Skuat PSIS Semarang saat melakoni latihan di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Senin (19/8/2019). (Instagram @psisfcofficial)

Solopos.com, SEMARANG — PSIS Semarang akan melakoni laga lanjutan Liga 1 kontra Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (20/8/2019). Duel ini bisa dikatakan mempertemukan dua tim yang sama-sama tengah terpuruk dan dalam kondisi labil.

Bhayangkara FC yang berstatus jawara Liga 1 2017, dalam beberapa laga terakhir tak pernah meraih kemenangan. Hasil negarif itu pun berujung pemecatan Angel Alfredo Vera sebagai pelatih kepala.

Tampuk kepelatihan pun saat ini dipegang eks pemain Timnas Indonesia era 1990-an, Yeyen Tumena.

Namun, pergantian pelatih itu rupanya tak membuat Bhayangkara FC segera kembali ke trek juara. Skuat berjuluk The Guardian itu bahkan menelan kekalahan pada laga terakhirnya, kala menjamu Badak Lampung FC 0-1 di Stadion Patriot, Minggu (18/8/2019).

Di sisi lain, nasib serupa juga dialami PSIS Semarang. Menelan tiga kekalahan di kandang secara beruntun, PSIS Semarang mendepak pelatih kepala, Jafri Sastra. Posisi Jafri pun untuk sementara digantikan Widyantoro yang sebelumnya memegang jabatan asisten pelatih.

Sayang, pemecatan Jafri tak memberikan perubahan signifikan pada PSIS Semarang. Skuat berjuluk Mahesa Jenar itu bahkan menelan kekalahan pada laga terakhir kontra tim juru kunci Liga 1, Semen Padang, 0-1 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Jumat (16/8/2019).

Oleh karena duel Bhayangkara FC kontra PSIS Semarang yang rencana disiarkan secara langsung melalui streaming Vidio.com pada pukul 15.30 WIB itu akan berlangsung menarik.

Kedua tim akan sama-sama tampil ngotot demi menyudahi rekor buruk dan mengembalikan mental bertanding guna menghadapi persaingan Liga 1 yang kian ketat.

Kendati demikian, PSIS Semarang sedikit waswas. Hal itu tak lain karena tim kebanggaan warga Kota Semarang itu tak bisa tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi Bhayangkara FC. Dua pemain pilar PSIS Semarang, kapten Hari Nur Yulianto, dan gelandang bertahan, Arthur Bonai, dipastikan absen.

"Ada dua pemain kami yang absen, Hari Nur dan Arthur Bonai. Mereka mendapat [larangan bermain] akumulasi kartu kuning," ujar caretaker PSIS Semarang, Widyantoro, saat sesi jumpa pers, Senin (19/8/2019).

Kendati tanpa dua pemain pilar, pelatih yang akrab disapa Wiwid itu meminta anak asuhnya untuk tetap tampil ngotot demi mencuri poin di kandang lawan. Terlebih dalam lima laga terakhir, skuat PSIS Semarang selalu kehilangan poin.

"Cukup berat memang melawan Bhayangkara. Tapi, kami enggak boleh putus asa. Sebisa mungkin kita harus ambil poin di sini," ujar eks pelatih Persis Solo itu.

Senada juga diungkapkan gelandang PSIS Semarang asal Jepang, Shohei Matsunaga. Gelandang berusia 30 tahun itu mengaku termotivasi untuk mengalahkan Bhayangkara FC.

"Bhayangkara semua pemainnya bagus. Tapi, kami mau menang di sini. Kita lebih semangat dari Bhayangkara. Saya juga motivasi tinggi," ujar pemain yang sedang berupaya mendapatkan kewarganegaraan Indonesia itu.

Prakiraan susunan pemain

Bhayangkara FC (4-3-3)
Wahyu Tri Nugroho; Putu Gede, Anderson Salles, Jajang Mulyana, Muhammad Fathurocham; Alsan Sanda, Lee Yoon Jon, Flavio Beck. Junior; Wahyu Suboseto, Herman Dzumafo, Ramiro Fergonzi
Cadangan:
Nurhidayat, Awan Setho Raharjo, Muhammad Nur Iskandar, A.A. Setyono, Teuku Ichsan, Sani Rizki Fauzi, I Made Wirahadi

PSIS Semarang (4-5-1)
Jandia Eka Putra; Fredyan Wahyu, Wallace Costa, Rio Saputra, Safrudin Tahar; Patrick Mota, Tegar Infantrie, Bayu Nugroho, Septian David Maulana, Shohei Matsunaga; Silvio Escobar
Cadangan:
Joko Ribowo, Riyan Ardiansyah, Komarudin, Heru Setyawan, Ganjar Mukti

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten