Tutup Iklan
Striker PSIS Semarang, Claudir Marini Jr., menjalani persiapan awal musim, beberapa waktu lalu. (Instagram @psisfcofficial)

Solopos.com, SEMARANG — PSIS Semarang menaruh harapan besar terhadap striker asal Brazil, Claudir Marini Jr. di kancah Liga 1 musim 2019 ini. Striker berusia 27 tahun itu digadang-gadang mampu menggantikan peran Bruno Silva yang hijrah ke Liga Arab sebagai sosok goal getter.

Kendati demikian, harapan PSIS Semarang itu harus tertunda. Semenjak didatangkan dari Brazil awal musim lalu, Marini belum memberikan kontribusi.

Eks pemain Sao Paulo itu mengalami cedera sejak awal musim. Posisinya harus digantikan Silvio Escobar yang berstatus pinjaman dari Persija Jakarta.

Namun, saat ini kondisi Marini sudah membaik. Ia pun siap dijajal PSIS Semarang saat menghadapi Arema FC pada laga Liga 1 pekan ke-16 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (30/8/2019).

Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah, juga telah memastikan bakal memainkan Marini sejak awal laga atau sebagai starter. Apalagi menyusul absennya striker sekaligus kapten PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto (HNY), karena kondisi yang kurang bugar.

“Dia itu striker lama. Saat persiapan [awal musim] kemarin cedera. Ini kondisinya sudah bagus. Kemarin saya lihat juga sudah bagus. Makanya, nanti kita coba mainkan sebagai starter,” ujar pelatih yang akrab disapa Banur saat sesi jumpa pers, Jumat (30/8/2019).

Kendati demikian, Banur tak mau berharap banyak pada Marini. Ia sadar Marini sudah lama tak bermain karena mengalami cedera.

“Kita enggak menaruh harapan terlalu banyak pada Marini. Dia kan habis cedera, jadi lama enggak main. Cuma perlu dicoba, supaya nanti putaran kedua bisa tampil lebih baik,” imbuhnya.

Daripada berharap terlalu banyak pada Marini, Banur menilai lebih baik membangkitkan motivasi bertarung para pemainnya. Ia menilai motivasi pemain PSIS memang tengah menurun menyusul rentetan hasil buruk dalam beberapa laga terakhir.

Dari enam laga terakhir, PSIS Semarang menelan lima kekalahan dan satu seri. Ironisnya, lima kekalahan itu tiga di antaranya terjadi di kandang.

“Saya itu baru di sini. Belum begitu in. Tapi, yang terpenting bagi saya adalah memotivasi pemain. Pemain harus bermain dengan hati dan harga diri supaya bisa mencuri poin dari Arema,” ujarnya.

Di sisi lain, Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, tak mau memandang enteng PSIS Semarang. Meski pun saat ini performa PSIS Semarang sedang tidak stabil. “Semarang tim yang bagus. Ada beberapa pemain yang punya skill individu bagus dan cepat. Kita tidak boleh memberikan mereka ruang,” ujar pelatih asal Bosnia itu.

">KLIK dan ">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten