dalam enam pertandingan terkini di kompetisi domestik.

Kronologi PNS Sragen Terpergok Mesum di Parkiran Solo Paragon: Mesin Mobil Nyala Diketuk Ngegas

“Mungkin mereka sudah menemukan cara khusus untuk menghadapi Liverpool, tapi perbedaan bermain di Old Trafford dan Anfield itu luar biasa. Kami ingin menunjukkannya,” tandas Klopp.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten