Prediksi Kasus Positif Corona Indonesia Jika Diabaikan: 31 Maret Tembus 35.000
Ilustrasi virus corona (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Jumlah kasus positif virus corona Indonesia mencapai 172 kasus hingga Selasa (17/3/2020) sore, atau di bawah prediksi kasus positif corona pada hari yang sama. Berdasarkan prediksi, jumlah kasus diperkirakan mencapai 238.

Sebelumnya, prediksi itu muncul dalam artikel yang ditulis oleh dr Makhyan Jibril A MSc MBiomed dan diterbitkan di laman Kumparan pada Sabtu (14/3/2020). Dalam prediksi tersebut, Makhyan menganalisis tren pertumbuhan kasus virus corona di berbagai negara yang terjadi secara eksponensial.

Berdasarkan pertumbuhan kasus di China, terjadi lonjakan dari 10 pada 22 Januari 2020 menjadi 50.000 kasus pada 11 Februari 2020. Begitu pula tren pertumbuhan jumlah kasus di seluruh dunia.

Curhat Pasien Suspect Corona di RS: Kasur Cuma 3, Pasien Isolasinya 6

Berdasarkan tren pertumbuhan tersebut, secara khusus Makhyan menampilkan sebuah tabel prediksi kasus corona di Indonesia. Hingga 15 Maret, prediksi tersebut nyaris selalu mendekati jumlah kasus yang diumumkan pemerintah.

Misalnya pada 15 Maret, jumlah kasus yang diumumkan pemerintah sebanyak 117 kasus. Sedangkan berdasarkan prediksi, hari itu sudah ada 116 kasus.

Demikian pula pada 14 Maret, pemerintah mengumumkan ada 96 kasus positif corona di Indonesia. Sedangkan prediksi kasus positif corona hari itu mencapai 81 kasus. Begitu seterusnya.

Ini Kondisi Balita di Jogja Positif Corona dan Hasil Tes Orang Tuanya

Namun pada Selasa (17/3/2020), selisih jumlah antara prediksi dan pengumuman pemerintah melebar. Selasa sore, pemerintah mengumumkan jumlah kasus positif corona (Covid-19) sebanyak 172 kasus. Sementara berdasarkan prediksi, kasus positif corona Indonesia sudah mencapai 238 kasus.

Diprediksi Melonjak

Berdasarkan pemodelan yang Makhyan, jika pemerintah Indonesia tidak bertindak cepat mengatasi kasus corona, jumlahnya bisa terus meroket. Pada 22 Maret 2020 berdasarkan prediksi, kasus corona mencapai 1.426 kasus. Sedangkan jumlah kasus di lapangan termasuk di luar yang terpantau, diprediksi mencapai 38.502 kasus.

Jika situasi itu dibiarkan, maka pada 31 Maret 2020 diprediksi jumlah kasus terpantau bisa mencapai 35.738 kasus. Sedangkan jumlah kasus riil termasuk yang tak terpantau diprediksi bisa melonjak menjadi 964.926 kasus.

Tabel Prediksi Makhyan

Hari KeTanggalJumlah Kasus PositifJumlah Kasus DiprediksiJumlah Prediksi Kasus Nyata di Lapangan
12 Maret 20202127
23 Maret 20202254
34 Maret 20202254
45 Maret 2020231}">81
56 Maret 202045135
67 Maret 202047189
78 Maret 202069243
}">89 Maret 20201914378
910 Maret 20202719513
1011 Maret 20203428756
1112 Maret 202034401080
1213 Maret 202069571539
1314 Maret 2020961}">812187
1415 Maret 20201171163132
1516 Maret 20201341664482
1617 Maret 20201722386426
1718 Maret 20203419207
1819 Maret 202048713149
1920 Maret 202069718819
2021 Maret 202099726919
2122 Maret 2020142638502
2223 Maret 2020203955053
2324 Maret 2020291778759
2425 Maret 20204172112644
2526 Maret 20205968161136
2627 Maret 2020537}">8537230499
2728 Maret 202012211329697
2829 Maret 202017467471609
2930 Maret 202024984674568
3031 Maret 202035738964926

Data yang diolah Makhyan Jibril A dari infeksiemerging.kemenkes.go.id

Tentu prediksi kasus positif corona Indonesia itu tidak diinginkan semua pihak. Dengan bertambahnya jumlah kasus positif corona di Indonesia, kebutuhan penambahan RS rujukan pun bertambah. Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, saat ini rumah sakit yang siap melakukan perawatan terhadap pasien suspect maupun positif corona di Indonesia telah bertambah.

Selain RS-RS pemerintah yang telah ditunjuk, ada 109 RS milik TNI, 53 RS Polri, dan puluhan RS milik BUMN yang siap melakukan perawatan pasien Covid-19. Selain itu, beberapa swasta seperti RS Pertamina Jaya mendedikasikan seluruh tempat tidur untuk pasien Covid-19.

Tak Semua Masuk RS

"Dari 172 kasus ini, terbanyak di DKI. Kita memaklumi pintu gerbang masuk di DKI besar, mobilitas penduduk sangat tinggi dan kemungkinan kontak dengan kasus-kasus cukup besar. Ini hasil tracing dari unsur-unsur kepolisian dan kemenkes. Cukup banyak yang didapatkan," kata dia.

Tambah 20, Jumlah Kasus Positif Corona di Indonesia Jadi 172 Orang

Seiring jumlah kasus positif corona di Indonesia yang terus bertambah, tidak semua pasien suspect corona dirawat di RS. Yuri mengatakan ada orang-orang yang dicurigai terinfeksi Covid-19 yang diminta melakukan self isolation (karantina mandiri) di rumah.

"Ketentutan self isolation itu sudah kita sampaikan. Ini bukan sesuatu yang sulit, ini sederhana, namun butuh komitmen yang kuat dari pasien dan keluarga. Karena pasien ini harus pakai masker selama isolasi, dia harus jaga jarak dengan seluruh keluarga, tidak pakai alat-alat makan bersama. Selain itu cukup istirahat, cukup asupan, dan menjaga tidak dekat dengan anggota keluarga. Kalau memungkinkan tidur dalam 1 kamar itu lebih baik, tapi tidak mutlak," ujar Yuri.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho