Timnas Chile (Reuters-Henry Romero)

Solopos.com, SALVADOR - Jurnalis asal Chile, Guillermo Cancino, tampaknya pesimitis melihat penampilan Alexis Sanchez. Cancino tidak yakin winger berjuluk El Nino Maravilla tersebut bisa tampil menggelora kembali seperti ketika dirinya masih mengenakan kostum Arsenal.

Penampilan Sanchez memang menjadi bulan-bulanan di level klub, sejak dirinya pindah dari Arsenal ke Manchester United. Sanchez termarjinalkan di skuat Setan Merah, julukan United, baik ketika dilatih Jose Mourinho maupun Ole Gunnar Solkjaer. Concino tak salah meragukan kebangkitan Sanchez. Penampilan pemain asal Chile itu memang turun drastis dibandingkan saat membela Arsenal.

Jika dikaitkan gaji dengan rasio golnya di Arsenal (169 gol per menit), Sanchez "dibayar" 104.000 poundsterling (Rp1,8 miliar) per gol. Ironisnya, di United, Sanchez yang memble dengan mencatat rasio 554 menit per gol, dia digaji 4,57 juta poundsterling (Rp82 miliar) per gol.

"Semoga suatu saat Alexis bisa menjawabnya [keraguan atas penampilannya] karena penampilannya benar-benar buruk baik di bawah kendali Mourinho maupun Solkjaer," ujar Cancino kepada Sky Sports, seperti dilansir tribuna.com, Kamis (20/6/2019).

Meski kesan medioker mulai menempel pada pundaknya, El Nino Maravilla bertekad memberikan penampilannya yang berbeda ketika membela Chile di Copa America 2019. Sanchez menyokong satu gol dan satu assist ketika Chile membantai Jepang 4-0 pada partai perdana timnya pada Grup C.

Sanchez bisa jadi akan kembali tampil gemilang ketika Chile bersua Ekuador pada laga kedua Grup C di Arena Fonte Nova, Salvador, Sabtu (22/6/2019) pukul 06.00 WIB. Pada duel terbaru kedua tim, Sanchez menyumbang gol penentu kemenangan saat Chile menekuk Ekuador 2-1 pada kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Conmebol, Oktober 2017 lalu.

Ekuador sendiri belum pecah telur di Copa America ini. Mereka dibantai 0-4 oleh pencetak rekor juara Copa America, Uruguay, pada partai perdana mereka di Grup C. Meski begitu, Ekuador pernah membantai Chile 3-0 pada Kualifikasi Piala Dunia 2018, Oktober 2016 silam. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten