PRAHARA RUMAH TANGGA : Gara-Gara Uang Belanja Kecil, Istri dan Mertua Keroyok Suami yang Tengah Gendong Bayinya

PRAHARA RUMAH TANGGA : Gara-Gara Uang Belanja Kecil, Istri dan Mertua Keroyok Suami yang Tengah Gendong Bayinya

SOLOPOS.COM - Hafid, suami malang nasibnya gara-gara dikeroyok istri dan mertuanya. (detikcom)

Prahara rumah tangga ini sungguh di luar kewajaran. Seorang suami jadi bulan-bulanan istri dan mertuanya gara-gara penghasilannya kecil.

Solopos.com, JEMBER – Sungguh malang nasib suami ini, Hafid Betranius. Warga Desa Pondok Joyo, Semboro, Jember, Jatim  ini babak belur dikeroyok istri dan mertuanya. Persoalannya, nafkah yang diberikan kepada keluarganya dinilai terlalu kecil.

Hafid berlari dan menyelamatkan diri sambil menggendong anaknya yang masih bayi satu tahun ke polsek setempat. Sejumlah luka-luka nampak di sebagian tubuh suami malang itu.

Selain dipukul menggunakan kayu, suami ini juga dilempar piring dan gelas hingga lebam di bagian punggung.

"Saya baru saja pulang bekerja dan memberi uang hasil keringat saya ke istri sebesar Rp200.000, tak lama istri marah dan melempar uang yang saya berikan," kata Hafid Betranius korban penganiayaan, Selasa (12/5/2015).

Hafid melaporkan ulah istrinya,Nur Kholifah dan mertuanya yang telah mengeroyok disaat korban sedang menggendong anaknya yang baru berusia setahun. Bahkan saat mendatangi Polsek Semboro, Hafid masih dalam posisi menggendong Muhammad Betran.

"Yang memukul pertama itu mertua sepupu, baru mertua dan terakhir istri saya, selain memukul mereka juga menggigit saya," ujar Hafid saat memberi keterangan.

Kini polisi memintai keterangan korban serta melakukan visum pada luka yang diderita pelapor.

"Kami menerima laporan ini dan selanjutnya akan kami proses, yang jelas korban dikeroyok oleh mertua dan istrinya," kata Kanit Reskrim Polsek Semboro, Aiptu Sukirno.

Berita Terkait

Berita Terkini

Petugas Rutan Solo Temukan Handphone, Diduga Dilempar dari Luar Dinding Rutan

Petugas Rutan Kelas I A Solo kembali menggagalkan percobaan penyelundupan benda terlarang di dalam Rutan Solo

Ribuan Pengunjung Serbu Ndayu Park Sragen di H+2 Lebaran

Ribuan warga berlibur ke objek wisata Ndayu Park Sragen pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Terminal Sukoharjo Sepi, Hanya PO Lokal yang Beroperasi

Sepinya penumpang bus di Terminal Sukoharjo terjadi sejak pengetatan aturan perjalanan mulai 22 april-5 Mei.

Pasar Tunggu Kebangkitan Kerajinan Kuningan Juwana

Juwana merupakan Kecamatan yang menghubungkan Kota Pati dan Kota Rembang.  Di Kecamatan ini pula dikenal sebagai penghasil kerajinan kuningan, yang dikenal dengan Kuningan Juwana.

Isi Libur Lebaran dengan Wisata Keliling Solo Naik Bus Tingkat

Berwisata keliling Kota Solo naik bus tingkat bisa jadi pilihan isi libur Lebaran.

Libur Lebaran 2021, Mal di Solo Baru Ramai Pengunjung

Sejumlah warga mulai menyerbu pusat perbelanjaan dan mal di kawasan Solo Baru saat libur Lebaran 2021.

Ditumpangi 20 Penumpang, Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Tenggelam

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedungombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021).

Korban Perampokan Di Bekasi Diperkosa saat Main Tik Tok

Perampok menyatroni rumah warga di Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi dan memperkosa korban berusia 15 tahun.

Setelah Sepeda Motor, Kini Giliran Becak Masuk Tol

Sebuah video pria mengayuh becak dengan membawa penumpang masuk Tol Surabaya-Gresik viral di grup media sosial.

H+2 Lebaran Umbul Manten Diserbu Ratusan Pengunjung, Prokes Jalan Terus

Objek wisata Umbul Manten di Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah, diserbu ratusan pengunjung pada H+2 Lebaran 2021, Sabtu (15/5/2021).

Duh, Warga Sragen Nekat Bakar Rumah Sendiri

Warga dengan gangguan jiwa asal Kampung Teguhan, Kelurahan Sragen Wetan, Sragen, nekat membakar rumah sendiri, Sabtu (15/5/2021) siang.

Penumpang Masuk Terminal Pulogebang Jalani Tes Usap

Pemerintah Kota Jakarta Timur memastikan akan melakukan tes usap antigen bagi penumpang arus balik yang tiba di Terminal Pulogebang.