Liverpool vs Everton (JIBI/REUTERS/Phil Noble)

Solopos.com, LIVERPOOL — Derbi jomplang. Istilah itu barangkali bisa menggambarkan pertemuan antara Liverpool kontra Everton di Anfield, Kamis (5/12/2019) dini hari WIB. Sejauh ini Liverpool baru kehilangan dua angka dalam kampanyenya di Liga Premier Inggris hingga pekan ke-14.

Hasil positif tersebut membuat The Reds melaju sendirian di puncak klasemen dengan 40 poin. Sebaliknya, Everton tertatih-tatih di posisi ke-17 dengan hanya memetik 14 poin dari 14 pertandingan.

Tim asuhan Marco Silva itu bahkan hanya meraih sekali kemenangan dalam lima laga terakhir di kompetisi domestik, membuat mereka hanya berselisih dua poin dari Southampton di zona degradasi. Padahal di awal musim Everton digadang-gadang menjadi salah satu kuda hitam setelah mendatangkan pemain berkelas macam Moise Kean, Fabian Delph, Alex Iwobi hingga Djibril Sidibe.

Duel Derbi Merseyside tengah pekan ini disebut-sebut bakal menjadi penentuan nasib Silva di The Toffees, julukan Everton. Media Inggris, Express dan Mirror, melansir Silva bakal didepak apabila Everton kalah di Anfield.

Silva memang kian dalam tekanan setelah Jordan Pickford dkk. ditekuk Leicester City 1-2 pekan lalu. Gol telat Kelechi Iheanacho di menit ke-94 plus Jamie Vardy di menit ke-68 sukses membuat Everton patah hati setelah sempat unggul melalui Richarlison di babak pertama. “Kami tidak layak kalah [melawan Leicester], kami bisa meraih hasil lebih. Namun inilah sepak bola, Anda harus terus melangkah,” ujar Silva dilansir BBC.

Situasi kurang kondusif tim tetangga tentu bisa dimanfaatkan Liverpool untuk terus berada di trek kemenangan. Apalagi The Toffees tak pernah lagi memenangi Derbi Merseyside di Anfield sejak 27 September 1999! Empat dari lima lawatan terakhir Everton ke Anfield juga berujung kekalahan.

Namun catatan itu tak menjamin The Reds bakal menang mudah. Penggawa Everton diyakini bakal tampil habis-habisan untuk menjauh dari zona merah plus menjaga harga diri dengan memenangi Derbi Merseyside.

Peluang itu ada mengingat Liverpool harus merotasi skuadnya menghadapi jadwal padat. Dalam rentang waktu dua pekan, Jordan Henderson dkk. harus melakoni enam pertandingan di semua ajang. Dalam periode akhir jadwal sibuk itu, Liverpool harus terbang ke Doha, Qatar, untuk mengikuti Kejuaraan Antarklub Dunia.

“Anda harus memaksimalkan momen-momen bugar, lalu di momen-momen lainnya harus berjuang. Kami mencoba segala cara untuk menjaga para pemain tetap bugar,” ujar Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, dilansir Liverpool Echo.

Liverpool harus memperhatikan lini belakangnya menyusul absennya Alisson karena suspensi. Penggantinya, Adrian, juga belum kunjung meyakinkan setelah melakukan blunder saat melawan Brighton pekan lalu. Di sisi lain Joel Matip dan gelandang bertahan, Fabinho, juga urung bermain karena cedera.

Legenda Everton, Wayne Rooney, memprediksi laga akan berakhir imbang. “Ini laga yang masif bagi Everton. Jika Everton menang, itu bisa saja menghentikan momentum Liverpool meraih gelar,” ujar Rooney.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten