Ketua Kwarda Jateng Siti Atikoh dan General Manager PT Marimas Putera Kencana Ong Inawati bersalaman seusai menandatangani nota kerja sama pengelolaan sampah plastik di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (5/5/2019). (Antara-Kwarda Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah menggandeng PT Marimas Putera Kencana dalam program pengelolaan dan pemanfaatan sampah plastik di sekolah-sekolah untuk membuat ecobrick alias batu bata ramah lingkungan.

"Terima kasih atas kepedulian dunia usaha pada pramuka melalui kerja sama dalam mengelola sampah plastik," ungkap Ketua Kwarda Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (5/5/2019).

Ecobrick merupakan salah satu cara pengelolaan sampah plastik dengan mengumpulkan sampah plastik, memotong kecil-kecil, memadatkannya di dalam botol yang kemudian bisa dimanfaatkan menjadi batu bata. Selain bisa dibentuk menjadi batu bata, plastik yang tak ramah lingkungan itu juga isa dibentuk menjadi barang lain yang sama bermanfaat seperti kursi, meja, atau lainnya.

Atik berharap semakin banyak pihak yang ikut peduli terhadap lingkungan karena ecobrick ini tidak hanya mengurangi sampah plastik tapi juga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat dan benilai ekonomi.

General Manager PT. Marimas Putera Kencana Ong Inawati menjelaskan kerja sama ini merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan dari pihaknya sebagai bentuk pengelolaan sampah plastik. "Kami menyadari perusahaan kami menghasilkan makanan, minuman dalam kemasan plastik, sebab itu kami harus bertanggung jawab untuk ikut mengelola sampah plastik dengan baik," ujarnya.

Program pengelolaan sampah melalui ecobrick ini, kata dia, sudah dilakukan selama dua tahun. Pada tahap awal dilakukan pelatihan-pelatihan, dan di tahun kedua ini diharapkan dilakukan pelaksanaannya secara masif di sekolah-sekolah dengan menggandeng Kwarda Jateng.

Ia mengatakan pemilihan pengelolaan sampah dengan sistem ecobrick karena sistem ini yang paling mudah dilakukan oleh siapapun. "Anak-anak itukan tiap hari jajan, dan menghasilkan sampah plastik. Jadi harapannya program ini bisa jadi pemantik bagi mereka, baik yang masih SD, SMP hingga SMA untuk bisa mengolah sampah plastik sendiri sejak dini, apalagi ini selaras dengan visi misi gerakan pramuka," katanya.

Penandatanganan kerja sama antara Kwarda Jateng dan PT. Marimas Putera Kencana tersebut dilaksanakan pada Rapat Kerja Daerah Tahun 2019 di Wisma Perdamaian. Dalam Rakerda Kwarda Jateng tersebut dirumuskan tujuh program prioritas yang tertuang dalam rencana kerja tahun 2019-2023 yakni penguatan kwarda, penguatan gugus depan dan satuan karya pramuka, penguatan pusdiklatda dan pusdiklatcab, penguatan kehumasan, optimalisasi pusat kegiatan kepramukaan Candra Birawa, penguatan kepedulian anggota pramuka dan penguatan pramuka garuda.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten