Prakiraan Cuaca Solo Selasa 16 Agustus, Hujan Bergeser ke Malam Hari

Prakiraan cuaca Kota Solo akan hujan pada Selasa (16/8/2022) malam.

 Ilustrasi hujan. (freepik).

SOLOPOS.COM - Ilustrasi hujan. (freepik).

Solopos.com, SOLOKota Solo masih akan diguyur hujan menurut prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, Selasa (16/8/2022). Hanya, hujan hari ini bergeser ke malam hari.

Suhu udara terendah pada dini hari yakni 23 derajat Celcius dan tertinggi pada tengah hari mencapai 33 derajat Celcius. Pengamatan Solopos.com di laman resmi BMKG, bmkg.go.id, prakiraan cuaca harian dilaporkan perubahannya setiap tiga jam.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Dimulai pada dini hari pukul 01.00 WIB, cuaca berawan dengan suhu 23 derajat Celcius. Kelembapan udara cukup tinggi mencapai 95%. Sedangkan angin dengan kecepatan 10 km/jam dari arah timur.

Berlanjut pada pukul 04.00 WIB, prakiraan cuaca Kota Solo hari ini masih berawan. Namun demikian, suhu naik menjadi 25 derajat Celcius dan tingkat kelembapan udara turun menjadi 90%. Angin masih bertiup dari timur dengan kecepatan 10 km/jam.

Pada pukul 07.00 WIB, cuaca berawan masih bertahan dengan suhu udara naik jadi 26 derajat Celcius. Namun kelembapan udara turun drastis jadi 75% dan angin berubah dari arah tenggara dengan kecepatan 10 km/jam.

Baca Juga: Solo Mulai Rutin Hujan Lur, Cek Prakiraan Cuaca Senin 15 Agustus

Prakiraan cuaca pukul 10.00 WIB tak banyak berubah, langit masih berawan namun suhu naik menjadi 29 derajat Celcius. Kelembapan udara anjlok menjadi 65% dan kecepatan angin naik jadi 20 km/jam dari tenggara.

Berlanjut pada pukul 13.00 WIB, prakiraan cuaca Kota Solo hari ini masih berawan namun suhu naik cukup tinggi menjadi 33 derajat Celcius.

Kelembapan udara turun menjadi 60% dan arah angin tetap dari timur dengan kecepatan 20 km/jam. Berikutnya pada pukul 16.00 WIB, cuaca berawan tebal.

Baca Juga: Mau Jalan-Jalan, Prakiraan Cuaca Solo Minggu 14 Agustus Malah Hujan

Suhu turun jadi 29 derajat Celcius dan tingkat kelembapan udara naik jadi 70%. Kecepatan angin bertahan di 20 km/jam dari tenggara. Berlanjut pada pukul 19.00 WIB, prakiraan cuaca Solo hari ini hujan dengan intensitas ringan.

Suhu udara turun jadi 26 derajat Celcius dan tingkat kelembapan 75%. Sedangkan kecepatan angin berkurang menjadi 10 km/jam masih dari arah tenggara.

Terakhir, pada pukul 22.00 WIB hujan masih mengguyur dengan intensitas ringan. Suhu turun lagi menjadi 25 derajat Celcius sedangkan tingkat kelembapan naik jadi 85% dan kecepatan angin 10 km per jam juga dari tenggara.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kreasso 2022 Berlangsung Offline di Hall Tirtonadi Solo, Panitianya Pelajar SMP

      Ajang Kreatif Anak Sekolah Solo atau Kreasso kembali digelar ada 2022 ini secara offline dengan melibatkan siswa-siswi SMP sebagai panitia.

      2 Pekan Penggalian, Pemkab Boyolali Selamatkan Situs Gumuk Watu Serut

      Pemerintah melakukan penggalian atau ekskavasi selama dua pekan pada Situs Gumuk, Watu Serut, di Desa Tlawong Kecamatan Sawit Kabupaten Boyolali.

      Catat Lur! Jalan KH Samanhudi Sukoharjo Ditutup 3-30 Oktober 2022

      Jalan KH Samanhudi Sukoharjo ditutup pada 3-30 Oktober 2022 karena adanya pengecoran jalan sepanjang 100 meter dekat trafict light (TL) Simpang Carikan.

      Cuci Celana di Sungai Nguter Sukoharjo, Warga Sragen Tewas Terseret Arus

      Cuci celana di Sungai Nguter, Sukoharjo, warga Kecamatan Masaran, Sragen, tewas terseret arus sejauh 400 meter, Kamis (29/9/2022).

      Mobil Ditumpangi Anggota DPRD Solo Dirusak di Minahasa, Diduga Ada Provokator

      Ketua Komisi I DPRD Solo Suharsono menyebut ada provokator saat kejadian mobil ditumpangi anggota Komisi I Hartanti dirusak warga di Minahasa, Sulawesi Utara.

      Konsisten Dukung Gerakan Indonesia Inklusif, Aqua Klaten Diganjar Penghargaan

      Komisi Nasional Disabilitas (KND) memberikan anugerah Prakarsa Inklusi kepada PT Tirta Investama, Pabrik Klaten (Aqua Klaten).

      Lahan Terdampak Proyek Underpass Simpang Joglo Solo, Warga: Kami Butuh Waktu

      Warga yang lahannya terdampak proyek pembangunan underpass di Simpang Joglo, Banjarsari, Solo, berharap diberi waktu untuk bersiap pindah sebelum lahan dibebaskan.

      Ketika Pimpinan PKI Gelar Pertemuan Kilat di Prambanan Klaten

      Peristiwa G30S sampai sekarang masih membekas di benak masyarakat Indonesia.

      Dulu sampai Sekarang, Sekaten Ajang Warga Cari Hiburan

      Tradisi Sekaten di Alun-alun Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu cara dakwah agama Islam juga sarana hiburan masyarakat dari dulu hingga sekarang.

      Harga Kedelai Naik, Ukuran Tahu dan Tempe di Pasar Boyolali Kian Mengecil

      Kenaikan harga kedelai sebagai imbas kenaikan harga BBM berdampak pada menurunnya penjualan tahu dan tempe di Pasar Boyolali.

      Kunjungan Wisatawan di Klaten Mulai Meningkat, Sudah Capai 15.000 Orang/Bulan

      Destinasi wisata di Klaten disebut-sebut mulai bangkit setelah dua tahun terpukul gara-gara pandemi Covid-19.

      Sakjose Mazzeh! Petani Milenial Klaten Kembangkan Aplikasi Sirojo & Sitampan

      Komunitas Petani Muda Klaten (KPMK) mengembangkan dua aplikasi sekaligus.

      Korban Ledakan Aspol Sukoharjo Luka Bakar 70%, Pemeriksaan Tunggu Pemulihan

      Polres Sukoharjo menunggu proses pemulihan korban ledakan di asrama polisi (aspol) Sukoharjo yang saat ini masih dirawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD dr Moewardi Solo (RSDM) karena mengalami luka bakar hingga 70%.

      Gawat! Sungai Bagor-Sungai Ujung di Klaten Ternyata dalam Kondisi Kritis

      Kondisi alur Sungai Bagor-Sungai Ujung dari hulu hingga hilir dalam kondisi kritis.

      Cerita Keluarga di Solo Hidup dari Jualan Rica-Rica Gukguk selama 4 Generasi

      Pedagang kuliner anjing atau rica-rica gukguk di Solo kebanyakan sudah berjualan turun-temurun mewarisi dari kakek dan ayah.