Praktik Baik SDGs Desa Butuh Inovasi dan Kreativitas

Praktik baik implementasi Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa membutuhkan inisiatif, inovasi, kreativitas, dan kepeloporam dengan model berpikir yang tidak biasa atau out of the box.

 Ilustrasi memasukkan data SDGs Desa. (rri.co.id)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi memasukkan data SDGs Desa. (rri.co.id)

Solopos.com, SOLO — Praktik baik implementasi Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa membutuhkan inisiatif, inovasi, kreativitas, dan kepeloporam dengan model berpikir yang tidak biasa atau out of the box.

SDGs Desa di Indonesia telah diterapkan dan berjalan sejak 2021. Pembangunan desa amat penting mengingat 188 juta warga desa merupakan 43% dari penduduk Indonesia. Keberhasilan penerapan SDGs Desa secara otomatis akan mendorong keberhasilan pencapaian SDGs Nasional.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, dalam pembukaan Kongres Kebudayaan Desa II dan Konferensi Kepala Desa untuk New Rural Agenda di Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (27/3/2022), mengatakan pembangunan desa harus memiliki roadmap yang jelas untuk memajukan desa sekaligus memberdayakan masyarakat.

Espos Plus

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Gempa Bumi di Laut Jawa Simpan Banyak Misteri yang Belum Terungkap

Gempa bumi dalam dan menengah yang biasa terjadi di Laut Jawa menyimpan banyak misteri yang belum terungkap dengan detail. Banyak teori yang membahas tentang fenomena gempa bumi dalam dan menengah.

+ PLUS Soloraya Ladang Ranjau dan Aksi Peledakan Jembatan Pascakemerdekaan 

Perjuangan mempertahankan kemerdekaan di wilayah Soloraya melahirkan aksi peledakan jembatan dan pemasangan ranjau di sejumlah lokasi, yang terkadang memakan korban dari bangsa sendiri.

+ PLUS Beberapa Pasal RKUHP Mengancam Iklim Usaha dan Investasi

Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang kini belum selesai dibahas DPR bersama pemerintah mengandung pasal-pasal yang mencampuri urusan sektor privat dunia usaha.

+ PLUS Mengenang Bung Hatta, Orde Baru Membunuh Kemandirian Koperasi

Peringatan 120 tahun Mohammad Hatta alias Bung Hatta pada 12 Agustus 2022 mengingatkan pelajaran penting tentang pengelolaan koperasi pada masa rezim Orde Baru.

+ PLUS 3 Prinsip Dasar Sri Prakash Lohia Jadi Orang Terkaya ke-4 di Indonesia

Dalam menjalankan bisnisnya, Sri Prakash Lohia memegang tiga prinsip dasar yang membawanya meraih kesuksesan hingga menjadi orang kaya keempat di Indonesia.

+ PLUS Vorstenlanden Surakarta, Saksi Ramalan Jagabaya Jawa Berkalung Besi

Vorstenlanden Surakarta menjadi saksi ramalan sosok Raja Kediri, Jagabaya mengenai istilah Jawa Berkalung Besi, yang dalam hal ini dimaksudkan sebagai jalur rel dan kereta api.

+ PLUS Kebebasan Berserikat bagi Petani Belum Optimal

Para petani muda yang terhimpun dalam Serikat Petani Indonesia menuntut pemerintah menghentikan diskriminasi terhadap organisasi kemasyarakat petani di luar kelompok tani dan gabungan kelompok tani.

+ PLUS Olimpiade Informatika Sekaligus Belajar Seni dan Budaya Indonesia

Penyelenggaraan International Olympiad in Informatics (IOI) 2022 di Kota Jogja, Provinsi Daerah Instimewa Yogyakarta, 7-15 Agustus 2022, menjadi arena pengenalan aneka ragam kesenian Indonesia kepada dunia.

+ PLUS Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

Sinergi yang kuat dan komunikasi efektif menjadi unsur penting dalam upaya mempercepat diseminasi informasi melalui kanal milik instansi pemerintah untuk menghadapi ancaman krisis pangan.

+ PLUS “Tamasya” ke Rengasdengklok Memurnikan Kemerdekaan Indonesia

Rengasdengklok menjadi simpul penting proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 yang murni. Tanpa campur tangan atau fasilitas dari Jepang.

+ PLUS Indonesia Butuh Cetak Biru Pedagogi Digital

Indonesia membutuhkan cetak biru pedagogi digital. Kebutuhan ini urgen berdasarkan pengalaman penyelenggaraan pendidikan pada masa pandemi Covid-19. Pandemi kini telah masuk tahun ketiga.

+ PLUS Karsa Autentik Bung Hatta untuk Bangsa: Demokrasi dan Intelektualisme

Mohammad Hatta alias Bung Hatta (12 Agustus 1902—14 Maret 1980) adalah politikus autentik. Kini sangat sulit menemukan sosok politikus seautentik Bung Hatta. Tanggal 12 Agustus 2022 tepat 120 tahun Bung Hatta.

+ PLUS Kolaborasi Olahraga dan Partipasi Masyarakat Berdayakan Warisan Budaya

Kawasan situs manusia purba Sangiran di wilayah Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, kaya potensi seni, budaya, dan kriya.

+ PLUS Langit dari Bumi di Observatorium Bosscha dan Ancaman Polusi Cahaya

Observatorium Bosscha yang berlokasi di Lembang, Jawa Barat adalah observatorium astronomi modern pertama di Asia Tenggara, yang berkatnya pengamatan langit dari bumi dapat mendukung pengembangan astrofisika dalam topik bintang, namun kini terancam polusi cahaya.

+ PLUS Inovasi Baterai Jadi Tantangan Utama Pengembangan Kendaraan Listrik

Komponen baterai menjadi kendala utama dalam pengembangan industri kendaraan bermotor listrik. Ini jadi tantangan bagi periset.

+ PLUS Mengingat Amanat Membangun Ekosistem dan Kota Musik

Hingga kini masih jamak anggapan industri musik Indonesia terpusat di Jakarta. Musikus menganggap harus ke Jakarta untuk sukses, padahal banyak kota lain yang punya potensi besar, tapi ekosistem musik lokalnya belum memadai.

+ PLUS Tradisi Unik Slametan Gongso Ageng di Kampung Gamelan Wirun Sukoharjo

Para perajin gamelan di kampung gamelan Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo menggelar tradisi unik Slametan Gongso Ageng sebelum memulai membuat gamelan.

+ PLUS Momentum Mempercepat Reformasi Polri

Kasus pembunuhan Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diduga kuat melibatkan Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo harus dijadikan momentum mempercepat reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

+ PLUS Naga Baruklinting, Seni Rupa, dan Pelestarian Lingkungan

Seni dan budaya—lebih khusus lagi pameran seni rupa—bisa diberdayakan untuk menggugah kembali kesadaran menjaga lingkungan demi kesinambungan kehidupan.

+ PLUS 13 Proyek Strategis Nasional Baru dan Ancaman Kerusakan Lingkungan

Pemerintah merilis 13 proyek strategis nasional (PSN) baru. Praktik realisasi PSN sering mengabaikan aspek lingkungan hidup dan kepentingan warga terdampak atas ruang hidup yang nyaman.